Sabtu, 10 April 2021
Indonesia | English

Sanubari Teduh - Menyadari Berkah Setelah Melihat Penderitaan (413)

Saudara se-Dharma sekalian, menasihati orang untuk sesaat, bergantung pada ucapan; menasihati orang berabad-abad bergantung pada buku. Apakah itu ucapan baik atau buku yang baik, semua mengajarkan untuk berbuat baik dan memperbaiki diri. Untuk itulah kita harus belajar dan mendengarkan Dharma. Ini sangat penting, karena kita makhluk awam terpengaruh oleh kondisi luar. Pikiran kita sering tenggelam dalam nafsu keinginan.  Begitu  keinginan bangkit, kita menjadi tamak akan harta, kecantikan, reputasi dan lain-lain. Selain itu ada ketamakan, kebencian, kebodohan, kesombongan, keraguan.

Inilah kegelapan batin semua makhluk. Karena itu dibutuhkan petunjuk jalan agar mengetahui mana yang salah, mana yang harus dilakukan. Diperlukan orang  yang membimbing dengan tindakan nyata dan ucapan. Saat ada jalinan jodoh pada suatu waktu, kita dapat memberi bimbingan praktik dan ucapan.

Namun yang terpenting adalah selamanya Dharma harus diwariskan. Ajaran yang Buddha  babarkan lebih dari 2.000 tahun lalu dapat diteruskan hingga saat ini berkat kanonisasi ajaran yang akhirnya dibukukan. Jadi ajaran ini dapat diteruskan spanjang masa. Orang-orang dapat belajar dari kata-kata dan kitab ini. Ajaran ini terus di wariskan.


Saudara sekalian, dalam keseharian, kita harus menjalin jodoh baik dengan orang-orang. Dalam segala aktivitas, kita harus berkontribusi  dengan sepenuh hati. Dengan demikian, kita akan dapat membimbing orang lain untuk berdana atau bermurah hati, tentu dimulai dari mengenal rasa puas. Orang dengan sepuluh kejahatan, kita bimbing ke arah sepuluh kebajikan. Dengan demikian, jasa kebajikan menjadi tak terhingga,  Jadi, harap semua selalu bersungguh hati.

Demikianlah dikutip  dari video Sanubari Teduh - Menyadari Berkah Setelah Melihat Penderitaan (413).

Penyelaras: Hadi Pranoto

 

GATHA PELIMPAHAN JASA
Semoga mengikis habis Tiga Rintangan
Semoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran
Semoga seluruh rintangan lenyap adanya
Dari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisatwa

Artikel dibaca sebanyak : 1010 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Bekerja untuk hidup sangatlah menderita; hidup untuk bekerja amatlah menyenangkan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat