Berita Internasional: Makanan Hangat untuk Korban Gempa Sichuan
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Dokumentasi Tzu Chi
| |
| ||
| Sejak terjadinya gempa hingga sekarang, pasokan untuk air dan listrik dihentikan, banyak warga yang sudah tidak makan makanan hangat selama berhari-hari, mereka hanya makan biskuit dan minum air mineral untuk meredakan rasa lapar mereka. Salah seorang warga menyatakan bahwa untuk sementara ada yang menyumbangkan mie instan dan air minum, ini merupakan hal yang paling mereka syukuri.
Keterangan :
Saat gempa terjadi, ada orang tua yang tidak sempat melarikan diri, dan terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Ada beberapa warga dan relawan menggambarkan kondisi sekolah di sekitar, “Sekarang sekolah sudah kosong, terus bangunannya juga sudah runtuh, seperti kamar dan ruangan lainnya, memang sudah bisa dipakai lagi.”
| |||
Artikel Terkait
Waisak 2016 : Mewujudkan Keharmonisan dan Ketentraman
23 Mei 2016Pada tanggal 15 Mei 2016, insan Tzu Chi Kantor Penghubung Padang menyelenggarakan peringatan Waisak di Hotel Mercure Padang. Jumlah peserta yang hadir mencapai 300 orang yang terdiri dari 50 relawan Tzu Chi, tokoh-tokoh agama, dan masyarakat umum yang ada di kota Padang.
Sepaham, Sepakat, Sejalan Menanggulangi Covid-19
03 April 2020Sampai tanggal 30 Maret 2020, Tzu Chi Indonesia telah menyalurkan 1.759.000 pcs masker, 3.000 baju isolasi, 7 unit ventilator, 640 liter cairan disinfektan, dan 157 unit disinfektan sprayer, serta bersama Kemenkes RI dan Gugus Tugas Penanganan Corona (Covid-19) RI menyalurkan 646.520 rapid test kit ke-185 rumah sakit dan 17 instansi pemerintahan.








Sitemap