Baksos Pengobatan ke-30

Jurnalis : Ari Trismanan (DAAI Tv), Fotografer : Widodo (DAAI Tv)
 
foto

Bagi pasien peserta Bakti Sosial Pengobatan Tzu Chi yang seluruhnya kalangan tak mampu, mendapatkan pengobatan gratis adalah suatu berkah yang patut disyukuri. Tidak sedikit diantara mereka yang karena keterbatasan ekonomi, tak dapat mengobati penyakitnya. Namun dengan uluran cinta kasih Tzu Chi, mereka kini mendapatkan harapan besar untuk sembuh.

Meski harus antri, Rohman salah seorang pasien bibir sumbing tampak sabar menunggu giliran. Rohman yang mengidap bibir sumbing sejak lahir ini, telah lama memimpikan dapat menjalani operasi. Namun karena Ibunya yang janda hanyalah bekerja sebagai tukang cuci, bocah 10 tahun ini tak banyak berharap sang ibu dapat membiayai operasi bibirnya.

Harapannya lahir ketika bibinya mendapatkan informasi tentang Bakti Sosial Pengobatan yang diadakan Tzu Chi. Awalnya Jamilah sang bibi sempat tak percaya ada yayasan social yang mau memberikan pengobatan gratis untuk masyarakat miskin.

Rohman, bocah asal Kedaung, Tangerang ini tak kalah bahagianya. Rohman yakin setelah operasi ini tak akan ada lagi teman-teman yang mengejeknya. Cita-citanya hanya satu, setelah kondisinya baik ia ingin belajar mengaji dengan benar.

Bagi Tzu Chi pelaksanaan Bakti Sosial Pengobatan memang tidak semata-mata memberikan jaminan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan, namun yang tak kalah penting adalah membangun rasa percaya diri dan masa depan yang lebih baik.

 

Artikel Terkait

Tzu Chi Salurkan Bantuan Banjir untuk 6 Kecamatan di Kab. Pati Jawa Tengah

Tzu Chi Salurkan Bantuan Banjir untuk 6 Kecamatan di Kab. Pati Jawa Tengah

19 Januari 2023

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bersama Pemkab Pati menyalurkan bantuan berupa 5.500 paket sembako dan beras 10 Kg untuk enam Kecamatan di Kab. Pati Jawa Tengah yang sudah lebih dari dua pekan terendam banjir.

Menghapus Kekhawatiran Melalui Bedah Rumah

Menghapus Kekhawatiran Melalui Bedah Rumah

02 Maret 2022

Tzu Chi Pekanbaru memberikan bantuan bedah rumah bagi Ade Putra (38) dan kakaknya Sri Astuti (43). Pembangunan rumah tersebut dilakukan sejak awal Desember 2021 dan selesai pada akhir Januari 2022.

Sekolah Tzu Chi Tak Bedakan Suku, Agama

Sekolah Tzu Chi Tak Bedakan Suku, Agama

11 Juli 2011
Kelas budaya humanis menjadi ciri khas Tzu Chi School, menanamkan sikap bersyukur dan menghormati, dan welas asih. Sekolah Tzu Chi menerapkan cara berpikir dan praktik langsung dalam pengajaran kata perenungan dan menerapkan nilai-nilai sopan santun dan budi pekerti luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Keteguhan hati dan keuletan bagaikan tetesan air yang menembus batu karang. Kesulitan dan rintangan sebesar apapun bisa ditembus.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -