Berita Internasional: Makanan Hangat untuk Korban Gempa Sichuan
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Dokumentasi Tzu Chi
| |
| ||
| Sejak terjadinya gempa hingga sekarang, pasokan untuk air dan listrik dihentikan, banyak warga yang sudah tidak makan makanan hangat selama berhari-hari, mereka hanya makan biskuit dan minum air mineral untuk meredakan rasa lapar mereka. Salah seorang warga menyatakan bahwa untuk sementara ada yang menyumbangkan mie instan dan air minum, ini merupakan hal yang paling mereka syukuri.
Keterangan :
Saat gempa terjadi, ada orang tua yang tidak sempat melarikan diri, dan terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Ada beberapa warga dan relawan menggambarkan kondisi sekolah di sekitar, “Sekarang sekolah sudah kosong, terus bangunannya juga sudah runtuh, seperti kamar dan ruangan lainnya, memang sudah bisa dipakai lagi.”
| |||
Artikel Terkait
Cinta Kasih untuk Ibu Wida
15 Juni 2017Yayasan Buddha Tzu Chi membagikan paket lebaran kepada warga Rusun Cinta Kasih Tzu Chi Muara Angke, Jakarta Utara. Ibu Wida, salah satu warga rusun menerima paket lebaran berupa 10 kg beras, 2 botol sirup, dan 1 kaleng biskuit.
Membersihkan Rumah Kita Bersama
12 Oktober 2015 Dalam rangka persiapan Kamp Pelatihan Relawan Biru Putih se-Indonesia yang berlangsung pada 9 - 11 Oktober 2015, relawan Tzu chi pun mengadakan kegiatan bersih-bersih Aula Jing Si. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini (3-4 Oktober 2015) melibatkan 150 relawan komunitas Jakarta dari beberapa wilayah (He Qi).Terus Mendukung Percepatan Program Vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung
15 September 2021Tzu Chi Bandung bekerja sama dengan Puskesmas Garuda menggelar vaksinasi Covid-19 bagi warga Dunguscariang, Kecamatan Andir, 11 September 2021. Vaksinasi dengan target 1.650 orang ini digelar di Aula Tzu Chi Bandung.








Sitemap