Senin, 25 Mei 2020
Indonesia | English

Rasa Haru Tim Medis Dengan Bantuan Tzu Chi

02 April 2020 Jurnalis : Nuraina Ponidjan (Tzu Chi Medan), Fotografer : Amir Tan (Tzu Chi Medan), Nanda Primadana ( Daai TV Medan)


Relawan Tzu Chi Medan menyerahkan bantuan masker kepada Dokter Happy, Direktur RSU Latersia Binjai.

Kebutuhan Alat Pelindung Diri ( APD) berupa masker masih sangat diperlukan banyak rumah sakit, Puskesmas, maupun klinik kesehatan di Kota Medan dan sekitarnya, untuk itu Tzu Chi Medan kembali membagikan 30.000 buah masker ke tiga rumah sakit di Kota Medan: RS Islam Malahayati, RS Haji, dan  RS Advent. Bantuan lainnya didistribusikan ke rumah sakit di luar Kota Medan, seperti Tebing Tinggi , Pematang Siantar, Binjai dan Lhokseumawe.

Untuk Tebing Tinggi, Pematang Siantar, dan  Binjai, relawan datang mengambil sendiri ke Kantor Tzu Chi Medan untuk menjemput masker yang akan dibagikan ke daerah masing-masing, sedangkan untuk Kota Lhokseumawe, masker sudah dikirimkan sejak hari sabtu, 28 Maret 2020.

 

Penyerahan bantuan masker medis di RSUD Djoelham, Kota Binjai, Sumatera Utara.


Relawan Tzu Chi Medan memberikan bantuan masker ke Rumah Sakit Islam Malahayati, Medan, Sumatera Utara.

Senin, 30 Maret 2020, walaupun gerimis di pagi hari, namun relawan Tzu Chi tetap semangat untuk membagikan masker, yang dimulai dari rumah sakit Haji. Setibanya di RS Haji, suasana agak ketat di pintu masuk, namun mendengar bahwa para relawan adalah relawan Yayasan Buddha Tzu Chi yang akan memberi bantuan masker, staf rumah sakit terlihat begitu gembira. Di Rumah Sakit Haji ini para staf menjalankan social distancing yang ketat. Karena itu bantuan masker tersebut langsung ditaruh di meja yang telah disediakan. Pihak rumah sakit meminta maaf dengan cara penerimaan yang demikian karena ini juga untuk kebaikan para relawan sendiri.

Selanjutnya pembagian masker dilanjutkan di RS Islam Malahayati yang diterima staf marketing rumah sakit Lindayanti. “Untuk saat ini kita memang sangat membutuhkan APD untuk para dokter di poliklinik, di IGD, dan juga petugas-petugas medis kita, karena kita tidak tahu pasien yang datang kemari itu apakah mereka terinfeksi virus Covid-19 atau tidak, jadi kita harus melengkapi alat-alat APD seperti masker ini untuk para medis kita,” kata Lindayanti, “Kami dari manajemen rumah sakit mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada Yayasan Buddha Tzu Chi, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami.”

 

Dokter Rudy Sitepu (paling kiri), Direktur RS Advent Medan mengatakan bantuan dan perhatian dari relawan Tzu Chi ini menjadi penyemangat mereka dalam melayani masyarakat dalam menangani wabah virus Corona.


Penyerahan masker di Rumah Sakit Haji Medan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Advent dr. Rudy Sitepu. Sejak Indonesia dinyatakan sebagai siaga darurat untuk kasus covid-19 ini, RS Adven memang mengalami lonjakan pasien dalam jumlah besar. “Karena (mungkin) masyarakat merasa panik apakah mereka terkena covid-19 atau tidak, karena itu kami menyiapkan begitu banyak tim yang akan menscreening masyarakat yang datang berobat ke rumah sakit ini,” kata Dokter Rudy.

Banyak pasien, tentu tim medis pun semakin banyak yang bertugas. “Kami juga harus menjaga semua tim medis dan staf di rumah sakit ini jangan sampai tertular virus Covid-19. Karena itu kami membutuhkan begitu banyak alat perlindungan diri. Kami sangat berterima kasih sekali kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah memberikan perhatian kepada RS Advent. Kami begitu terharu mendapatkan perhatian dari Tzu Chi. Perhatian ini memberikan dorongan moral kepada kami, sehingga kami bisa menjadi tim yang siap untuk melayani masyarakat di dalam melawan penyebaran virus ini,” kata Dokter Rudy.

 

Dr. Inayanti Khairiyah Ginting ,Kepala Divisi Pelayanan Kesehatan di RSU Bangkatan Binjai( ketiga dari kiri) merinding dan terharu melihat datangnya bantuan masker dari Tzu Chi.

Pembagian masker di kota Binjai juga dilakukan pada hari yang sama, dan sebanyak 4.000 buah masker dibagikan untuk tiga rumah sakit di kota Binjai: RSU Bangkatan, RSUD Djoelham, dan RSU Latersia.

Dr. Inayanti Khairiyah Ginting, Kepala Divisi Pelayanan Kesehatan di RSU Bangkatan mengatakan, “Saya sampai merinding dan terharu melihat datangnya bantuan masker  dari Yayasan Buddha Tzu Chi karena persediaan masker kami sudah menipis, hanya tinggal 2 atau 3 kotak saja dan sebagai alat pelindung diri lainnya kami hanya memakai jas hujan.”

Kenapa Relawan Tzu Chi masih membagi masker?


Sukur, relawan Tzu Chi Medan yang menjadi koordinator pembagian masker (tahap 2) untuk rumah sakit di wilayah Kota Medan

Memang saat ini kita semua dianjurkan untuk berdiam diri di rumah, tetapi mempertimbangkan pentingnya masker dalam melindungi para tim medis terhadap virus Covid-19, dan persediaan masker di rumah sakit sangat langka maka Tzu Chi memutuskan untuk membagikan masker ke rumah sakit, dengan ketentuan membatasi jumlah relawan yang bergerak. “ Kalau saya sendiri sebagai relawan, kita selalu siap menjalankan tugas apalagi dalam situasi seperti sekarang ini. Kita semuanya harus saling mendukung melawan wabah virus corona, covid-19,” kata Sukur, relawan Tzu Chi yang menjadi koordinator pembagian masker ini.

Dalam menekan terjadinya pandemi atau penyebaran virus secara global maka relawan harus bergerak cepat dalam mendistribusikan alat pelindung diri seperti masker karena masker sangat penting dan sangat dibutuhkan para tim medis yang merupakan garda terdepan melawan Virus Corona (Covid-19).

Editor: Hadi Pranoto

Penyerahan bantuan masker medis di RSUD Djoelham, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Artikel dibaca sebanyak : 599 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Ada tiga "tiada" di dunia ini, tiada orang yang tidak saya cintai, tiada orang yang tidak saya percayai, tiada orang yang tidak saya maafkan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat