Sabtu, 15 Desember 2018
Indonesia | English

Wujud Kepedulian Tzu Chi untuk Warga Jagir

10 Oktober 2018 Jurnalis : Eka Suci R (Tzu Chi Surabaya)
Fotografer : Eka Suci R, Hendra Surya, Kumala Dewi (Tzu Chi Surabaya)


Meskipun di tengah panas matahari yang terik, relawan tetap bersemangat memperagakan isyarat tangan “Satu Keluarga” yang diikuti oleh seluruh peserta baksos kesehatan.

Minggu pagi yang cerah di wilayah Jagir, Wonokromo relawan Tzu Chi sudah bersiap untuk menyiapkan perlengkapan dan logistik untuk Baksos Umum Degeneratif dan Pembagian Kacamata. Baksos yang digelar pada Minggu, 7 Oktober 2018 ini adalah lanjutan dari Baksos Gigi yang dilaksanakan satu minggu sebelumnya, yang berlokasi di Kelurahan Jagir. Pukul 07.00 WIB relawan sudah bersiap menata meja, kursi dan beberapa relawan lagi tengah mempersiapkan konsumsi untuk dokter dan dibagikan kepada para peserta.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Royhan selaku bapak Lurah, dilanjutkan dengan sambutan dari Sufei salah satu koordinator dalam acara baksos. Tak lupa pula relawan menampilkan isyarat tangan “Satu Keluarga” yang bertujuan agar tidak ada celah antara relawan dan peserta, penampilan isyarat tangan ini diikuti oleh seluruh peserta baksos. Untuk melancarkan jalannya acara tersebut, ada sambutan dan doa yang dipimpin langsung oleh ustadz wilayah setempat, selain itu doa juga dipanjatkan untuk saudara kita yang terkena musibah di Palu dan Donggala.


Sebelum baksos dimulai tak lupa mereka berdoa demi kelancaran baksos dan juga untuk saudara di Palu dan Donggala agar diberikan kesehatan dan keselamatan.


Para medis dari GO Optik sedang memeriksa mata anak untuk selanjutnya diberikan kacamata.

Tidak jauh berbeda dengan baksos gigi sebelumnya, baksos kali ini masih melibatkan Ibu PKK dan PAUD. Meskipun matahari di hari itu sangat terik namun seluruh relawan tetap bersemangat menjalankan tugas di pos-posnya yang sudah dibagi sehari sebelum baksos.  Pemeriksaan dimulai pukul 08.00 dengan 4 dokter, dan 7 perawat Adihusada di bagian pemeriksaan darah.

Beberapa saat sebelum dibuka, di meja pendaftaran ibu PKK dan PAUD sudah berjaga untuk menerima peserta baksos yang datang pada kloter pertama. Di meja sebelahnya juga ada perawat dari Akper Adihusada yang memeriksa tensi darah peserta. Koordinasi yang dibuat oleh ibu PKK dan PAUD sangatlah bagus, mereka inisiatif untuk mengatur dan membagi jam kedatangan peserta baksos agar tidak membludak.


Dokter dengan ramah dan sungguh hati sedang memeriksa pasien baksos.


Relawan dari Akper Adihusada tengah memeriksa tekanan darah sebelum dilakukan pemeriksaan.

Tiga hari sebelum pelaksanaan baksos Umum dan Degeneratif, relawan dengan Ibu PPK dan PAUD membagikan kupon baksos sebanyak 550 kupon yang dibagikan di 11 RW kepada warga prasejahtera di wilayah Jagir, Wonokromo. Untuk pembagian, ada 500 kupon bagi pasien umum dan 50 kupon untuk pembagian kacamata. Dalam baksos kali ini ada donatur dari GO Optik yang memberikan donasi berupa 100 kacamata yang akan dibagikan kepada anak-anak, selain membagikan kacamata juga ada periksa mata.

Fada adalah satu pasien dengan keluhan mata merah yang sudah diperiksa mengaku senang. “Mata merah kadang gatal juga, tapi syukur bisa periksa di baksos ini,” kata bocah kelas 4 Sekolah Dasar ini.


Salah satu relawan sedang menuntun pasien menuju ke ruang tunggu apotek untuk mendapatkan obat.


Becky sedang bercengkrama dengan Fada salah satu pasien mata yang mengeluh matanya merah.

Terdata 310 peserta baksos yang datang dan diperiksa dengan berbagai keluhan, dan sebanyak 48 anak-anak yang berhasil diperiksa matanya. Mulyono (68) salah satu peserta baksos dari RW 11, menerangkan keinginanya agar Tzu Chi rutin mengadakan baksos di wilayah ini. “Ini bukan pertama kali, saya pernah mengikuti baksos di Kantor Mangga Dua. Yayasan ini bagus ya, tidak membedakan agama. Kalau bisa dan memungkinkan saya berharap baksos seperti ini rutin diadakan, agar masyarakat di wilayah Jagir tetap sehat,” ujarnya.

Selain pemeriksaan di lokasi baksos, Tzu Chi juga menyediakan layanan homecare untuk peserta yang tidak bisa menjangkau lokasi baksos. Ada sebanyak 4 pasien dengan berbagai keluhan yang dikunjungi oleh dokter, suster dan Akper Adihusada. Selain homecare ada juga survey kasus penerima bantuan, ada beberapa warga yang direkomendasikan oleh ketua Ibu PKK yaitu Musatun Asykur untuk dibantu oleh Tzu Chi.


Relawan sedang menghibur pasien polio yang berada di ruang tunggu pemeriksaan.


Selain menggalang hati, relawan juga menggalang dana untuk masyarakat Palu dan Donggala, tak sedikit pula peserta baksos yang prihatin dan menyumbangkan sedikit rejekinya.


Relawan dari Akper Adihusada sedang menjelaskan resep obat kepada salah satu pasien.

Selain menggalang hati, relawan juga menggalang dana untuk masyarakat Palu dan Donggala. Tak sedikit pula peserta baksos yang prihatin dan menyumbangkan sedikit rejekinya. Baksos hari itu berjalan dengan lancar, semua relawan bekerja dengan baik terutama relawan dari ibu PKK dan PAUD yang saling bekerja sama dengan sepenuh hati.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 264 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Jika menjalani kehidupan dengan penuh welas asih, maka hasil pelatihan diri akan segera berbuah dengan sendirinya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat