Minggu, 26 Januari 2020
Indonesia | English

Tzu Chi Menerima Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan dari Pemerintah DKI Jakarta

12 Desember 2019 Jurnalis : Anand Yahya
Fotografer : Anand Yahya


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan penghargaan Mitra Pemerintah dalam Penanggulangan Kemiskinan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang diwakili oleh Lo Hoklay, relawan Komite Tzu Chi pada acara rapat kerja daerah penanggulangan kemiskinan tahun 2019.

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menerima penghargaan sebagai Mitra Pemerintah dalam Penanggulangan Kemiskinan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hari ini, 12 Desember 2019. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada relawan Komite Tzu Chi di gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Dalam sambutannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan harus ada perhatian khusus dan bekerja sama untuk mengentaskan kemiskinan di Jakarta. Pada hari ini pemerintah DKI Jakarta memulai dari yang kecil terlebih dahulu yaitu wilayah Kali Baru.

“Di wilayah Kali Baru ini kompleksitasnya tidak sederhana. Pemerintah DKI Jakarta berharap program peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi warga Kali Baru ini harus bisa menjadi contoh sukses terkait program pengentasan kemiskinan di DKI Jakarta,” katanya.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto Bersama dengan 5 institusi termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani kerja sama dari beberapa korporasi, dunia usaha, akademisi, NGO, dan unsur komunitas masyarakat setempat.

“Pemerintah DKI Jakarta mengambil tempat di Kali Baru karena situasi tingkat kemiskinannya sangat komplek dan hal ini dikerjakan secara kolaborasi dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, NGO, dan unsur komunitas masyarakat setempat,” imbuh Anies.

Lebih lanjut, Pemerintah DKI Jakarta mengharapkan wilayah-wilayah di DKI Jakarta yang status sosial ekonominya rendah dapat ditingkatkan kesejahteraanya sehingga penanggulangan kemiskinan akan terwujud menjadi kampung yang baik, sehat, dan sekaligus menjadi platform pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs).

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Secara Berkelanjutan

 

 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan kata sambutan dalam membuka Rakerda penanggulangan kemiskinan tahun 2019 bertempat di Gedung Balai kota DKI Jakarta.

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia telah menjadi anggota Lembaga Filantropi Indonesia sejak tahun 2015. Sudah banyak yang dilakukan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia melalui misi amal kemanusiaannya untuk menghilangkan penderitaan masyarakat sangat membutuhkan pertolongan. Beberapa program yang menjadi pionir dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat adalah merelokasi warga yang hidup di bantaran Kali Angke ke Perumahan Cinta Kasih Cengkareng pada tahun 2003 dan program Bebenah Kampung di Kampung Belakang Dadap, juga Pademangan Barat, Jakarta Utara.

Program relokasi warga yang terkena normalisasi Kali Angke ini sangat berhasil dan menjadi metode percontohan bagi pemerintah, CSR, LSM, Yayasan sosial dan lembaga pendidikan dari berbagai disiplin ilmu. Program ini dijadikan metode pemindahan perkampungan yang berbudaya humanis.


Para peserta dari masing-masing institusi hadir dalam acara pembukaan Rakerda penanggulangan kemiskinan tahun 2019. Ada sekitar 200 orang peserta yang menghadiri acara pembukaan ini.

Meningkatkan taraf hidup masyarakat yang kurang mampu pada tahun 2007, Tzu Chi sudah menjalani program Bebenah Kampung Belakang di Dadap dan Pademangan Barat, Jakarta utara. Dua wilayah ini menjadi dua lokasi pertama yang Tzu Chi bedah dimana wilayahnya masuk dalam wilayah padat penduduk dengan kualitas udara yang tidak bersih, dan lingkungan yang tidak sehat. Rumah-rumah warganya pun sangat tidak layak untuk dihuni. Program Bedah Rumah ini cukup berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakatnya hingga bisa mandiri, peduli, dan meningkatkan taraf hidup sosial, pendidikan, kesehatan, dan perekonomiannya.


Tiga orang relawan komite Tzu Chi menghadiri acara penerimaan penghargaan untuk Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dari pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam penanggulangan kemiskinan di Indonesia khususnya di provinsi DKI Jakarta. 

Implementasi SDGs
Melalui 4 misinya, Tzu Chi telah mengimplementasikan 5 dari 17 goals atau poin dalam SDGs, di antaranya:

  • Poin ke-3 (menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia). Dilakukan dalam misi kesehatan dengan adanya baksos skala besar maupun kecil secara berkala. Tzu Chi juga memiliki Rumah Sakit Cinta Kasih yang melayani pasien dengan budaya humanis.
  • Poin ke-4 (menjamin pendidikan yang inklusif dan berkeadilan serta mendorong kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang). Dilakukan dalam misi pendidikan dengan memberikan beasiswa bagi mereka yang membutuhkan. Tzu Chi juga memberikan pendidikan budi pekerti di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Buddha Tzu Chi.
  • Poin ke-11 (menjadikan kota dan pemukiman manusia inklusif, aman, berketahanan dan berkelanjutan). Dilakukan dalam misi Amal dengan membangun perumahan layak bagi warga kurang mampu atau mereka yang tertimpa bencana alam. Seperti Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Muara Angke, Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Aceh, dan bantuan bedah rumah di wilayah Jakarta, atau tempat lainnya.
  • Poin ke-12 (menjamin pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan). Dilakukan dengan aksi-aksi pelestarian lingkungan melalui depo daur ulang Tzu Chi.
  • Poin ke-13 (mengambil tindakan mendesak untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya). Dilakukan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik, pola konsumsi vegetaris, dan melakukan pendidikan pelestarian lingkungan di depo pelestarian lingkungan.

Indonesia sendiri telah menunjukkan komitmen tinggi dalam pencapaian SDGs dengan telah ditandatanganinya Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tanggal 4 Juli 2017.

Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 972 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Orang yang memahami cinta kasih dan rasa syukur akan memiliki hubungan terbaik dengan sesamanya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat