Belajar Menghargai Budi Orang Tua
Jurnalis : Bryan (He Qi Barat), Fotografer : Veronica (He Qi Barat)
| |
| ||
| Kunjungan ini merupakan wujud kasih dan perhatian relawan Tzu Chi kepada para penghuni panti yang kesepian dan sebatang kara. Diharapkan dengan adanya penghiburan dari relawan, dapat mengukir seutas senyum pada wajah mereka (opa-oma). Tampak sebagian dari opa-oma merasa sangat berbahagia dan bahkan “joget” pada saat lagu–lagu dibawakan. Seolah mereka tak ingin kalah dengan para relawan yang sangat bersemangat mengibur mereka. Bahkan salah satu opa juga membawakan sebuah lagu untuk ikut meramaikan suasana. Acara diakhiri dengan pembagian bingkisan kepada para opa oma . Pada kesempatan kali ini, para relawan juga mengunjungi Panti Sosial Tresna Werdha Usada Mulia 5 Cendrawasih yang merupakan panti tresna werdha yang mengkhususkan diri merawat manula dengan berbagai penyakit seperti TB paru dan sebagainya. Para relawan memberikan perhatian dengan mengunjungi satu per satu kamar serta memberikan bingkisan makanan kepada mereka. Dengan acara ini diharapkan kita senantiasa menghargai orang tua kita, merawat mereka dengan penuh kasih dan perhatian mengingat sungguh besarnya budi orang tua terhadap kita. Dengan kunjungan ini juga membantu kita menyadari kita pun suatu saat akan menjadi tua, oleh karena itu kita harus bersungguh-sungguh menghargai waktu untuk terus berbuat kebajikan dan bersumbangsih bagi sesama. | |||
Artikel Terkait
Kebesaran Hati Vera
08 Mei 2012 Bencana yang menimpanya memang pernah menjadikannya lemah, namun dari kelemahan yang dia miliki dia dapat membuktikan bahwa kemandirian dapat dia bentuk untuk melanjutkan kehidupannya, bahkan lebih baik dari sebelumnya.
Suara Kasih : Hikmah dari Gempa di Jepang
15 Maret 2011 Tanggal 11 Maret lalu, Perdana Menteri Jepang juga mengimbau seluruh warganya untuk tetap tenang dalam menghadapi bencana ini. Benar, kita harus tetap tenang. Namun, meski harus tetap tenang dan tidak panik, kita juga harus mawas diri dan tulus.







Sitemap