Jumat, 14 Agustus 2020
Indonesia | English

Bantuan untuk Korban Banjir di Batam

11 Januari 2006 Jurnalis : Relawan Tzu Chi Batam, Fotografer : Relawan Tzu Chi Batam

 

Pada tanggal 7-8 Januari 2006, hujan terus menerus turun di pulau Batam mengakibatkan longsor di beberapa lokasi. Salah satu daerah bencana yang mengalami kerusakan parah adalah Kampung Atjeh, karena di atas gunung ada tempat penampungan air, takut akan bahaya tempat penampungan air akan jebol, maka air di alirkan keluar yang menyebabkan penduduk yang tinggal di lereng mengalami banjir, lebih dari 1000 orang penduduk tinggal di kampung ini, rumah-rumah mereka terendam air bahkan ada yang hanyut terbawa banjir, penduduk menyelamatkan diri dan mengungsi keluar dari desa mereka, akibat bencana ini tiga anak balita dan satu orang dewasa hanyut terbawa air.

Tgl 11 Jan 2006, insan Tzu Chi Batam mensurvey kondisi bencana dan para

korban yang telah diungsikan ke beberapa tempat penampungan diantaranya kawasan industri Batamindo, aula TEC sekitar 170 KK, Musholla Otorita (kampung Atjeh) sekitar 135 KK dan Dusun Rusun sekitar 44 KK

Tempat pengungsian tersebut sudah terdapat makanan sehari-hari bagi korban banjir.

Dalam kesempatan ini Tzi Chi Batam membantu mereka yang menjadi korban banjir yang sebelumnya beberapa relawan Tzu Chi Batam mensurvei ke lapangan, dan setelah mengadakan rapat Tzu Chi Batam memutuskan untuk membeli barang-barang kebutuhan yang diperlukan para korban, seperti 1 Kg deterjen, handuk 1 pcs, perlengkapan mandi masing-masing 1 pcs, sarung 2 pcs, biskuit 1 bungkus. Barang-barang tersebut dibungkus jadi satu paket dan malam itu juga langsung dibagikan kepada korban bencana banjir di lokasi pengungsian hingga pukul 22.30 Wib.

Artikel dibaca sebanyak : 1374 kali


Berita Terkait


Saya Sudah Bisa Melihat Kembali

14 Agustus 2020

Amanah yang Kini Tersenyum Bahagia

13 Agustus 2020

Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Pademangan Barat

13 Agustus 2020

Mengantarkan Kebahagiaan

11 Agustus 2020

Cinta Kasih Bagi Masyarakat Siak

11 Agustus 2020


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Kehidupan masa lampau seseorang tidak perlu dipermasalahkan, yang terpenting adalah bagaimana ia menjalankan kehidupannya saat ini.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat