Rabu, 15 Agustus 2018
Indonesia | English

Roadshow HUT ke-10 RSCK Tzu Chi

08 Januari 2018 Jurnalis : Anand Yahya
Fotografer : Anand Yahya

doc tzu chi indonesia

Relawan Tzu Chi yang kesehariannya bertugas di RSCK membersihkan area ruang tunggu di gedung dormitori khusus pelayanan rawat jalan.

Pagi itu,  Minggu, 7 Januari 2018 keluarga besar RS Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng dan relawan Tzu Chi punya hajat besar menyambut HUT RSCK Tzu Chi yang ke-10 tahun. Seluruh staf dan relawan Tzu Chi membersihkan seluruh ruangan kerja praktik hingga area di lingkungan rumah sakit.

Rumah sakit adalah sarana kesehatan yang menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan meliputi pelayanan rawat jalan, rawat inap, pelayanan gawat darurat, pelayanan medik dan non medik. Pada tanggal 10 Januari 2008, Poliklinik Khusus Bedah Cengkareng statusnya kemudian ditingkatkan menjadi RSKB Cinta Kasih yang memiliki poli umum, gigi, mata, internis, bedah, kebidanan, fasilitas radiologi, laboratorium, apotek, dan ruang rawat inap.

Menjelang usia ke 10 tahun, sejak 2015 Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) terus meningkatkan mutu pelayanan dan meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit. Dan pada tahun 2016 lalu berubah status sejak 14 Desember 2016 menjadi Rumah Sakit Umum Kelas C sesuai dengan SK Kepala Dinas Provinsi DKI Jakarta No. 8821 Tahun 2016.

Quality-Safety

Berbagai negara maju telah menggeser paradigma ”quality” ke arah paradigma baru ”quality-safety”, berarti bukan hanya mutu pelayanan yang harus ditingkatkan tetapi lebih penting lagi menjaga keselamatan pasien secara konsisten dan terus menerus. dr. Tonny Christianto Ms., Sp.B, MM, Direktur RS Cinta Kasih Tzu Chi mengatakan, bahwa mutu manajemen RSCK terus ditingkatkan dibandingkan lima tahun lalu.

doc tzu chi indonesia

Petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) bertahap dibersihkan dan tidak mengganggu pelayanan medis.

doc tzu chi indonesia

Setiap ruang poli yang berada di gedung dormitori lantai satu hingga lantai tiga staf poli, suster  dokter, dan relawan Tzu Chi bersama-sama membersihkan dan menata rapi meja kerja mereka.

“Rumah sakit ini telah memiliki poli gigi dasar dan spesialis, spesialis kulit dan kelamin, estetika, penyakit dalam, mata, Umum dan Instalasi Gawat Darurat, THT, Radiologi, poli anak, kebidanan dan kandungan, bedah umum, bedah urologi, bedah tulang dan dokter anastesi,” ungkap dr. Tonny.

Fasilatas ini bertujuan untuk menjadi rumah sakit paripurna, bermutu dan terjangkau di masyarakat dengan berpegang teguh pada cinta kasih universal. RSCK bisa terus meningkatkan mutu pelayanan berkat hadirnya relawan Tzu Chi yang rutin hadir di RSCK dengan memberikan keteladanan dalam pelayanan medis. Mereka mendampingi pasien dan keluarga pasien, juga melayani para dokter dan staf RSCK. Hal ini menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan mutu pelayanan pasien di RSCK Tzu Chi.

Dokter Toto Suryana (dokter umum) mengatakan bahwa kini seluruh staf dan relawan RSCK Tzu Chi sudah dibekali dengan namanya penanganan “code blue”.

“Tujuannya adalah untuk penanganan darurat pada pasien guna mencegah terjadinya kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang harusnya diambil. Jadi mereka sudah dibekali dengan pengetahuan bagaimana menangani jika ada orang mengalami kolaps atau pingsan,” ujar dr. Toto.

doc tzu chi indonesia

Sekitar 300 orang karyawan RSCK Tzu Chi mulai dari dokter, perawat, dan staf mengadakan senam pagi bersama-sama sebelum membersihkan ruang kerja mereka masing-masing.

doc tzu chi indonesia

Dalam Roadshow HUT RSCK Tzu Chi ini juga diadakan lomba cerdas cermat yang bertemakan sekitar pelayanan medis. Juri dari lomba ini hadir dr. Tonny Christianto Direktur RSCK, dan dr. Deasy Thio,SpK.

Code blue ini adalah satu perangkat kursi roda dan satu troli yang didalamnya sudah lengkap ada alat medis dan obat-obatan dalam posisi tersegel. Code blue sudah ada di tiap lantai poliklinik RSCK yang dekat dengan ruang-ruang tunggu pasien di tiap lantai.

Pelayanan kesehatan yang baik adalah menyelamatkan pasien sesuai yang diucapkan Hipocrates 2400 tahun yang lalu, yaitu Primum, non nocere (First, do no harm). Namun dengan semakin berkembangnya ilmu dan teknologi pelayanan kesehatan, di rumah sakit umum terdapat ratusan macam obat, ratusan tes dan prosedur, banyak alat dengan teknologi canggih. Bermacam jenis tenaga profesi dan non profesi yang memberikan pelayanan pasien 24 jam terus menerus sangat berpotensi untuk terjadinya Kejadian Tidak Diharapkan (Adverse event) apabila tidak dikelola dengan baik dan hati-hati.

Wujud dari Rasa Memiliki

Selain meningkatkan pelayanan medis manajemen RSCK kepada stafnya, juga meningkatkan rasa memiliki pada RSCK ini, untuk itulah kegiatan membersihkan area kerja di gedung baru dormitori yang dikhususkan untuk rawat jalan dan juga gedung rawat inap sebagai perwujudan rasa memiliki karyawan terhadap RSCK.

Menjelang HUT ke 10 tahun ini mereka mengadakan kegiatan dengan berkelompok membersihkan mulai dari lantai 1, lantai 2 dan lantai 3 untuk gedung dormitori. Tiap lantai di ruang poliklinik semuanya membersihkan dengan suka cita. Ada yang membersihkan ruangan, membersihkan kaca-kaca di bagian poli, dan menata meja kerja ruang poliklinik dan ruang periksa. Setiap kelompok merupakan gabungan dari para relawan dan karyawan RSCK Cinta Kasih.

doc tzu chi indonesia

Staf RSCK Tzu Chi mengikuti lomba bernyanyi yang bertemakan lagu-lagu Tzu Chi dinyanyikan dari beberapa kelompok yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu.

doc tzu chi indonesia

Para juri lomba bernyanyi memberi masukan kepada setiap peserta lomba nyanyi.

Suasana Kerja yang Harmoni

Sementara itu, kegiatan ini bukan semata-mata aktivitas bersih-bersih, tetapi bertujuan untuk membangun kebersamaan dan saling mengenal lebih dekat lagi antara tim dokter, suster, staf, mekanik gedung dan petugas keamanan bersama relawan Tzu Chi yang bertugas di RSCK. Pendampingan dari relawan Tzu Chi sangat dibutuhkan di lingkungan RSCK, karena untuk menciptakan rumah sakit Tzu Chi yang profesional di bidang medis dan juga memiliki budaya kemanusiaan, para karyawan memerlukan contoh dan teladan dari para relawan Tzu Chi yang bertugas di RSCK dalam melayani para pasien.

Selain itu dalam kegiatan tersebut juga dibuat lomba untuk menyemarakkan suasana menjelang HUT RSCK dengan senam pagi bersama. Ada juga perlombaan cerdas cermat seputar kesehatan, dan lomba bernyanyi yang bertemakan lagu-lagu Tzu Chi dalam menjalankan misi kesehatannya. Semua pemenang lomba ini nantinya akan diumumkan pada saat HUT RSCK yang jatuh pada 21 Januari 2018.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 710 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Sikap mulia yang paling sulit ditemukan pada seseorang adalah kesediaan memikul semua tanggung jawab dengan kekuatan yang ada.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat