Belajar Menghargai Budi Orang Tua

Jurnalis : Bryan (He Qi Barat), Fotografer : Veronica (He Qi Barat)

 

 
 

foto Pada tanggal 24 Februari 2013, relawan Tzu Chi bersama murid-murid Sekolah Cinta Kasih Cengkareng melakukan kunjungan ke Panti Werdha Tresna Bhakti, Jakarta Barat.

Pada hari Minggu 24 Februari (24/02) sekelompok relawan Yayasan Buddha Tzu Chi dari tim He Qi Barat bersama para siswa dari Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat berkumpul di Panti Tresna Werdha Budi Mulia 2, Cendrawasih, Jakarta Barat guna memberikan perhatian kepada para opa-oma. Diawali pada pukul 09.00 WIB para relawan mengunjungi kamar para opa-oma untuk memberikan salam dan bercengkrama bersama mereka. Acara dilanjutkan dengan hiburan berupa isyarat tangan dan bernyanyi bersama yang dibawakan oleh para siswa Sekolah Cinta Kasih.

Kunjungan ini merupakan wujud kasih dan perhatian relawan Tzu Chi kepada para penghuni panti yang kesepian dan sebatang kara. Diharapkan dengan adanya penghiburan dari relawan, dapat mengukir seutas senyum pada wajah mereka (opa-oma). Tampak sebagian dari opa-oma merasa sangat berbahagia dan bahkan “joget” pada saat lagu–lagu dibawakan. Seolah mereka tak ingin kalah dengan para relawan yang sangat bersemangat mengibur mereka. Bahkan salah satu opa juga membawakan sebuah lagu untuk ikut meramaikan suasana. Acara diakhiri dengan pembagian bingkisan kepada para opa oma .

Pada kesempatan kali ini, para relawan juga mengunjungi  Panti Sosial Tresna Werdha Usada Mulia 5 Cendrawasih yang merupakan panti tresna werdha yang mengkhususkan diri merawat manula dengan berbagai penyakit seperti TB paru dan sebagainya. Para relawan memberikan perhatian dengan mengunjungi satu per satu kamar serta memberikan bingkisan makanan kepada mereka. Dengan acara ini diharapkan kita senantiasa menghargai orang tua kita, merawat mereka dengan penuh kasih dan perhatian mengingat sungguh besarnya budi orang tua terhadap kita. Dengan kunjungan ini juga membantu kita menyadari kita pun suatu saat akan menjadi tua, oleh karena itu kita harus bersungguh-sungguh menghargai waktu  untuk terus berbuat kebajikan dan bersumbangsih bagi sesama.

  
 
 

Artikel Terkait

Menginspirasi Para Siswa Melalui Lomba Budaya Humanis

Menginspirasi Para Siswa Melalui Lomba Budaya Humanis

05 April 2019

Setelah pada tahun 2018 Lomba Budaya Humanis dilaksanakan untuk pertama kalinya di Xie Li Semitau, pada tahun 2019 perlombaan tersebut kembali dilaksanakan di sekitar wilayah komunitas relawan lainnya, seperti Xie Li Kalimantan Selatan 1 dan Xie Li Kalimantan Selatan 2.

Kisah Difa, Bocah Penderita Ginjal Bocor yang Berangsur Membaik

Kisah Difa, Bocah Penderita Ginjal Bocor yang Berangsur Membaik

16 Juni 2021

Difa, menderita proteinuria atau ginjal bocor. Nani Arianti, Ibu Difa, mengira anaknya gemuk biasa seperti anak-anak lainnya, namun beberapa minggu kemudian gemuknya Difa terasa aneh.

Pemberkahan Akhir Tahun 2024: Merajut Cinta Kasih dan Harmoni

Pemberkahan Akhir Tahun 2024: Merajut Cinta Kasih dan Harmoni

20 Januari 2025

Melalui Pemberkahan Akhir Tahun 2024, Tzu Chi Medan merajut harmoni cinta kasih, menghadirkan seni, kebersamaan, dan kisah nyata yang menyentuh hati. Perayaan penuh makna untuk menginspirasi kebaikan tanpa batas.

Semua manusia berkeinginan untuk "memiliki", padahal "memiliki" adalah sumber dari kerisauan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -