Senin, 20 Mei 2019
Indonesia | English

Tzu Chi Salurkan Bantuan Tsunami di Kecamatan Sumur

29 Desember 2018 Jurnalis : Anand Yahya
Fotografer : Anand Yahya


Relawan Tzu Chi membagikan kupon bantuan darurat kepada warga yang mengungsi di rumah warga Kertanegara di sekitar gedung SD Kertanegara 01 di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten. Rabu (26/12/18).

Hanya berselang beberapa hari sejak bencana tsunami menerjang Banten dan Lampung Selatan, relawan Tzu Chi Indonesia segera menyalurkan bantuan untuk membantu para korban dalam masa tanggap darurat di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten pada (27/12/18). Bantuan yang diberikan berupa peralatan mandi beserta ember, selimut, sarung, dan makanan ringan. Bantuan Tzu Chi ini diserahkan langsung kepada para pengungsi di Kecamatan Sumur yang berada di Desa Kertanegara.

Joe Riadi, Ketua Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia dalam keterangannya mengatakan, bantuan ini di berikan ke titik-titik pengungsian antara lain di Desa Kertajaya, Desa Cogorondong, dan Desa Sumberjaya yang kesemuanya berada di Kecamatan Sumur, Pandeglang. Bantuan yang diberikan terdiri dari berbagai jenis barang untuk memenuhi kebutuhan warga selama berada di pengungsian maupun di rumah warga.

Lilis, satu dari ratusan korban tsunami mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan relawan Tzu Chi. Pasalnya keluarga Lilis sudah tidak mempunyai barang-barang seperti yang diberikan dalam bantuan tersebut. “Alhamdulillah, dikasih sarung dan selimut. Ini perlu sekali, apalagi ada alat mandinya, barang-barang seperti ini kan di pake sehari-hari,” ungkap Lilis. 

"Sudah hampir seminggu saya belum bisa ambil bantuan. Selama ini dapat bagian dari tetangga-tetangga saja sukarela bagi-bagi," keluh Lilis saat dijumpai di gedung sekolah Kertanegara 01, Kamis (27/12/2018). Sebanyak 400 paket telah dibagikan di gedung SD Kertanegara 01 dan dua bungkus nasi Jing Si yaitu makanan siap saji dengan proses memasak yang mudah. Nasi Jing Si sendiri per bungkusnya bisa menjadi puluhan porsi untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.  Sementara itu di Koramil 0115 Cimanggu juga dibagikan 300 paket dan lima gerobak lori untuk kegiatan kebersihan warga.


Lilis (35) sangat gembira menerima bantuan selimut, sarung, serta alat mandi yang di berikan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Lilis sudah 5 hari mengungsi di gedung SD Kertanegara 01 karena rumahnya di Desa Ujungjaya rusak berat.


Relawan Tzu Chi mengucapkan terima kasih kepada penerima bantuan karena sudah diberi kesempatan untuk membantu warga di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten.

Dalam kesempatan pembagian bantuan ini, relawan Tzu Chi dari tim konsumsi juga  mengajarkan cara memasak nasi Jing Si kepada prajurit TNI yang bertugas memasak di gedung sekolah Kertanegara 01. Sebanyak 2 bungkus nasi Jing Si di masak siang itu setelah selesai pembagian paket bantuan.

Wen Ing, relawan koordinator tim konsumsi mengatakan bahwa nasi Jing Si ini sangat mudah memasaknya dan di padu dengan bumbu-bumbu sesuai selera warga Indonesia. “Saat ini saya memasaknya dengan menggunakan sedikit santan dan bumbu-bumbuan. Mau bikin nasi uduk,” ujar Wen Ing.

Pada saat yang sama, relawan Tzu Chi bersama Tzu Chi Internatioanl Medical Association (TIMA) Indonesia juga mengadakan bantuan pelayanan kesehatan yang bekerja sama dengan TNI dari Koramil 0115 Cimanggu. Kegiatan ini pun berlokasi di gedung SMP Negeri 3 di Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.


Relawan komite Tzu Chi satu persatu memberikan dana pemerhati kepada korban yang masih di rawat di RSUD Berkah, Pandeglang, Banten.


Relawan Tzu Chi sebelum memberikan bantuan selalu berkordinasi dengan pemerintah daerah Banten. Di Labuan (Pandeglang) relawan mengikuti rapat kordinasi dengan BNPB, Dinkes, TNI/Polri, dan BMKG untuk mengetahui kondisi dan situasi sebelum membagikan bantuan.

Relawan Tzu Chi juga berkesempatan memberikan uang pemerhati dan uang duka cita bagi warga yang terkena dampak tsunami yang masih di rawat di RSUD Berkah Pandeglang, Banten. Direktur RSUD Berkah, dr. Firmansyah sangat senang menerima kedatangan relawan Tzu Chi untuk memberi perhatian kepada keluarga korban tsunami yang masih di rawat.

“Silahkan saja jika relawan Tzu Chi ingin memberi dana perhatian kepada keluarga korban, kami sangat mendukung bantuan ini,” ujar dr. Firmansyah ketika menemui relawan yang berkunjung ke RSUD Berkah. Warga korban terdampak tsunami yang masih dirawat di RSUD Berkah sendiri  ada 10 orang. Mereka ada yang di rawat diruang perawatan dan ada yang di ruang ICU karena kondisinya masih belum stabil. Secara langsung relawan memberikan uang perhatian kepada 10 korban yang di rawat dengan didampingi oleh pihak RSUD Berkah serta pemberian 2 santunan duka cita.

Satu hari sebelumnya pada (26/12/18) relawan Tzu Chi juga membagikan kupon untuk warga yang mengungsi di gedung SD Kertanegara 01. Di gedung sekolah ini, sebanyak 400 pengungsi berasal dari Desa Sumberjaya, Desa Cigorondong, Desa Tamanjaya, dan Desa Ujungjaya yang kesemuanya ada di Kecamatan Sumur. Mereka merupakan warga yang terdampak langsung tsunami.

Editor: Arimami Suryo A

Artikel dibaca sebanyak : 554 kali


Berita Terkait


Kebahagiaan yang Menular Saat Menyalurkan Bantuan Bagi Warga Korban Tsunami

29 Desember 2018


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Memiliki sepasang tangan yang sehat, tetapi tidak mau berusaha, sama saja seperti orang yang tidak memiliki tangan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat