Berita Internasional: Makanan Hangat untuk Korban Gempa Sichuan
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Dokumentasi Tzu Chi
| |
| ||
| Sejak terjadinya gempa hingga sekarang, pasokan untuk air dan listrik dihentikan, banyak warga yang sudah tidak makan makanan hangat selama berhari-hari, mereka hanya makan biskuit dan minum air mineral untuk meredakan rasa lapar mereka. Salah seorang warga menyatakan bahwa untuk sementara ada yang menyumbangkan mie instan dan air minum, ini merupakan hal yang paling mereka syukuri.
Keterangan :
Saat gempa terjadi, ada orang tua yang tidak sempat melarikan diri, dan terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Ada beberapa warga dan relawan menggambarkan kondisi sekolah di sekitar, “Sekarang sekolah sudah kosong, terus bangunannya juga sudah runtuh, seperti kamar dan ruangan lainnya, memang sudah bisa dipakai lagi.”
| |||
Artikel Terkait
Relawan Hongkong Memerhatikan Para Gelandangan
17 Juni 2014 Di malam hari, jalan-jalan dipadati kios yang menjual manisan ternama, diterangi oleh cahaya lentera, dan deretan mobil diparkir di pinggir jalan. Namun, di balik keramaian ini, Anda dapat melihat orang-orang yang tersembunyi dari pandangan, di taman di sekitarnya; mereka pergi ke sana setiap malam untuk tidur.
Atap Rumah Meriyati yang Tak Lagi Bocor
18 Maret 2020Keadaan atap yang bocor dan ketidakmampuan memperbaiki kebocoran tersebut membuat Meriyati dan Edi Riswal harus menampung air jika hujan datang. Hal ini sudah menjadi bagian dari hidup mereka puluhan tahun lamanya. Kini keduanya bisa lebih tenang karena atap rumah mereka diperbaiki relawan Tzu Chi Medan.
Berbagi Harapan untuk Lansia Dusun Pemintuan
31 Oktober 2025Relawan Xie Li Ketapang 2 dari Unit Kenari Estate (KNRE) melakukan kunjungan kasih untuk 21 orang lansia yang berada di Dusun Pemintuan, Desa Harapan Baru, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.








Sitemap