Rabu, 18 September 2019
Indonesia | English

Belanja Sambil Beramal dan Melestarikan Lingkungan

30 Juli 2019 Jurnalis : Rina Dewi, Stella (Tzu Chi Batam), Fotografer : Jimmy Limando, Ming Wei, Sofian, Supardi (Tzu Chi Batam)


Tzu Chi Batam kembali mengadakan Bazar Cinta Kasih yang menyajikan makanan-makanan vegetaris.

Di akhir pekan, tanggal 20-21 Juli 2019, untuk pertama kalinya Tzu Chi mengadakan Bazar Cinta Kasih di Aula Jing Si Batam. Bazar kali ini diikuti oleh sebanyak 77 stan dimana sekitar 50 diantaranya menjajakan minuman ataupun masakan vegetarian.

Bazar Cinta Kasih lintas lima kota ini melibatkan sebanyak 355 relawan yang berasal dari Kota Padang, Selatpanjang, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, dan tentu saja Kota Batam. Setiap relawan bersumbangsih tanpa mengenal lelah, tanpa sadar waktu, dan  tanpa pamrih agar dapat menghimpun cinta kasih dari sekitar 10.000 pengunjung.

“Saya lebih suka bazar Tzu Chi, tiap kali bazar saya pasti datang karena makanannya memang benar-benar enak, tidak asal-asalan,” ungkap Yap Chun Mei, salah satu pengunjung yang tidak hanya senang dengan makanan yang disajikan, tetapi juga sangat kagum dengan pelayanan dari relawan Tzu Chi.


Para pengunjung dapat langsung menikmati beragam makanan vegetaris yang disajikan.


Sambil menunggu masakan vegetarian yang diminati, para pengunjung dihibur live-music yang membawakan lagu-lagu Tzu Chi.

Bazar tahun ini selain memanjakan pengunjung dengan beraneka ragam kuliner vegetaris,  serangkaian kegiatan juga dilaksanakan seperti touring pengenalan gedung Aula Jing Si, penampilan isyarat tangan dan live band nyanyian lagu-lagu Tzu Chi. Semua itu dirancang agar masyarakat di dalam ataupun di luar Kota Batam dapat merasakan keindahan Budaya Humanis Tzu Chi.

Keindahan bazar tahun ini juga dapat dilihat dari upaya relawan dalam menerapkan pelestarian lingkungan. Kantong belanja dari barang bekas menggantikan kantong plastik, alat makan yang bisa dicuci menggantikan alat makan sekali pakai, dan air galon pada beberapa titik menggantikan air minum botol. Saat pengunjung ingin membawa pulang makanan dari bazar, relawan juga memastikan kotak ataupun wadah plastik yang digunakan dapat kembali didaur ulang.

“Waktu masuk sini rasanya benar-benar sangat Go Green, tidak dikasih sendok atau garpu plastik. Dalam arti yang bisa dikurangi kita kurangi, jangan merusak lingkungan,“ ujar Yuliana, pengunjung yang sudah tidak asing lagi dengan kegiatan Bazar Tzu Chi.


Para relawan terus mencuci piring, gelas, alat makan bahkan setelah bazar berakhir.


Bazar Cinta Kasih Tzu Chi Batam ini didukung oleh 355 relawan yang berasal dari Kota Padang, Selatpanjang, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, dan Batam.

Walaupun banyak tantangan yang dihadapi relawan untuk mengadakan bazar di Aula Jing Si Batam, seperti lokasi bazar yang kurang dikenal mayoritas warga Batam, terbatasnya lahan parkir, dan cuaca  yang tidak menentu, namun nyatanya masyarakat sangat antusias untuk datang. Kegiatan ini bahkan menjadi suatu momentum untuk memperkenalkan Aula Jing Si Batam kepada 250 orang pengunjung. Ada juga 37 orang donatur yang langsung memberikan cinta kasihnya ke Tzu Chi.

Yasin, koordinator kegiatan ini merasa sangat senang dengan pelaksanaan bazar kali yang berjalan dengan baik dan lancar. “Saya sangat berterima kasih atas dukungan keluarga besar Tzu Chi. Tanpa kesatuan dan kesungguhan hati semua relawan maka bazar berskala besar ini tidak akan bisa berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan kekeluargaan,” kata Yasin.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 569 kali


Berita Terkait


Sayangi Tubuh, Sayangi Lingkungan

10 Mei 2019

Ramainya Bazar Vegetarian di Lippo Plaza Ekalokasari

27 Agustus 2018

Menghimpun Berkah dan Menggalang Hati

06 September 2016


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Tak perlu khawatir bila kita belum memperoleh kemajuan, yang perlu dikhawatirkan adalah bila kita tidak pernah melangkah untuk meraihnya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat