Baksos Pengobatan ke-30
Jurnalis : Ari Trismanan (DAAI Tv), Fotografer : Widodo (DAAI Tv) | Bagi pasien peserta Bakti Sosial Pengobatan Tzu Chi yang seluruhnya kalangan tak mampu, mendapatkan pengobatan gratis adalah suatu berkah yang patut disyukuri. Tidak sedikit diantara mereka yang karena keterbatasan ekonomi, tak dapat mengobati penyakitnya. Namun dengan uluran cinta kasih Tzu Chi, mereka kini mendapatkan harapan besar untuk sembuh. |
| Meski harus antri, Rohman salah seorang pasien bibir sumbing tampak sabar menunggu giliran. Rohman yang mengidap bibir sumbing sejak lahir ini, telah lama memimpikan dapat menjalani operasi. Namun karena Ibunya yang janda hanyalah bekerja sebagai tukang cuci, bocah 10 tahun ini tak banyak berharap sang ibu dapat membiayai operasi bibirnya. Harapannya lahir ketika bibinya mendapatkan informasi tentang Bakti Sosial Pengobatan yang diadakan Tzu Chi. Awalnya Jamilah sang bibi sempat tak percaya ada yayasan social yang mau memberikan pengobatan gratis untuk masyarakat miskin. Rohman, bocah asal Kedaung, Tangerang ini tak kalah bahagianya. Rohman yakin setelah operasi ini tak akan ada lagi teman-teman yang mengejeknya. Cita-citanya hanya satu, setelah kondisinya baik ia ingin belajar mengaji dengan benar. Bagi Tzu Chi pelaksanaan Bakti Sosial Pengobatan memang tidak semata-mata memberikan jaminan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan, namun yang tak kalah penting adalah membangun rasa percaya diri dan masa depan yang lebih baik. | |
Artikel Terkait
Banjir Jakarta: Berbagi Kasih Pasca Banjir di Pademangan Barat
01 Februari 2013 Sejak kota Jakarta diguyur hujan beberapa hari, Yayasan Buddha Tzu Chi terus memberikan cinta kasih kepada korban banjir. Seperti melakukan evakuasi, memeriksa kesehatan, membagikan kebutuhan makanan siap saji, membersihkan jalan raya kawasan Pluit, dan membagikan paket sembako.
Praktik Kebaikan dan Belajar Pelestarian Lingkungan di Tzu Chi
11 Juli 2024Tzu Chi Indonesia dikunjungi oleh Tim CSR dari Bank CIMB Niaga untuk dapat belajar tentang praktik kebaikan serta pemahaman tentang pelestarian lingkungan yang diterapkan di Tzu Chi Indonesia.
Kamp Pelatihan Relawan Komite & Calon Komite 2017: Tzu Chi sebagai Ladang Pelatihan Diri
13 Maret 2017Selama dua hari, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mengadakan Kamp Pelatihan Relawan Komite & Calon Komite 2017. Kamp berlangsung di Gedung Aula Jing Si, Tzu Chi Center. Kamp dibuka tanggal 11 Maret 2017 dan dihadiri oleh 580 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.







Sitemap