"Sekolah Impian"
Jurnalis : Rudi Santoso (He Qi Utara), Fotografer : Rudi Santoso, Stephen Ang (He Qi Utara)| |
| ||
| Memiliki seorang anak yang cerdas dan pintar adalah harapan setiap orang tua. Namun, selain memiliki kecerdasan dan kepintaran ada lagi yang sangat diimpikan oleh setiap orang tua, yaitu anak yang berbakti, bijaksana, penuh cinta kasih, bertata krama, dan berbudi pekerti luhur. Antusiasme Para Orang Tua Hari itu panitia sedianya akan mengadakan dua sesi pengenalan dan pendaftaran, namun melihat pengunjung yang datang sangat banyak maka sesi pagi yang seharusnya hanya satu sesi ditambah menjadi dua sesi. Dari para orang tua yang datang terlihat mereka sangat menaruh harapan pada Tzu Chi School ini, karena pada umumnya mereka telah mengenal Tzu Chi lewat misi-misi sosial dan juga budaya kemanusiaannya. Jadi mereka sangat antusias menyambut pembukaan pendaftaran siswa di Tzu Chi School untuk tahun ajaran 2011/2012.
Keterangan :
Di salah satu ruangan yang terletak di Marketing Office PIK acara berlangsung dengan meriah. Hadirin memenuhi setiap tempat duduk yang disediakan. Pengenalan Tzu Chi School kali ini dimulai oleh Cennie Shijie selaku pembawa acara, lalu pembicara selanjutnya adalah Mansjur Tandiono yang menerangkan lebih lanjut tentang kelebihan Tzu Chi School ini, salah satunya adalah pendidikan budi pekerti. Dengan diberi pelajaran itu maka seorang anak akan tumbuh menjadi anak yang berbakti dan menghormati orang tuanya. “Saat ini orang tua sangat memberi perhatian yang besar terhadap pendidikan anaknya, karena selain ilmu pengetahuan, orang tua juga berharap anaknya akan menjadi menusia yang berbudi dan beraklak yang baik,” kata Mansjur. Memberikan yang Terbaik Nantinya di sekolah ini akan di berikan pelajaran bahasa Inggris 40%, Mandarin 40%, dan bahasa Indonesia 20%. Tzu Chi School juga dilengkapi dengan perpustakaan yang besar dan lengkap, laboratorium, serta fasilitas olahraga. Suasana belajar yang baik dan nyaman bagi siswa-siswi akan menjadi salah satu andalan Tzu Chi School.
Keterangan :
Untuk menyegarkan suasana, anak-anak Sekolah Minggu Tzu Chi membawakan lagu isyarat tangan berjudul “Pohon kecil” dan “Xiao-Xiao Ping”. Dua isyarat tangan ini mendapat sambutan yang sangat meriah dari para hadirin. Perbedaan antara Sekolah Tzu Chi dengan sekolah yang lain adalah adanya pendidikan budaya humanis yang diajarkan di Sekolah Tzu Chi. Dengan adanya pelajaran budaya humanis maka siswa-siswi akan menjadi seorang anak yang selain cakap dalam bidang pengetahuan, mereka juga akan memiliki rasa bakti kepada orang tua dan menghargai antar sesamanya. Lebih lanjut Antony, salah satu staf Tzu Chi School menjelaskan tentang fisik Sekolah Tzu Chi. Setiap kelas nantinya akan ada kamar kecilnya sehingga anak-anak yang akan beraktivitas di kamar kecil tidak akan mengganggu kelas dan siswa yang lainnya. Perpustakaan yang ada nantinya juga luas dan nyaman. “Intinya sekolah ini dirancang untuk tidak hanya mendidik siswa-siswi dengan ilmu pengetahuan saja, namun lebih dari itu,” kata Antony. | |||
Artikel Terkait
Kamp Anak Asuh Beasiswa Karir (bagian 1)
04 Maret 2014 Pada tanggal 1-2 Maret 2014, Tzu Chi mengadakan kamp bagi anak asuh yang tergabung dalam program beasiswa karier. kamp ini diadakan agar anak-anak dapat lebih mengenal apa itu Tzu Chi.
Mari Mengenal Budaya Oriental
22 Mei 2013 Dengan diselenggarakan Perlombaan Chinese-Bridge & Festival Budaya Oriental ini, diharapkan masyarakat dapat mengenal lebih baik akan budaya Oriental, serta menjaga kelestariannya dan mendorong perkembangan mutu pendidikan.
Investasi Sejati: Gaya Hidup Sehat untuk Masa Depan
28 Agustus 2025TIMA Sumut menggelar Jingsi Talk bersama dr. Rusly Harsono untuk membahas lifestyle medicine yang menekankan enam pilar gaya hidup sehat. Bertempat di Kantor Tzu Chi Medan, acara ini dihadiri sekitar 100 peserta.








Sitemap