Senin, 25 Mei 2020
Indonesia | English

Tzu Chi Pekanbaru Salurkan 498 Paket Sembako di Kelurahan Sri Meranti

20 Mei 2020 Jurnalis : Kho Ki Ho (Tzu Chi Pekanbaru)
Fotografer : Asriani, Rina, Tommy, Elvana, Yanti, Lina, Mulyadi Salim, Junus, Kho Ki Ho, Mawie (Tzu Chi Pekanbaru)


Pada pukul 08.00 WIB, Relawan tzu Chi, anggota Babinsa, dan anggota Bhabinkamtibmas berkumpul di lapangan di Jl. Kartika Sari untuk briefing singkat dan pengarahan tentang penyaluran paket bantuan sesuai dengan protokol kesehatan.

Tzu Chi Pekanbaru menyalurkan paket sembako dari rumah ke rumah bersama dengan Bhabinkamtibmas (Polri), Babinsa (TNI) dan aparat setempat (RT/RW) kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru pada Kamis, 14 Mei 2020. Penyaluran bantuan ini dibuka dengan acara singkat yang dihadiri oleh Lurah Sri Meranti, Kapolsek Rumbai beserta anggota, Koramil Rumbai beserta anggota, dan 27 relawan Tzu Chi.


Kapolsek Rumbai Iptu Viola Anggraini mendukung kegiatan ini sebagai bentuk pelayanan Polri terhadap masyarakat.


Relawan Tzu Chi saat menyerahkan paket bantuan secara simbolis kepada Ketua RT.

Kapolsek Rumbai Iptu Viola Anggraini mendukung kegiatan ini sebagai bentuk pelayanan Polri terhadap masyarakat.

“Kita harus mendukung kegiatan-kegiatan terutama bakti sosial. Saat ini kita dilanda wabah covid, tetap semangat, tetap ikhlas untuk para babinsa, bhabin, setelah ini kita kawal pembagian sembako untuk kelurahan Sri Meranti. Kita harus mendukung kegiatan  yang dilaksanakan oleh para relawan yayasan Buddha Tzu Chi ini,” tutur Iptu Viola Anggaini.

Penyaluran 498 paket sembako ini pun berlangsung dari pagi hingga sore hari. Meski sinar matahari terik, relawan Tzu Chi bersama babinsa, bhabinkamtibmas tetap semangat menyalurkan hingga tuntas.


Komandan Militer (Danramil) 01/Rumbai Mayor Kav Suharman S.Pd menyerahkan paket bantuan secara simbolis kepada Ketua RT.


Pasukan Bhabinkamtibmas dan Babinsa mendistribusikan sembako bersama relawan Tzu Chi dengan penuh semangat. 

Sembako didistribusikan menggunakan mobil pick up, truk, dan box. Ketika mendekati perumahan warga, kendaraan tersebut tidak bisa masuk, maka para Bhabinkamtibmas dan babinsa akan menggunakan sepeda motor. Ataupun relawan bersama mereka bergantian memikul paket hingga ke rumah warga. Paket sembako ini berisi 10 kg beras, 3 bungkus mie telur, 4 bungkus mie daai, 1 kg gula/ 1 liter minyak, 1 bungkus bihun, dan 2 helai masker.

Meski para relawan bersama Bhabinkamtibmas dan babinsa dibanjiri keringat, tapi tetap semangat supaya bantuan tersalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Kebahagiaan Warga Menerima Paket Bantuan


Di lorong sempit, relawan menggunakan kereta dorong agar bisa menuju ke rumah warga.

Salah satu penerima bantuan bernama Yeni (56) warga Jalan Nelayan Gg. Sepakat. Ia  yang selama ini berjualan gorengan, tapi sudah dua bulan tidak berjualan karena wabah virus corona.

“Mau berjualan tapi orang tidak ada yang belanja, Sekarang dapat bantuan, sungguh tidak mengira, dapat bantuan, ada orang yang peduli”, ungkap bu Yeni.  


Di daerah yang sempit, anggota Bhabinkamtibmas, babinsa, dan relawan harus memikul sembako dari kendaraan ke rumah warga. Satu paket sembakonya diperkirakan beratnya 12 Kg.

Ada juga Hulman Sirait (65) warga Jalan Nelayan Gg. Sepakat yang bekerja sebagai tukang parkir. Dua hari ini ia tidak bekerja karena sedang sakit dan selama 2 bulan ini penghasilannya berkurang dari biasanya.

“Berkurang drastis jauh, seperempat lah dari biasanya. Bersukurlah kepada Allah, kita berterima kasih, diberikan sumbangan, terima kasih banyak, semoga diberkati Tuhan,” kata Pak Hulman.


Meri, yang sudah tiga bulan dirumahkan ini sungguh bersyukur mendapatkan paket sembako dari Tzu Chi. 

Sementara itu Meri (41) warga Jl. Yos Sudarso, Gg. Rahmat, bekerja sebagai anggota kantin di kantor pajak. Sudah tiga bulan ini ia dirumahkan. Saat ditanya penghasilannya saat ini, ia tersenyum dan kebingungan menjawabnya.

“Bingung mau jawab, memang tidak ada penghasilannya. Terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dengan bantuan ini kami merasa terbantu untuk hidup kami sehari-hari,” ujar ibu Meri bersyukur.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 41 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Keindahan kelompok bergantung pada pembinaan diri setiap individunya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat