Baksos Pengobatan ke-30

Jurnalis : Ari Trismanan (DAAI Tv), Fotografer : Widodo (DAAI Tv)
 
foto

Bagi pasien peserta Bakti Sosial Pengobatan Tzu Chi yang seluruhnya kalangan tak mampu, mendapatkan pengobatan gratis adalah suatu berkah yang patut disyukuri. Tidak sedikit diantara mereka yang karena keterbatasan ekonomi, tak dapat mengobati penyakitnya. Namun dengan uluran cinta kasih Tzu Chi, mereka kini mendapatkan harapan besar untuk sembuh.

Meski harus antri, Rohman salah seorang pasien bibir sumbing tampak sabar menunggu giliran. Rohman yang mengidap bibir sumbing sejak lahir ini, telah lama memimpikan dapat menjalani operasi. Namun karena Ibunya yang janda hanyalah bekerja sebagai tukang cuci, bocah 10 tahun ini tak banyak berharap sang ibu dapat membiayai operasi bibirnya.

Harapannya lahir ketika bibinya mendapatkan informasi tentang Bakti Sosial Pengobatan yang diadakan Tzu Chi. Awalnya Jamilah sang bibi sempat tak percaya ada yayasan social yang mau memberikan pengobatan gratis untuk masyarakat miskin.

Rohman, bocah asal Kedaung, Tangerang ini tak kalah bahagianya. Rohman yakin setelah operasi ini tak akan ada lagi teman-teman yang mengejeknya. Cita-citanya hanya satu, setelah kondisinya baik ia ingin belajar mengaji dengan benar.

Bagi Tzu Chi pelaksanaan Bakti Sosial Pengobatan memang tidak semata-mata memberikan jaminan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan, namun yang tak kalah penting adalah membangun rasa percaya diri dan masa depan yang lebih baik.

 

Artikel Terkait

Saling Belajar dan Berbagi

Saling Belajar dan Berbagi

14 Agustus 2015
Di hari keenam kunjungannya (12/08/15), sebanyak 19 Tzu Ching yang didampingi relawan pendamping bertolak menuju Pondok Pesantren Nurul Iman yang terletak di Parung, Bogor. Dalam kunjungannya kali ini, mereka ingin mengenal dan merasakan kondisi lingkungan kehidupan pondok pesantren.
Cita-cita Aris

Cita-cita Aris

25 November 2011
Aris sendiri bercita-cita ingin menjadi seorang pemain sepakbola. Cita-cita yang hampir dimiliki oleh mayoritas anak-anak di lingkungan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Bantargebang Bekasi ini. “Enak aja (jadi pemain bola), “ jawab Aris tatkala ditanya mengapa bercita-cita ingin menjadi pemain bola.
Paket Sembako Tzu Chi Jangkau Warga Kurang Mampu di Bekasi

Paket Sembako Tzu Chi Jangkau Warga Kurang Mampu di Bekasi

19 April 2020
Pagi itu Rahmat Effendi, Walikota Bekasi berjalan tergopoh-gopoh. Ia mendapati rombongan relawan Tzu Chi Indonesia bersama Kepala Sekretariat Presiden RI Heru Budi Hartono sudah tiba di Stadion Patriot Candrabaga. Rombongan ini membawa 700 paket paket sembako bagi warga Bekasi. 
Orang yang memahami cinta kasih dan rasa syukur akan memiliki hubungan terbaik dengan sesamanya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -