Selasa, 16 Juli 2019
Indonesia | English

Filosofi dalam Memasak

16 Oktober 2015 Jurnalis : Aina (He Qi Utara), Fotografer : Aina (He Qi Utara)

Kelas memasak dibuka setiap hari Selasa setiap minggunya. Pada tanggal 13 Oktober 2015 sebanyak 3 guru mengajarkan varian menu masakan vegetaris.

Salah satu kelas budaya humanis (TCUCEC) di Tzu Chi adalah memasak vegetaris. Seperti kelas-kelas lainnya, kelas memasak yang diadakan setiap hari Selasa mulai pukul 9.30-11.30 WIB di kantin Tzu Chi, Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara ini juga memiliki filosofi yang tidak kalah pentingnya. Dalam memasak kita diajarkan untuk mempersiapkan bahannya terlebih dahulu, melihat setiap proses yang berlangsung, dan mencicipi hasil masakan tersebut. Selain itu peserta juga memperoleh kesempatan untuk praktik sambil diarahkan oleh guru masak.

Kelas memasak pada tanggal 13 Oktober 2015 diikuti sebanyak 8 orang. Berbagai sajian masakan vegetaris diajarkan oleh tiga guru yang turut mendampingi para peserta. Mereka pun terjun langsung praktik memasak, sehingga ilmu yang diperoleh hari itu bisa langsung dipraktikkan di rumah masing-masing.

Sebanyak 8 orang dengan penuh semangat mempelajari masakan vegetaris yang akan diterapkan di rumah masing-masing.


Peserta memperoleh banyak pengalaman baru dalam mengolah bahan vegetarian menjadi masakan yang enak sekaligus menyehatkan. Mereka pun praktik langsung.

Dalam dunia Tzu Chi, setiap kegiatan merupakan tempat pelatihan diri. Proses memasak itu seperti kita sedang bersosialisasi atau berinteraksi dalam sebuah komunitas dan saling melengkapi satu sama lain. Perjalanan setiap manusia tidaklah sama, bertemu dengan watak, kebiasaan, dan gaya yang berbeda. Diperlukan toleransi, kesabaran, ketekunan, kerja keras, dan saling menghargai sebagai bumbu penting yang sangat mempengaruhi hidup kita. Apabila kita dapat melewati semua proses yang ada, tentunya kita akan menemukan kehidupan yang bahagia, berwarna, dan penuh rasa syukur.

Diharapkan setelah mengikuti kelas, peserta dapat memperoleh banyak pengetahuan baru dalam mengolah masakan yang beragam dengan cara pengerjaan yang lebih tepat. Menyajikan masakan dengan pancaran cinta kasih, sehingga menimbulkan kebahagiaan bagi yang menikmatinya. Tentunya agar lebih banyak orang menyukai pola makan vegetarian yang sehat sekaligus membantu melestarikan bumi ini.

Artikel dibaca sebanyak : 2080 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Kebahagiaan berasal dari kegembiraan yang dirasakan oleh hati, bukan dari kenikmatan yang dirasakan oleh jasmani.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat