Minggu, 27 September 2020
Indonesia | English

Sekolah Sehat dan Berkarakter

19 November 2019 Jurnalis : Chrestella Budyanto (Tzu Chi School)
Fotografer : Chrestella Budyanto (Tzu Chi School)


Kepala TK Tzu Chi Indonesia, Iing Felicia Joe bersama Walikota Jakarta Utara (kanan) Sigit Wijatmoko, A.P., M. Si setelah menerima penghargaan.

TK Tzu Chi Indonesia, sebagai perwakilan Provinsi DKI Jakarta menuai prestasi dalam Lomba Sekolah Sehat Berkarakter Tingkat Nasional 2019 dengan menjadi Juara 1 dalam kategori sekolah dengan ‘Kinerja Terbaik’ yang diumumkan pada Malam Penganugerahan Lomba Sekolah Sehat 2019 di Hotel Kartika Chandra Jakarta, pada tanggal 13 November 2019. Dalam kategori ini, juara kedua dan ketiga dimenangkan oleh TK Negeri Idaman Kota Banjarbaru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan TK Kemala Bhayangkari I, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kepala  TK Tzu Chi Indonesia, Iing Felicia Joe, merasa bersyukur dan bahagia atas prestasi yang telah dicapai, “Tentunya senang sekali dan bangga karena TK Tzu Chi bisa mewakili Jakarta di tingkat nasional dan meraih best performance, itu benar-benar suatu pencapaian yang luar biasa. Hal ini tentu tidak lepas dari adanya kerja keras tim yaitu pihaksekolah, yayasan (Tzu Chi), dan semua warga sekolah,” tutur Iing ketika ditemui setelah menerima penghargaan.

Kriteria penilaian dalam Lomba Sekolah Sehat Berkarakter Tingkat Nasional 2019 sendiri fokus kepada terpenuhinya Trias UKS dalam kegiatan sekolah yakni: melaksanakan pendidikan kesehatan, menyelenggarakan pelayanan kesehatan, dan menciptakan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat.

Iing Felicia Joe juga menambahkan, TK Tzu Chi Indonesia sudah menjalankan Trias UKS sejak sekolah didirikan pada tahun 2011, yang didasari oleh tiga pilar Tzu Chi yakni Gan En (Bersyukur), Zun Zhong (Menghormati), Ai (Cinta Kasih). “Bersyukur, saling menghormati dan menyayangi itu juga ada dalam nilai-nilai UKS sendiri, kita menyayangi dan menghormati diri sendiri, orang lain, dan Bumi yang bisa terlihat dalam aktivitas-aktivitas sekolah tentang pelestarian lingkungan sejak dini.”


Kepala TK Tzu Chi Indonesia, Iing Felicia Joe menerima piagam dan piala penghargaan yang diberikan oleh Sekjen Kemdikbud, Dr Didik Suhardi, dan Dirjen Kesehatan Masyakarat Kemenkes, Dr. Kirana Pritasari, Mqih.

Menjadi Teladan

Dengan cinta kasih dalam hati, kita dapat menjadi pengaruh yang baik bagi orang lain” (Master Cheng Yen)

Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, A.P, M.Si merasa senang dan bangga atas prestasi yang diraih oleh TK Tzu Chi Indonesia. “Tentu ini adalah sebuah prestasi yang akan menjadi motivasi, untuk bisa mengembangkan karakter sehat, apalagi prestasi ini dalam tingkat taman kanak-kanak yang merupakan golden period dalam masa pertumbuhan,” tutur Sigit Wijatmoko.

Sigit Wijatmoko juga menyampaikan harapannya supaya TK Tzu Chi Indonesia dapat terus mempertahankan prestasi ini dan menjadi teladan bagi kota Jakarta Utara, dan Provinsi DKI pada umumnya. “Dari TK Tzu Chi Indonesia kita bisa belajar, untuk tidak hanya fokus kepada karakter siswa saja tetapi juga kepada interaksi antara pengajar dan orang tua sehingga mampu membangun hubungan dan karakter yang kuat bersama-sama. Ini akan kami jadikan role model tidak hanya di Jakarta Utara tapi juga di DKI Jakarta,” kata Sigit.

Walikota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko dalam kunjungannya ke TK Tzu Chi Indonesia pada Oktober 2019.

Dokter Kirana Pritasari, Mqih, Dirjen Kesehatan Masyakarat Kementerian Kesehatan yang memberikan piala serta hadiah kepada para pemenang juga turut mengapresiasi langkah TK Tzu Chi Indonesia dalam upaya pelestarian lingkungan. “Saya lihat bagaimana TK Tzu Chi menanamkan nilai-nilai akan mencintai lingkungan, itu sangat bagus untuk dijadikan contoh. Kami mengharapkan para pemenang termasuk TK Tzu Chi bisa menjadi teladan dan tolak ukur bagi sekolah-sekolah lain di sekitarnya,” kata Dr. Kirana.

Dalam memulai peranan sebagai teladan, TK Tzu Chi Indonesia juga sudah berinisiasi mengundang TK-TK lain di wilayah Jakarta Utara untuk belajar bersama dalam keberagaman, dan memberikan edukasi dalam pelestarian lingkungan yang diadakan pertama kali pada tanggal 28 Oktober 2019 lalu. “Kita sayang dengan orang lain dan lingkungan, jadi kita juga sudah mengundang TK lain dan orang tua dari murid-murid mereka untuk berbagi edukasi mengenai pengelolaan sampah supaya bisa terlibat aktif dalam mengurangi sampah di Jakarta,” ujar Iing.

Lomba Sekolah Sehat Berkarakter 2019 bertujuan untuk menilai prestasi sekolah dan melibatkan peran serta sekolah dalam pembinaan kesehatan. Lomba sekolah sehat tingkat nasional tahun ini diikuti oleh 94 sekolah dari 26 provinsi. Jumlah total pemenang lomba sekolah sehat ada 36 sekolah, dengan masing-masing 9 pemenang pada tingkat PAUD/TK, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan untuk tiga kategori: Kinerja Terbaik (Best Performance), Pencapaian Terbaik (Best Achievement), dan Pembinaan Karakter Terbaik (Best Character).

Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 867 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Setiap manusia pada dasarnya berhati Bodhisatwa, juga memiliki semangat dan kekuatan yang sama dengan Bodhisatwa.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat