Selasa, 16 Juli 2019
Indonesia | English

Semua Orang Bisa Menulis

28 Mei 2018 Jurnalis : Andreas Wijaya (He Qi Utara 2)
Fotografer : Johnsen Wijaya, Stephen Ang(He Qi Utara 2)


Stephen Ang sedang memberikan pelatihan menulis artikel, kliping, dan cerita pendek di ruang Zhen Shan Mei, DAAI TV lantai 1, Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk (20/5).

Menulis merupakan kegiatan yang sudah dilakukan orang sejak kecil. Mulai dari SD sampai bekerja pun, pasti melakukan hal tersebut. Namun ketika ditugaskan untuk membuat sebuah artikel, terkadang hal itu menjadi sesuatu yang terasa sulit dilakukan. Maka dari itu, Tzu Chi komunitas He Qi Utara 2 mengadakan pelatihan menulis artikel, kliping, dan cerita pendek pada Minggu, 20 Mei 2018.

Kegiatan yang bertempat di ruang Zhen Shan Mei, Gedung DAAI TV lantai 1, Tzu Center PIK ini dihadiri sebanyak 16 relawan. Pada awal sesi, Stephen Ang memotivasi semua relawan dengan sebuah kalimat membangun, yakni semua orang bisa menulis. Dengan motivasi ini, Stephen mencoba melatih relawan dengan mengarang sebanyak lima kalimat mengenai diri dan hobi. Ia juga meminta agar setiap orang berani menceritakan hasil karangannya kepada semua yang hadir dalam pelatihan itu.

Dalam sesi sharing, ada banyak relawan Tzu Chi yang pada mulanya tidak menyangka akan menjadi seorang penulis. Salah satunya Henny Yohannes. Wanita yang berprofesi sebagai seorang akuntan ini tak menyangka bahwa tulisannya akan muncul di website Tzu Chi.

“Saya tidak menyangka bahwa tulisan saya bisa muncul di web. Begitu saya tahu tulisan saya ada di web, saya sangat senang hingga berteriak di kantor,” ujarnya.


Relawan Tzu Chi dari wilayah He Qi Utara 2 antusias membuat tulisan, kemudian menceritakan langsung.

Lain halnya dengan Henny yang tidak menyangka menjadi seorang penulis artikel, Sukardi yang mengikuti pelatihan ini justru merasa sungkan saat membacakan hasil tulisannya mengenai ‘diri sendiri’ pada awal sesi. Namun memasuki sharing tulisan mengenai hobi, ia menjadi antusias dan menjadi orang pertama yang menceritakan hobinya, yakni suka berteman dengan orang lain.

Ada juga sosok muda, Anthony yang mahir dalam memainkan kalimat menjadi puitis. Walaupun masih pemula, namun berkat hobinya yang suka membaca buku, ia terlatih menyusun kata-kata. Hal ini membuat semua relawan yang mendengar karangannya menjadi kagum dan tersentuh.

Selain sesi sharing, Stephen Ang yang merupakan koordinator Zhen Shan Mei He Qi Utara 2 juga tak lupa membagikan tips dasar untuk menulis artikel bagi pemula. Mulai dari penentuan judul, mengembangkan kerangka tulisan, hingga tata bahasa yang digunakan. Ada pula kunci utama dalam menulis sebuah artikel yaitu dengan mengosongkan pikiran, dan menulis sesuai dengan apa yang kita lihat dan rasakan. Namun perlu diperhatikan juga agar menulisnya dengan etika, dan yang paling penting ialah membagikan nilai positif kepada para pembaca.

Dengan pelatihan ini, diharapkan setiap relawan dapat belajar menginspirasi dan menjadi berkah bagi orang lain melalui tulisan artikel, kliping, atau cerita pendek. Seperti arti kata pada Zhen Shan Mei itu sendiri, yaitu Kebenaran, Kebajikan, dan Keindahan. Maka tiap relawan menceritakan suatu kebenaran, yang bajik, dan yang indah.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 569 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Tak perlu khawatir bila kita belum memperoleh kemajuan, yang perlu dikhawatirkan adalah bila kita tidak pernah melangkah untuk meraihnya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat