Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan Al Iman
Jurnalis : Surya Metal (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Cindy Frisca (Tzu Chi Makassar)
Relawan Tzu Chi Leni Darmawang merasakan kebahagiaan karena dapat berbagi (mengajar) kepada anak-anak di Panti Asuhan Al Iman, Makassar.
Relawan Tzu Chi Makassar melakukan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Al Iman yang berada di Jalan Rajawali, Makassar pada Minggu, 4 September 2022. Selain memberi perhatian kepada anak-anak panti (sekitar 25 orang anak), relawan juga membimbing anak-anak dengan melakukan Kegiatan Belajar Bersama.
Setelah renovasi Panti Asuhan Al Iman, relawan Tzu Chi dan Muda-mudi Tzu Chi (Tzu Ching) berkomitmen untuk mendampingi adik-adik panti ini. Pendampingan dilaksanakan setiap 2 kali dalam sebulan yaitu minggu pertama dan minggu ketiga pada hari minggu. Kegiatan kelas mengajar bersama adik-adik Panti Asuhan Al Iman berlangsung dari pukul 09.00 - 12.00 Wita. Tujuan pendampingan ini adalah agar dapat meningkatkan semangat belajar adik-adik di panti sehingga nilai pelajaran menjadi lebih baik, dan ke depannya bisa berprestasi lebih baik.

Keceriaan dan kebahagiaan anak-anak panti menyambut kehadiran relawan Tzu Chi di tengah-tengah mereka.

Pelajaran yang diajarkan salah satunya adalah Matematika dan bahasa Inggris.
Salah satu pelajaran yang diberikan yaitu bahasa Inggris dan matematika. Ada beberapa adik di panti yang belum menguasai cara membaca dan menghitung, khususnya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Setelah itu, akhirnya kami sepakat untuk membagi anak-anak tersebut sesuai tingkatan sekolah dan kemampuan belajar mereka. Relawan mengelompokkan anak-anak menurut jenjang kelasnya di sekolah sehingga memudahkan relawan untuk memberikan materi pembelajaran. Setelah adik-adik ini dikelompokkan menurut jenjang kelasnya di sekolah, selanjutnya para relawan akan dibagi ke masing-masing kelompok untuk menjadi mentor mereka, dan dimulailah pembelajaran tambahan selama dua jam ini.
Relawan Tzu Chi yang menjadi Koordinator Kegiatan Belajar Bersama Anak Panti Asuhan ini, Nuraisyah mengatakan jika kegiatan ini menjadi agenda rutin dari relawan Tzu Chi Makassar dan dilaksanakan setiap dua kali dalam sebulan di hari Minggu. “Kami membantu mereka untuk kembali mengingat pelajaran di sekolah, bahkan kami juga memberikan (materi) pelajaranyang mungkin mereka tidak dapatkan di bangku sekolah,” kata Icha, sapaan akrabnya.

Kakak-kakak dari Tzu Chi dengan gembira dan serius mengajar dan membimbing adik-adik, agar adik-adik bisa lebih pandai dan cerdas.
Selesai kegiatan belajar, relawan Tzu Chi dan Tzu Ching juga mengajarkan adik-adik di Panti Asuhan Al Iman isyarat tangan Satu Keluarga. Relawan juga memberikan penilaian kepada adik-adik dengan cara memberi stiker bintang yang harus mereka kumpulkan di akhir kegiatan. Setelah kegiatan selesai, relawan bersama-sama adik-adik di panti menyantap makan siang bersama. Tak lupa relawan juga mengingatkan kepada adik-adik untuk bertemu kembali pada minggu berikutnya.
Ramlah selaku pengurus Panti Asuhan Al Iman mengungkapkan sangat bangga kepada relawan Tzu Chi karena dapat mengajar dan membimbing anak-anak asuhnya sehingga mereka mendapatkan tambahan pengetahuan dan juga kebahagiaan. “Sangat bangga kepada relawan Tzu Chi, (dari kegiatan ini) sudah ada kemajuan dari anak-anak dalam belajar. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah datang membantu kami sebagai pengurus dalam mendidik anak-anak ini,” ungkap Ramlah.
“Memberi pehatian pada orang lain sama dengan memberi perhatian pada diri sendiri. Membantu orang lain juga membantu diri sendiri.” (Master Cheng Yen)
Editor: Hadi Pranoto
Artikel Terkait
Ketegaran Lena Menjadi Tulang Punggung Keluarga
13 Mei 2022Semangat hidup Lenawati (45) selalu bertambah tiap kali para relawan Tzu Chi dari komunitas Xie Li Bekasi mengunjunginya. Sudah lebih dari dua tahun ini, Tzu Chi membantu biaya pengobatan untuk suaminya, Edy Saputra (45) yang tak berdaya akibat penyakit sirosis hati.
Mengunjungi dan Memberikan Semangat
27 November 2015Tujuan
dari kegiatan ini, disamping
untuk mengetahui perkembangan kondisi pasien
penerima bantuan, juga
mencari tahu apakah mereka masih
membutuhkan bantuan lainnya.
Dan yang terpenting dari kunjungan ini adalah untuk memberi
perhatian, penghiburan
dan motivasi
kepada para dan
keluarganya.
Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Depok: Menghidupkan Kembali Harapan Keluarga Hariyanto
04 Juni 2026Jauh dari kata layak, rumah Nursanah dulu sering bocor dan sebagian dindingnya ditutupi potongan bambu. Secercah harapan hadir berkat bantuan renovasi rumah dari Tzu Chi Indonesia.







Sitemap