Senin, 26 Agustus 2019
Indonesia | English

Menyambut Natal Bersama Oma Opa

17 Desember 2018 Jurnalis : Galvan (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Galvan (Tzu Chi Bandung)


Pepeng Kuswati, relawan Tzu Chi Bandung mendampingi dan berinteraksi langsung dengan oma. Relawan sudah menganggap oma dan opa layaknya orang tua sendiri.

Kehadiran relawan Tzu Chi mampu mengobati batin oma dan opa yang rindu akan kasih sayang dari anak-anaknya. Para relawan dengan tulus memperlakukan oma dan opa layaknya orang tua sendiri dan berinteraksi langsung dengan oma dan opa sehingga para penghuni panti merasakan perhatian dan kasih sayang yang diberikan langsung oleh relawan Tzu Chi.

Pada Kamis, 13 Desember 2018, Tzu Chi Bandung mengunjungi panti Wreda Senjarawi di Jl. Jeruk No 7 Bandung. Sebanyak 8 relawan menghibur serta melayani oma dan opa dengan penuh kasih sayang, layaknya orang tua sendiri.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelayanan kepada opa dan oma sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Jenis pelayanan yang diberikan seperti mencukur rambut, membagikan makanan, dan Buletin Tzu Chi.


Relawan Tzu Chi dan para perawat Panti Senjarawi menyiapkan makanan yang akan dibagikan kepada oma dan opa di Panti Wredha Senjarawi.

Persembahan nyanyian isyarat tangan lagu Satu Keluarga dari relawan Tzu Chi Bandung di hadapan opa dan oma penghuni Panti Wreda Senjarawi, Bandung.

Kegiatan semakin meriah ketika relawan Tzu Chi mempersembahkan isyarat tangan lagu berjudul Satu Keluarga dan Sebuah Dunia yang Bersih di hadapan oma dan opa. Tak sedikit pula para penghuni panti mengikuti gerakan isyarat tangan tersebut. Selain itu, oma dan opa juga menyumbangkan beberapa lagu sehingga acara kunjungan kasih ini semakin hangat dan penuh kekeluargaan.

“Pada hari ini karena sudah menjelang Natal dan tahun baru, kami membawa pesan bahwa Master Cheng Yen itu juga mengucapkan selamat Natal dan tahun baru pada oma opa di sini, dan semoga semua oma opa di sini juga bahagia dan selalu diberkati, supaya bisa sehat dan bahagia di hari Natal nanti,” kata Pepeng Kuswati, relawan Tzu Chi.


Para oma membaca Buletin Tzu Chi yang menyuguhkan bacaan mengenai misi kemanusian Tzu Chi untuk Indonesia.

Dengan hati-hati, relawan Tzu Chi menggunting rambut oma, hal ini dilakukan agar tampilan oma terilhat rapi dan segar.

Wujud kasih sayang yang ada dalam diri kita hendaknya bisa diberikan kepada siapa saja. Berbagi kasih dengan menganggap opa dan oma layaknya orang tua sendiri merupakan suatu tindakan yang mulia. Semoga apa yang telah dilakukan oleh relawan Tzu Chi dapat memberikan inspirasi untuk saling mengasihi terhadap sesama.

Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 371 kali


Berita Terkait


Perhatian untuk Kakek dan Nenek di Panti Wreda Senjarawi

04 April 2016

Cinta Kasih untuk Opa dan Oma

24 Juni 2014


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Cemberut dan tersenyum, keduanya adalah ekspresi. Mengapa tidak memilih tersenyum saja?

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat