Sabtu, 21 September 2019
Indonesia | English

Perjanjian Kerja Sama Tzu Chi Indonesia dan Pemda Kota Palu

05 Februari 2019 Jurnalis : Khusnul Khotimah, Fotografer : Khusnul Khotimah


Wakil Ketua Tzu Chi Indoensia Sugianto Kusuma dan Walikota Palu Hidayat saat menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan rumah bagi warga Palu, Sabtu 2 Februari 2019.

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan Pemerintah Daerah Kota Palu menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan hunian tetap Kompleks Rumah Cinta Kasih Tadulako dan Kawasan Ekonomi Kaombana Kota Palu. Hunian tetap ini dibangun untuk korban bencana gempa, likuifaksi dan tsunami pada 28 September 2018 yang lalu di Kota Palu. 

Penandatanganan perjanjian ini berlangsung di Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk Jakarta, Sabtu 2 Februari 2019. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program restorasi pascabencana yang terjadi di Sulawesi Tengah (Palu dan Donggala) dan Nusa Tenggara Barat (Lombok), hasil kerjasama Tzu Chi Indonesia, Eka Tjipta Foundation (ETF) dan Indofood.

Tujuan Perjanjian Kerja Sama ini adalah untuk penyiapan lahan dan pelaksanaan pembangunan perumahan Hunian tetap yang layak bagi korban bencana alam Kota Palu. Perjanjian kerja sama ini ditandantangani oleh Walikota Palu, Hidayat, Wakil Ketua Tzu Chi Indonesia Sugianto Kusuma, CEO Tzu Chi Internasional, Stephen Huang, dan Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetyawan. 


Penandatangan ini merupakan rangkaian dari program restorasi pascabencana yang terjadi di Sulawesi Tengah (Palu dan Donggala) dan Nusa Tenggara Barat (Lombok), hasil kerjasama Tzu Chi Indonesia, Eka Tjipta Foundation (ETF) dan Indofood.

Hunian tetap di Kompleks Rumah Cinta Kasih Tadulako pada tahap pertama akan dibangun sebanyak 1.000 unit dengan type 36. Kompleks perumahan yang akan dibangun nanti akan dilengkapi fasilitas umum seperti sekolah, masjid, tempat olahraga, taman bermain.  

Wakil Ketua Tzu Chi Indonesia Sugianto Kusuma mengatakan dengan penandtanganan kerja sama ini, pembangunan hunian tetap bisa segera dilaksanakan dalam dua minggu mendatang. Ia berharap dengan pembangunan rumah berserta fasilitas di dalamnya kehidupan warga Palu cepat kembali pulih. “Dapat hidup normal lagi supaya semuanya bersemangat, Palu harus bangkit,” ujarnya.

Sugianto menambahkan, pembangunan rumah ini diupayakan bisa memakai tenaga waga lokal khususnya warga yang akan menghuni rumah tersebut. Supaya warga ada kegiatan dan juga mendapatkan penghasilan.

Sementara Walikota Palu, Hidayat mengaku sangat bersyukur dengan progress rencana pembangunan rumah bagi warganya.

“Prioritas kami bagaimana masyarakat kami itu cepat dapat rumah,” pungkas Hidayat.

Editor: Arimami Suryo A

Artikel dibaca sebanyak : 234 kali


Berita Terkait


Pemantapan Pembangunan 3.000 Rumah untuk Palu

25 Januari 2019

Gempa Palu: Anak-anak pun Tergerak

29 Oktober 2018


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Saat membantu orang lain, yang paling banyak memperoleh keuntungan abadi adalah diri kita sendiri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat