Senin, 26 Agustus 2019
Indonesia | English

Tidur Lebih Nyaman dengan Bantuan Kasur dan Selimut dari Tzu Chi

22 Oktober 2018 Jurnalis : Khusnul Khotimah
Fotografer : Khusnul Khotimah


Tzu Chi membagikan bantuan kasur dan selimut kepada 53 Kepala Keluarga di Dusun Tiga Konsesi di Kecamatan Sindue Tombusabora, di Kabupaten Donggala (21/11).

Bahagia dan tersanjung, itulah yang dirasakan warga di Dusun Tiga Konsesi di Kecamatan Sindue Tombusabora, Kabupaten Donggala. Setelah sebelumnya mendapatkan bantuan berupa dua lembar tikar dan 1 dus mi instan untuk masing-masing Kepala Keluarga, kali ini Tzu Chi (21/11) membagikan kasur dan selimut.

“Kami sangat senang, warga di sini mendapatkan perhatian yang luar biasa dari Yayasan Buddha Tzu Chi yang sudah turut berpartisipasi membantu keadaan kami,” kata Arliyan Sinta.

Menurut Arliyan, sejak terjadi gempa pada 28 September lalu, warga yang membuat tenda, tidur beralaskan terpal di atas tanah. Tidur mereka pun tak nyenyak karena terganggu dengan binatang-binatang kecil yang dengan mudah merayap. Warga yang sudah memegang bantuan selimut dan kasur Tzu Chi pun yakin mereka bakal bisa tidur lebih nyaman.


Arliyan Sinta menerima bantuan Tzu Chi dengan rasa syukur. Bagi Arliyan dan juga warga lainnya, Tzu Chi tak sekedar memberikan bantuan semata, namun benar-benar disertai perhatian yang tulus.


Kasur yang dibagikan ini merupakan bantuan dari donatur yang berasal dari Kota Makassar. Sementara selimut Tzu Chi dikirim langsung dari Taiwan.

Darwin, relawan Tzu Chi turut senang melihat warga termasuk anak-anak yang membawa pulang kasur serta selimut dengan wajah yang berbahagia. “Senang sekali bisa kembali ke sini untuk penyaluran bantuan. Semoga warga dapat beristirahat dengan tenang dan nyaman, sehingga kesehatan mereka juga terjaga,” kata Darwin.

Tetap Menjaga Keimanan dengan Beribadah Bersama

Meski hidup dalam kondisi pascabencana dan masih merasakan trauma akibat gempa, warga di Dusun Tiga Konsesi tetap dapat hidup harmonis satu sama lain. Warga juga menjaga keimanan mereka dengan tetap menggelar ibadah bersama di tenda yang mereka bangun sebagai tempat ibadah darurat karena hancurnya bangunan gereja akibat gempa.


Dengan bantuan kasur dan selimut yang berkualitas sangat baik ini, warga pun merasa bakal bisa tidur lebih nyaman.


Relawan berada di depan geraja GPID yang hancur akibat gempa. Kepada pengurus gereja, kali ini Tzu Chi juga memberikan 10 terpal berukuran 4x6 dan satu dus mi instan.

Sebelumnya, Tzu Chi telah memberikan bantuan dua terpal besar berukuran 8x16 meter dan juga satu genset kepada gereja di sini yakni Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID).

“Kami terharu dengan adanya tenda Tzu Chi yang sudah turut membantu kami dengan terpal yang kami pakai untuk beribadah. Kami sudah nyaman dari sinar matahari dan hujan,” kata  Arliyan Sinta (39), yang juga salah satu pengurus Gereja GPID.

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel dibaca sebanyak : 420 kali


Berita Terkait


Wali Kota Palu Kunjungi Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia

22 November 2018

AKIDA Donasikan 42 Unit Tenda Untuk Palu

13 November 2018

Gempa Palu: Semangat Tak Boleh Terkubur Bersama Gempa

02 November 2018

Gempa Palu: 600 Sarana MCK untuk Palu

26 Oktober 2018

Gempa Palu: Panas dan Hujan Tak Pernah Menjadi Alasan

19 Oktober 2018


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Mengonsumsi minuman keras, dapat melukai orang lain dan mengganggu kesehatan, juga merusak citra diri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat