Sabtu, 20 Juli 2019
Indonesia | English

Gathering Anak Asuh

16 Oktober 2015 Jurnalis : Merlina Chandra (He Qi Pusat), Fotografer : Merlina, Ismeilia (He Qi Pusat)

Salah satu relawan Tzu Chi, Fu Che membimbing anak-anak dalam mengerjakan kreatifitas untuk membuat bangunan yang terbuat dari Koran bekas.

Minggu pertama setiap bulannya, Yayasan Buddha Tzu Chi He Qi Pusat mengadakan kegiatan gathering anak asuh.  Kali ini, 4 Oktober 2015 juga mengadakan acara yang sama, namun ada yang berbeda dengan kegiatan hari ini.  jika biasanya anak-anak datang berkumpul dan mendengarkan Ceramah Master Cheng Yen, relawan memberikan kreatifitas di sela kegiatan. Kreatifitas tersebut adalah membuat bangunan dari koran yang merepresentasikan cita cita mereka.

Noni memandu acara ini berlangsung kurang lebih 2,5 jam diikuti sebanyak 65 siswa dari SD sampai SMA. Acara diadakan di kantor Tzu Chi He Qi Pusat, ITC Mangga Dua. Siswa SD melakukan kegitan mengambar cita-cita mereka, sementara siswa SMP an SMA diminta untuk membangun bangunan tinggi dari koran bekas.

Anak-anak pun dibagi menjadi 11 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 6 sampai 8 orang dengan dibimbing 1 orang mentor. Dalam kelompok tersebut,  peserta diminta untuk membuat bangunan tinggi setinggi cita-cita mereka. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan rasa percaya diri kepada anak-anak, bahwa bangunan tinggi yang mereka bangun dari koran pada awalnya akan rubuh, kemudian akan mereka perkokoh lagi agar semakin kuat dan dapat berdiri tegak. Demikian juga dalam kehidupan sehari-hari, ketika anak-anak diterpa banyak masalah, namun janganlah menjadi suatu halangan untuk menggapai cita-cita yang diimpikan. Mencoba lagi dan lagi, maju terus tanpa patah semangat adalah kuncinya. 

Jonathan, murid SD yang memiliki cita-cita menjadi dokter menceritakan gambar rumah sakit dan tongkat penyangga untuk pasien yang sulit berjalan.


Sebanyak 65 anak mengikuti kegiatan gathering anak asuh pada tanggal 4 Oktober 2015 bersama-sama membuat bangunan setinggi-tingginya. , murid SD yang memiliki cita-cita menjadi dokter menceritakan gambar rumah sakit dan tongkat penyangga untuk pasien yang sulit berjalan.

Artikel dibaca sebanyak : 1337 kali


Berita Terkait


Berbagi Cinta Kasih di Gathering Anak Asuh Awal Tahun 2019

18 Januari 2019

Melindungi Bumi dengan Melestarikan Lingkungan

15 Oktober 2018

Menjadi Remaja yang Siap Menghadapi Tantangan

30 Mei 2017

Melatih Kemandirian Sejak Dini

30 Agustus 2016

Tekad Meraih One Million Dream

28 Juli 2016


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Luangkan sedikit ruang bagi diri sendiri dan orang lain, jangan selalu bersikukuh pada pendapat diri sendiri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat