Selasa, 21 Mei 2019
Indonesia | English

Aula Jing Si Indonesia



Sejak berkiprah pada tahun 1993, insan Tzu Chi selalu terlebih dahulu memberi bantuan kepada orang lain, membangun sekolah dan juga rumah. Setelah segala hal ini dilakukan barulah Tzu Chi membangun “rumah” baginya sendiri. Dalam kurun waktu 19 tahun (1993 – 2012), 4 misi utama dan 8 jejak Dharma dijalankan para relawan Tzu Chi dari belahan barat hingga timur Indonesia.

Berkembangnya jumlah relawan dan kegiatan mendorong didirikannya sebuah pusat kegiatan baru yaitu Aula Jing Si Indonesia (Kompleks Tzu Chi) yang berlokasi di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Berdiri di areal 10 hektar, bangunan utama Aula Jing Si ini terdiri dari 8 lantai, dan menjadi pusat kegiatan Tzu Chi Indonesia, mencakup kantor yayasan, studio DAAI TV, pusat pengembangan empat misi Tzu Chi, serta pusat pendidikan dan bimbingan masyarakat.

Pada tanggal 7 Oktober 2012, Aula Jing Si Indonesia diresmikan penggunaannya oleh Menko Kesra RI Agung Laksono, dan dihadiri oleh para pejabat pemerintahan lainnya, para pemuka agama, dan tokoh masyarakat. Lebih dari 5.000 relawan dan masyarakat umum menjadi saksi momen bersejarah ini, termasuk para relawan dari luar negeri, seperti Amerika Serikat, Filipina, Jepang, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Tiongkok.

Berdirinya Aula Jing Si diharapkan dapat menghadirkan semangat pengabdian diri yang penuh welas asih dari para insan Tzu Chi. Master Cheng Yen berharap Aula Jing Si bisa menjadi tempat “pembabaran Dharma tanpa suara”, serta dapat merekam dan mewariskan jejak cinta kasih Tzu Chi kepada generasi masa depan.

Artikel dibaca sebanyak : 5547 kali
Kita harus bisa bersikap rendah hati, namun jangan sampai meremehkan diri sendiri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat