Rabu, 21 Agustus 2019
Indonesia | English

TK Tzu Chi School Wakili DKI Jakarta dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional

07 Agustus 2019 Jurnalis : Metta wulandari
Fotografer : Metta Wulandari, Kevin Giovanni (Tzu Chi School)


Iing Felicia Joe (kanan), Kepala TK Tzu Chi School menjelaskan kepada Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat tentang elemen-elemen yang ada di ruangannya, termasuk berbagai kenang-kenangan yang ia dapatkan dari para siswa dan tamu.

TK Tzu Chi Indonesia atau TK Tzu Chi School sedang ada hajat besar kemarin, Selasa, 6 Agustus 2019. Sekolah yang berada di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara ini mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional kategori TK/RA. Tujuh orang tim penilai yang merupakan perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Agama datang langsung menilai kelaikan Sekolah untuk menerima predikat baru sebagai pemenang.

TK Tzu Chi menjadi satu di antara 25 sekolah di 25 provinsi lainnya yang ikut dalam perlombaan ini. Berbagai kriteria tersemat dalam perlombaan yang penilaiannya didasarkan pada acuan strata paripurna ini. Hal-hal yang dinilai itu berkaitan dengan kondisi lingkungan belajar yang bersih, indah, tertib, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan untuk mencapai kebaikan bersama setiap warga sekolah. Kriteria penilaian lebih rinci lainnya yakni lingkungan sekolah yang rindang, dan memiliki penghijauan yang memadai. Tersedianya tempat pembuangan dan pengelolaan sampah serta air bersih yang terkontrol. Menu makan dengan gizi seimbang dan tak ketinggalan ruang kelas yang memenuhi syarat kese­hatan, juga ruang peralatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang ideal.


Para siswa menyambut tujuh tim penilai yang datang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Agama. Mereka mengalungkan pita bertuliskan “Sehat Dimulai dari Saya!”


Para siswa menyanyikan lagu Aku Anak Sehat untuk menyambut Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat.

“Pada dasarnya lomba ini bertujuan untuk menghasilkan sekolah-sekolah yang sehat sehingga betul-betul bisa membentuk anak didik yang sehat dan cerdas. Dalam persiapannya tentu guru harus mengerti tentang program kesehatan, dan anak juga harus paham. Program ini harus saling terkait antara guru dan murid,” papar Kusmanto, Kepala Bagian Kesehatan dan Kesejahteraan Pemprov DKI Jakarta yang hadir mendampingi Tim Penilai. Lebih lanjut, budaya sehat yang ada di sekolah diharapkan bisa dibawa ke rumah dan ditularkan kepada keluarga dan juga lingkungan sekitarnya.

Lepas dari semua itu, Lomba Sekolah Sehat merupakan perantara untuk mewujudkan sekolah impian. Siapa yang menjadi terbaik dalam perlombaan bisa menjadi contoh dan role model bagi sekolah lainnya.

“Seluruh nilai positif tentang pola kebersihan yang sudah ada bisa ditularkan ke sekolah-sekolah lain. Walaupun dengan lokasi dan keterbatasan, tapi nilai-nilai kebersihan tetap sama sehingga tetap bisa diwujudkan bersama,” kata Kusmanto.

Bagai Budaya yang Mendarah Daging
Menjadi perwakilan bagi DKI Jakarta untuk melaju di tingkat nasional, TK Tzu Chi School sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Bukan hanya satu atau dua hari, persiapan ini bahkah dilakukan sejak sekolah ini mulai beroperasi.


Iing Felicia Joe memberikan pemaparan tentang profil TK Tzu Chi di hadapan perwakilan Tim Peserta dan Tim Penilai.


Tim Penilai juga mengunjungi ruang kelas hingga depo pelestarian lingkungan yang menjadi bagian dari sekolah. Mereka menilai langsung metode pembelajaran yang diterapkan.

“Sebenarnya TRIAS UKS (Melaksanakan Pendidikan Kesehatan, Menyelenggarakan Pelayanan Kesehatan, dan Menciptakan Lingkungan kehidupan Sekolah yang Sehat -red) adalah program yang sudah kami lakukan setiap harinya sejak tahun 2011,” kata Iing Felicia Joe, Kepala TK Tzu Chi School.

Iing memaparkan bahwa setelah 9 tahun berdiri, budaya itu terus dilakukan dan terus mengalami perkembangan setiap waktunya. “Ada pemeriksaan suhu tubuh setiap para siswa datang, ruang UKS yang memadai, budaya mencuci tangan, dokter kecil, seminar-seminar kesehatan bagi orang tua maupun pengasuh, program daur ulang dan pemilahan sampah, lalu juga ada program Power School dimana orang tua bisa real time mengetahui kondisi anaknya di sekolah melalui aplikasi yang disediakan oleh sekolah,” jelasnya.


Tim Penilai berkeliling setiap sudut sekolah untuk melihat dan menilai langsung kondisi TK Tzu Chi. Dimulai dari ruang UKS untuk memastikan fasilitas kesehatan siswa terjamin dengan baik di sekolah.

Sebelumnya TK Tzu Chi telah berhasil menjadi juara 1 Bina Lomba Sekolah Sehat Tingkat Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1, Kota Administrasi Jakarta Utara di tahun 2017. Kemudian kembali meraih Juara 1 Kategori TK/RA Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi DKI Jakarta di tahun 2018. Tak henti berusaha, tahun ini Iing pun berharap bisa meraih hasil yang maksimal.

“Ini adalah berkah dan perwujudan dari kerja sama semua elemen yang ada di sekolah baik orang tua, seluruh instrumen di sekolah, juga yayasan yang terus memberikan support. Kita hanya bisa melakukan semua dengan maksimal, semoga hasilnya juga maksimal,” tutup Iing.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 234 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Umur kita akan terus berkurang, sedangkan jiwa kebijaksanaan kita justru akan terus bertambah seiring perjalanan waktu.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat