Kamis, 04 Maret 2021
Indonesia | English

Semangat Untuk Siti Aminah

18 Februari 2021 Jurnalis : Arimami Suryo A.
Fotografer : Arimami Suryo A., Videografer: Chandra S.

Wajah Siti Aminah (63) langsung ceria saat mendapati relawan Tzu Chi berada di depan pintu rumahnya dan mengucapkan salam. “Silahkan masuk. Maaf lantainya basah, habis banjir kemarin,” kata Siti Aminah dari atas kursi rodanya. Relawan pun segera masuk rumahnya yang terletak di wilayah Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu, 17 Februari 2021.

“Bagaimana kabarnya, bu?” kata Leo Kusno, relawan Tzu Chi Komunitas He Qi Barat 1 setelah masuk ke rumah. “Baik Pak. Cuma kaki dan tangan, pada kaku,” jawab Siti Aminah terbata-bata. Siti Aminah sendiri merupakan salah satu Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi-red) yang mendapatkan bantuan dari Tzu Chi setiap bulannya.


Siti Aminah didampingi suaminya Sutomo dan salah satu anaknya menerima bingkisan cinta kasih dari relawan Tzu Chi dengan penuh sukacita.

Siti Aminah mulai mengenal Tzu Chi saat ada kegiatan donor darah di wilayah Kamal, Kalideres, Jakarta Barat pada tahun 2018. Dalam kegiatan tersebut, pihak keluarganya disarankan untuk membuat pengajuan bantuan ke Tzu Chi. Setelah diajukan, relawan Tzu Chi kemudian melakukan survei dan diputuskan untuk dibantu beras dan mi instan mulai bulan Juni 2019.

Kondisi Siti Aminah kini sudah tidak bisa berjalan. Hal tersebut terjadi lantaran ia mengalami kecelakaan pada tahun 2007. “Saat itu lagi naik tangga, trus nyerosot. Patah di pinggang,” cerita Siti Aminah. Setelah jatuh, Siti Aminah tidak langsung mendapat perawatan medis. Karena keterbatasan biaya, saat itu ia hanya mendapatkan pertolongan pengobatan urut alternatif di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.


Setiap harinya Siti Aminah berada di atas kursi roda. Salah satu anaknya yang berkebutuhan khusus juga membantunya beraktivitas.

Karena tidak mendapatkan perawatan medis, kini jari-jari tangan dan kaki Siti Aminah menjadi kaku akibat pengaruh dari tulang yang patah di pinggangnya. Setiap hari aktivitas Siti Aminah hanya dibantu oleh suaminya Sutomo (65) dan salah satu anaknya yang berkebutuhan khusus. “Setiap hari mengurus, mulai dari buang air hingga mencuci. Menerima aja, nggak ada pikiran lain. Sebisanya ya diurusin,” ungkap Sutomo yang setiap harinya bekerja menjadi satuan keamanan lingkungan.

Penghasilan Sutomo pun tidak mencukupi untuk keperluan sehari-hari. Sebelum dibantu Tzu Chi, beberapa tetangga juga kerap membantu untuk makan sehari-hari. Anak-anak dari Sutomo dan Siti Aminah beberapa sudah tidak tinggal bersama. “Sudah pada pergi, kalau ingat ya pada bantu,” kata Siti Aminah menceritakan anak-anaknya.


Leo Kusno, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Barat 1 menaikkan dua ibu jarinya untuk memberikan semangat kepada Siti Aminah.

Siti Aminah juga sangat beterima kasih karena sudah diperhatikan dan dibantu oleh Tzu Chi. “Banyak terima kasih, saya dibantu sampai lebih dari setahun,” ungkap Siti Aminah kepada para relawan Tzu Chi komunitas He Qi Barat 1 yang mengunjunginya. Dalam kesempatan ini, relawan juga membawa bingkisan cinta kasih untuk Siti Aminah dan keluarga.

Leo Kusno yang sejak awal mendampingi Siti Aminah juga bersyukur kondisinya saat ini sudah berbeda dari yang dulu. “Saya melihat Ibu Siti Aminah lebih semangat, kesehatannya lebih mendukung daripada dulu-dulu. Kalau dulu, beliau itu ya tiduran saja di atas tikar, dengan kondisi lemah,” cerita Leo saat awal mengunjungi Siti Aminah untuk survei.

Saat kembali mengunjungi, Leo pun berusaha menyemangati Siti Aminah dengan mengangkat kedua ibu jarinya. Dorongan ini pun disambut dengan senyum ceria dari Siti Aminah dari atas kursi roda. “Harapan semoga ada keajaiban agar cepat sembuh. Dengan sembuh beliau (Siti Aminah) bisa berbuat lebih banyak dalam keluarganya,” tutup Leo setelah kunjungan kasih.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 182 kali


Berita Terkait


Dukungan untuk Susana yang Ingin Terbebas dari Belenggu Rasa Sakit

03 Februari 2021

Berakhir Happy Ending, Kisah Pendampingan Relawan Tzu Chi

24 Januari 2021

Beban yang Dipikul Menjadi Lebih Ringan

18 Januari 2021

Ketabahan Nenek Rodiah Merawat Cucunya

08 Januari 2021

Karunia Terbesar dari Tuhan

09 September 2020


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Tanamkan rasa syukur pada anak-anak sejak kecil, setelah dewasa ia akan tahu bersumbangsih bagi masyarakat.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat