Peduli Bencana Sumatera: Terus Ada, Menyapa, dan Memberi Asa
Setelah bantuan darurat digulirkan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat), Tzu Chi masih terus memberikan bantuan dan perhatian ibarat tali silaturahmi yang tak pernah putus, hingga saat ini.
Di beberapa lokasi, Tzu Chi kembali membantu warga dengan memberikan kebutuhan dasar seperti sembako, layanan kesehatan, penyediaan air bersih, panel surya untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik, serta pembersihan fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, dan lainnya.
Tentunya Tzu Chi tidak bergerak sendiri, pemerintah dan beberapa organisasi juga ikut berkolaborasi untuk mempercepat pemulihan. Salah satunya melalui rencana pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya hancur atau tidak dapat dihuni kembali. Tzu Chi merencanakan pembangunan 1.000 unit hunian tetap di Aceh, 1.103 unit di Sumatera Utara, serta 500 unit di Sumatera Barat sebagai bagian dari bantuan jangka panjang agar warga dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Bantuan jangka pendek, menengah, hingga panjang ini menjadi wujud komitmen Tzu Chi untuk membantu masyarakat bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.
Ribuan paket bantuan yang dibawa relawan Tzu Chi juga menjadi penyemangat bagi warga terdampak banjir untuk bangkit dari keterpurukan. Ketika kehidupan perlahan pulih, jejak cinta kasih relawan Tzu Chi akan tetap tertinggal sebagai pengingat bahwa di masa sulit selalu ada harapan.
Ditengah kegiatan pembersihan pascabencana banjir, relawan Tzu Chi terus memberikan dukungan kepada warga dengan membagikan bantuan bahan makanan.
Fotografer : Amir Tan (Tzu Chi Medan)
Kolaborasi relawan Tzu Chi Medan bersama lima relawan Meratus Foundation membawa kehangatan dan harapan baru bagi warga terdampak banjir dan terisolasi di Desa Pantai Tinjau, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang.
Fotografer : Liani (Tzu Chi Medan)
Relawan hadir membawa peralatan kebersihan dan kebutuhan rumah tangga, mendukung warga membersihan lumpur yang menggenangi rumah dan lingkungan sekitar.
Fotografer : Kamin (Tzu Chi Medan)
Tidak hanya memberikan obat, Tim Medis TIMA Medan juga melakukan tindakan operasi kecil di tempat bagi warga yang memiliki luka infeksi akibat terkena benda tajam saat banjir.
Fotografer : Liani (Tzu Chi Medan)
Anak-anak yang juga menjadi korban banjir tak luput dari perhatian Tim Medis TIMA Medan. Satu per satu anak diperiksa kondisinya mulai dari suhu badan, kondisi kulit, tekanan darah, hingga kondisi pernapasan.
Fotografer : Liani (Tzu Chi Medan)
Pendampingan psikologis dilakukan di pengungsian untuk membantu anak-anak mengurangi trauma. Tawa mereka yang kembali terdengar perlahan mencairkan suasana duka.
Fotografer : Liani (Tzu Chi Medan)
Relawan Tzu Chi yang datang dari Medan, Binjai, Tanjung Pura, hingga Banda Aceh, berkumpul di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, membawa misi untuk membersihkan gedung sekolah ini agar bisa segera berfungsi kembali.
Fotografer : Kamin (Tzu Chi Medan)
Bukan hanya bantuan logistik dan makanan saja, relawan Tzu Chi juga menjawab kebutuhan warga akan listrik dengan memberikan bantuan panel surya (PLTS) kepada perwakilan warga Desa Tanjung Gelumpang sebagai sumber penerangan darurat di tengah desa yang masih porak-poranda dan jaringan listrik yang belum pulih.
Fotografer : Gunawan Halim (Tzu Chi Medan)
Didampingi Sekda Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, relawan bersama-sama meninjau lokasi pembangunan 500 unit rumah hunian tetap di Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang. Tzu Chi berupaya mempercepat pembangunan hunian agar warga terdampak banjir dapat memulai kehidupan baru setelah bencana.
Fotografer : Liani (Tzu Chi Medan)
Progres pembangunan 103 unit rumah bagi korban banjir di Tapanuli Utara yang masing-masing rumahnya berdiri di atas tanah 7 x 15 m² dengan luas bangunan 36 m² terletak di Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Di Provinsi Aceh, pembagunan rumah bagi korban banjir juga sudah berjalan.
Fotografer : Dok. Tzu Chi Medan
Previous
Next