Minggu, 27 September 2020
Indonesia | English

Sumbangsih yang Mengalir dari Pesisir Hingga Kaki Gunung

10 Juli 2020 Jurnalis : Eka Suci R (Tzu Chi Surabaya)
Fotografer : Dok. Tzu Chi Surabaya


Pembagian paket Sembako ini diawali dengan penyerahan secara simbolis dari Perwakilan relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya kepada Mayjen TNI Tri Yuniarto SAP MSi, Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad.

Divisi Infanteri 2 Kostrad bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya kembali menyalurkan 1.200 paket sembako untuk warga Malang, Jumat 3 Juli 2020. Bantuan Paket Sembako Tahap II ini akan diserahkan ke Panti Asuhan Roudloh Insan Kamil, Yayasan Yatim Piatu Nurul Huda Singosari, warga Desa Tambaksari Kec. Purwodadi Kab. Pasuruan, dan Desa Toyomarto Kec. Singosari Kab. Malang.

Pembagian paket Sembako ini diawali dengan penyerahan secara simbolis dari Pangdivif 2 Kostrad yang didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Divif 2 PG Kostrad kepada perwakilan satuan jajaran yang selanjutnya akan disalurkan secara langsung kepada masyarakat.

“Pembagian sembako yang diselenggarakan hari ini merupakan sumbangsih nyata Divisi Infanteri 2 Kostrad bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya dalam membantu meringankan beban saudara kita khususnya yang saat ini terdampak langsung akibat pandemi Covid-19,” ujar Mayjen TNI Tri Yuniarto SAP MSi, Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad dalam sambutannya.

Panglima Divisi Infanteri 2 berharap, kegiatan ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi dalam hal kepedulian terhadap sesama. Ia mengajak semua pihak bersama membantu pemerintah dalam percepatan penanganan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


Tjatmiko (dua dari kanan) mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para relawan juga donatur Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah mencapai desanya untuk membagikan paket sembako.


Penyerahan dilakukan secara door to door didampingi oleh Kepala Desa Tambaksari dan para perangkat desa kepada 25 rukun warga.

Pembagian sembako tersebut dilaksanakan hari itu juga, salah satunya adalah di Pendopo Kelurahan Tambaksari Kec. Purwodadi Kab. Pasuruan. Dilanjutkan dengan penyerahan secara door to door didampingi oleh Kepala Desa Tambaksari dan para perangkat desa kepada 25 rukun warga.

Desa Tambaksari merupakan tempat wisata budaya religi di bawah kaki Gunung Arjuna, Tanjungsari yang 90% berprofesi sebagai petani murni, juga pedagang. Sebelum pandemi Covid-19 tempat ini menjadi tujuan tempat wisata religi yang ramai dikunjungi oleh berbagai wisatawan. Namun karena berbagai tempat menerapkan sistem protokol kesehatan, semua tempat wisata ditutup. Akibatnya banyak warga yang penghasilannya menurun.

Tjatmiko (54) mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para relawan juga donatur Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah mencapai desanya untuk membagikan paket sembako.

“Kami warga di sini berterima kasih, sangat terharu rasanya, semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga disini. Pembagian paket ini juga dibantu oleh pak RT dan pak RW agar tidak tumpang tindih dengan program bantuan lain, kami teliti betul agar bisa terbagi secara merata,” pungkasnya.

Menjangkau warga di Surabaya, Malang, Jombang dan Sekitarnya


Yayasan Buddha Tzu Chi bekerjasama dengan Direktorat Polisi Air Udara (Korpolairud) turut membagikan bantuan untuk warga pesisir, tepatnya di kampung nelayan, Tajungan, Bangkalan Madura (19/06/20).

Sementara itu, Bantuan Paket Sembako Tahap I telah dibagikan pada 19 Juni lalu, Yayasan Buddha Tzu Chi bekerja sama dengan Direktorat Polisi Air Udara (Korpolairud) turut membagikan bantuan untuk warga pesisir tepatnya di kampung nelayan, Tajungan, Bangkalan Madura. Perjalanan dilakukan selama sekitar 15 menit dengan menggunakan speedboat.

Kombes Pol Arnapi, Dirpolairud Polda Jatim mengatakan bahwa timnya benar-benar mencari target warga terdampak di wilayah pesisir dan juga warga yang belum terjamah bantuan. Menurutnya, para nelayan yang biasanya mampu menjual hasil tangkapan laut dengan harga normal kini mengalami penurunan sehingga perlu mendapatkan bantuan. Sebanyak 250 paket sembako dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan akan diserahkan secara bertahap di kampung nelayan Tajungan, Bangkalan, kampung nelayan Mangare, Gresik dan Kampung nelayan Lohgung, Lamongan.

Banyak warga yang kurang pengetahuan akan protokol kesehatan karena tidak menggunakan masker, membuat para relawan juga pasukan tergerak untuk memberikan sosialisasi singkat dan juga membagikan masker kain kepada warga.


Perwakilan nelayan menerima paket sembako dari yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya.


Rasa syukur tidak henti disampaikan oleh Daryati (36),  warga asli Tambaksari yang mendapatkan bantuan paket sembako.

Rasa syukur tidak henti disampaikan oleh Daryati (36), warga asli Tambaksari yang mendapatkan bantuan paket sembako. Daryati merupakan ibu rumah tangga dengan satu orang anak, dan suami yang saat ini tengah terdampak akibat pekerjaannya menjadi buruh bangunan terhenti.

“Saya dan suami benar-benar berterima kasih sekali, semoga dengan bantuan paket sembako ini bisa membantu kami memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan adanya paket sembako Tahap II, saat ini Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya telah membagikan sebanyak  17.050 paket sembako kepada warga terdampak di Surabaya, Malang, Jombang dan sekitarnya. Vivian Fan, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya bersyukur juga berterima kasih kepada relawan yang telah bersumbangsih tenaga, waktu dan pikiran unuk mempersiapkan ribuan paket.

”Kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak, Relawan, Gubernur, Kapolda, Pangdam, Kostrad, Pasmar, Polisi Air, dan semuanya yang turut membantu. Dengan bantuannya Yayasan bisa membagikan sembako dari perairan dan pegunungan hingga meliputi Jawa Timur,” pungkasnya.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 161 kali


Berita Terkait


Menyatukan Kekuatan dalam Menyebarkan Cinta Kasih

09 Juli 2020


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Keharmonisan organisasi tercermin dari tutur kata dan perilaku yang lembut dari setiap anggota.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat