Jumat, 22 November 2019
Indonesia | English

Sanubari Teduh: Memberi Kebahagiaan Bagi Semua Makhluk dengan Kekuatan Cinta Kasih

Jika sungguh-sungguh melatih diri, setiap saat adalah waktu untuk melatih diri. Jika kita memahami tujuan melatih  diri, tiada waktu yang berlalu tanpa melatih batin. Selama kita mengerti arah dan tujuan kita, sesungguhnya setiap hari kita sedang berlatih  dengan metode Pertobatan Air Samadhi Welas Asih.

Pikiran bagaikan sebutir benih. Jika kita menanam benih yang baik, kelak ia akan bertunas, tumbuh besar, berbunga dan berbuah. Benih apa yang ditanam, buah itulah yang akan dituai. Kini kita menanam benih yang baik, tetapi di masa lalu, mungkin kita pernah menanam benih yang buruk karena belum memahami kebenaran. Kita menanam benih yang baik maupun buruk ini di dalam pikiran kita. Kini, kita harus bekerja keras untuk menanam benih yang baik.

doc tzu chi

Benih yang ditanam pada kehidupan lampau tak dapat diubah dan tak perlu dilekati. Setiap saat dalam hidup saat ini adalah kesempatan baik. Janganlah disia-siakan. Kini kita mengetahui cara melatih batin kita. Selain menanam benih yang baik. Kita pun harus mengikis benih yang buruk. Untuk itu, kita harus selalu menjaga pikiran, senantiasa berpikiran baik, dan terus bersumbangsih.

Jadi, bersumbangsih adalah praktik ke luar. Menjaga pikiran baik adalah latihan ke dalam. Jika tabiat buruk kita dari kehidupan lampau masih terbawa, kini, hendaknya kita mulai lebih memahami cara untuk melenyapkan tabiat buruk ini. Menyerap Dharma ke dalam hati, mempraktekkan sutra secara nyata, dipenuhi kebahagiaan Dharma, dan diliputi kedamaian. 

Buddha mengajarkan 84.000 metode terampil untuk membimbing semua makhluk secara bertahap agar dapat tersadar, memahami kebenaran, dan mengubah tabiat buruk. Bagaikan air yang membersihkan kotoran, ajaran ini menyucikan batin kita. Saudara sekalian kita harus bersungguh-bersungguh. Jangan lengah dalam sumbangsih ke arah luar dan melatih ke arah dalam. Semoga semuanya lebih bersungguh sungguh hati.

GATHA PELIMPAHAN JASA
Semoga mengikis habis Tiga Rintangan
Semoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran
Semoga seluruh rintangan lenyap adanya
Dari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisatwa

Artikel dibaca sebanyak : 848 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Sikap mulia yang paling sulit ditemukan pada seseorang adalah kesediaan memikul semua tanggung jawab dengan kekuatan yang ada.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat