Sabtu, 21 September 2019
Indonesia | English

Bijak Kelola Sampah

Dalam kehidupan modern, sampah merupakan permasalahan yang belum berujung pada penyelesaian. Setiap hari di setiap rumah tangga selalu menghasilkan sampah, hal inilah yang menyebabkan sampah semakin lama semakin menggunung dan mendatangkan masalah. Jika persoalan sampah tidak segera diselesaikan. Permasalahan sampah bukan hanya berdampak pada persoalan lingkungan, tetapi juga telah menimbulkan kerawanan sosial dan bencana kemanusiaan. Jika dilihat jenisnya sampah dibagi menjadi beberapa kategoro, yaitu:

1. Sampah organik / Sampah Basah:  sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang bisa terurai secara alamiah/ biologis. Misalnya adalah sisa makanan, potongan sayur-sayuran, daun-daunan, buah-buahan, nasi, bekas ikan, daging dan lain-lain.
2. Sampah anorganik / Sampah kering: sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang agak sulit terurai secara biologis sehingga penghancurannya membutuhkan penanganan lebih lanjut. Misalnya adalah plastik, botol-botol kaca, kardus, pembungkus/kemasan plastik atau kertan, karung bekas, Styrofoam dll.
3. Sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun): sampah yang terdiri dari bahan-bahan berbahaya dan beracun. Misalnya adalah bekas bahan kimia beracun, batterey, bekas kemasan air accu, jarum suntik, bekas pembalut.
4. Kompos:  sampah organik/ basah yang telah teruraikan secara biologis, yaitu melalui pembusukan dengan bakteri yang ada di tanah atau sengaja dibuat dengan micro organisme, dan kerap digunakan sebagai pupuk tanaman.

Sekarang ini salah satu cara untuk mengurangi sampah adalah dengan melakukan daur ulang. Namun daur ulang sendiri tidaklah mudah, karena kadang dibutuhkan teknologi dan penanganan khusus. Akan tetapi cara-cara berikut ini merupakan langkah yang mudah untuk proses daur ulang:

  1. Sampah-sampah kering dapat dipilah-pilah berdasarkan jenisnya:  kertas, plastik, logam, dan beling. Kemudian sebelum dibawa ke Depo Pelestarian Lingkkungan sampah daur ulang yang berbahan plastik atau beling sebaiknya dicuci terlebih dahulu. Ini dimaksudkan agar saat ditiba di depo sampah daur ulang itu bisa langsung diolah.
  2. Sampah-sampah B3 dikumpulkan dalam tas plastik dan ditulis Kode B3. Petugas kebersihan yang mengambil untuk dikirim ke TPA akan mengerti maksudnya.
  3. Sampah-sampah kertas pun dipsahkan berdasarkan tipenya, seperti majalah, Koran, kertas daur ulang, karton, dan kertas-kertas HVS.

Artikel dibaca sebanyak : 3412 kali
Cemberut dan tersenyum, keduanya adalah ekspresi. Mengapa tidak memilih tersenyum saja?

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat