Rabu, 17 Oktober 2018
Indonesia | English

Sepuluh Tahun Dedikasi bagi Masyarakat

11 Januari 2018 Jurnalis : Arimami Suryo A
Fotografer : Arimami Suryo A

doc tzu chi indonesia

Direktur RS Cinta Kasih Tzu Chi, dr. Tonny Christianto menyerahkan potongan tumpeng kepada Pembina RS Cinta Kasih Tzu Chi, Oey Hoey Leng dalam syukuran 10 tahun rumah sakit tersebut.

Beberapa pasien rawat inap di RS Cinta Kasih (RSCK) Tzu Chi merasa heran dan bertanya-tanya saat Pembina RSCK, Kepala RSCK, dan rombongan dokter menghampiri para pasien. “Selamat siang, maaf mengganggu. Hari ini rumah sakit kami berulang tahun dan ini ada bingkisan sebagai tanda terima kasih telah memercayakan penanganan medis di rumah sakit kami,” ungkap beberapa staf yang mengawali pembicaraan dengan pasien di ruang rawat inap.

Pembagian bingkisan kepada pasien rawat inap di RSCK ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan syukuran “Satu Dasawarsa Menebar Cinta Kasih” yang diadakan pada Rabu, 10 Januari 2018 di Aula lt.3 gedung RS Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng.

“Kita coba memantapkan nilai-nilai budaya humanis di seluruh jajaran RSCK, jika seperti itu cinta kasih akan mengalir dengan sendirinya tanpa harus ada SOP,” jelas Direktur RS Cinta Kasih (RSCK) Tzu Chi, dr. Tonny Christianto Ms., Sp.B, MM, dalam sambutannya mengawali syukuran tersebut.

Sepuluh tahun memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi momentum untuk saling mengingatkan perjalanan rumah sakit yang awalnya merupakan sebuah poliklinik bagi warga Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi. Sejak resmi bertransformasi dari poliklinik menjadi Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) pada 10 Januari 2008, rumah sakit ini terus mengembangkan pelayanannya.

doc tzu chi indonesia

Para pasien rawat inap di RS Cinta Kasih Tzu Chi juga diberikan bingkisan dalam menyambut perayaan satu dasawarsa RS Cinta Kasih Tzu Chi.

doc tzu chi indonesia

Pembina RS Cinta Kasih Tzu Chi, Oey Hoey Leng turut memberikan pesan cinta kasih kepada jajaran karyawan dan staf yang mengikuti kegiatan syukuran.

“Semua perjalanan kita selama ini telah mendidik kita semua menjadi tenaga medis yang semakin profesional dalam melayani masyarakat. Kita terus mengembangkan skill menjadi tim yang harmonis seperti yang diajarkan oleh Master Cheng Yen. Dan menjadikan rumah sakit ini menjadi universitas kehidupan,” kata Pembina Rumah Sakit Cinta Kasih (RSCK) Tzu Chi, Oey Hoey Leng di sela-sela acara syukuran.

Tim yang harmonis ini juga tercermin dalam perayaan satu dasawarsa RS Cinta Kasih Tzu Chi. Berbagai kegiatan seperti lomba kebersihan, lomba cerdas cermat, lomba menyanyi digelar untuk mempererat hubungan antar sesama karyawan di RS Cinta Kasih.

“Tentu kegiatan ini sangat berarti, supaya lebih banyak waktu untuk membangun kebersamaan dan berbudaya humanis,” terang dr. Tony. Kegiatan ini mengundang seluruh jajaran dan divisi di RS Cinta Kasih Tzu Chi. Perayaan ini pun puncaknya akan dilaksanakan pada 21 Januari 2018 mendatang di Aula Jing Si, Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara.

Metamorfosis Pelayanan Kesehatan

Kegiatan syukuran ini juga mencoba menilik kembali kiprah RSCK  Tzu Chi sejak statusnya ditingkatkan menjadi Rumah Sakit Umum tipe C pada 14 Desember 2016 yang lalu. Berbagai perubahan terus dikembangkan.

“Terasa sekali dalam kurun waktu satu tahun lebih sejak status kita (RSCK) meningkat. Kita merasa lebih leluasa dalam memberikan pelayanan medis kepada masyarakat,” kata dr. Tonny.

Hal tersebut diperjelas dengan hadirnya poli-poli kesehatan yang baru sejak statusnya menjadi rumah sakit umum. Bukan hanya itu, RS Cinta Kasih Tzu Chi pun saat ini memiliki gedung baru untuk menunjang pelayanan kesehatan.

doc tzu chi indonesia

Selain syukuran, dalam kegiatan ini juga diumumkan para juara lomba yang diadakan dalam rangka perayaan satu dasawarsa RS Cinta Kasih Tzu Chi.

doc tzu chi indonesia

Dokter, karyawan, serta jajaran pegawai RS Cinta Kasih Tzu Chi dengan saksama mengikuti kegiatan syukuran.

“Antara 2016-2017 ada kenaikan pasien yang cukup signifikan, juga rujukan dari tempat lain ke sini juga lebih banyak. Tenaga pelayanan spesialis dan dokternya juga kita tambah untuk menjawab kebutuhan kesehatan,” jelas dr. Tonny.

Metamorfosis pelayanan kesehatan ini pun juga diamini oleh Pembina Rumah Sakit Cinta Kasih (RSCK) Tzu Chi, Oey Hoey Leng. Banyak hal yang terjadi di RS Cinta Kasih Tzu Chi tidak direncanakan tetapi lebih kepada jalinan jodoh untuk kebutuhan masyarakat.

“Dalam membina RS Cinta Kasih Tzu Chi, semua seperti air, mengalir saja. Saya berharap semakin banyak orang yang terlibat sehingga membentuk sebuah tim yang baik. Apalagi saat ini relawan pemerhati juga ikut andil dalam melayani para pasien dan akan semkin banyak orang yang akan terlibat dalam dunia Tzu Chi,” ungkapnya.

Berbagai harapan di usia yang kesepuluh juga dipanjatkan dalam doa dalam kegiatan syukuran tersebut. Dr. Tonny sebagai kepala RS Cinta Kasih Tzu Chi juga lebih berkonsentrasi kepada pelayanan masyarakat secara lebih luas di tahun 2018.

“Secara umum saya berharap rumah sakit ini mampu mengantisipasi dan mampu melayani kebutuhan masyarakat ke depannya. Di sisi lain, rumah sakit ini juga tidak boleh kehilangan nilai-nilai dalam mengemban Misi Kesehatan Tzu Chi kepada masyarakat,” tutupnya.


Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 434 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Setiap manusia pada dasarnya berhati Bodhisatwa, juga memiliki semangat dan kekuatan yang sama dengan Bodhisatwa.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat