Bersatu Hati Membina Diri
Jurnalis : Christine Desyliana (He Qi Barat), Fotografer : Christine Desyliana (He Qi Barat)
|
| ||
Tentu saja, mereka boleh memilih kegiatan lainnya seperti bersantai di rumah, berpergian ke suatu tempat ataupun melakukan kegiatan lainnya untuk melepaskan kelelahan setelah 5 hari bekerja. Tetapi karena niat bersumbangsih yang selalu ada di hati, maka mereka bersatu hati untuk hadir di briefing mentor untuk menjadi mentor bagi relawan abu putih di pelatihan ke-3 yang diadakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Mereka benar-benar melakukan apa yang dikatakan Master Cheng Yen yaitu, “Bila kita dapat memanfaatkan waktu dengan baik, kita pasti dapat mengendalikan ke arah mana kita akan berusaha.” Briefing mentor ini bertujuan agar semua mentor He Qi Barat ini mempunyai kesatuan hati pada saat bersumbangsih dengan tetap mempertahankan budaya humanis Tzu Chi. Dalam ceramahnya, Master Cheng Yen pernah berkata, “Dalam organisasi Tzu Chi yang terpenting adalah harmonis dan bersatu. Bila hati dapat bersatu, baru ada keharmonisan. Andaikan keharmonisan dalam suatu organisasi tidak cukup besar, tentu tidak akan mampu membentuk suatu aliran kebajikan.”
Keterangan :
Nuansa kekompakan terasa kental di antara para mentor dengan 3 trainer dari He Qi Barat. Mereka bersama-sama me-review kembali, belajar, dan mempraktikkan semua materi dengan santai namun serius. Adapun materi yang diberikan sesuai Budaya Humanis Tzu Chi adalah cara menyanyikan lagu Mars Tzu Chi; memahami dan mengingat 10 sila Tzu Chi; cara penghormatan kepada Master Cheng Yen; cara pradaksina; perkenalan lagu pradaksina 2011; dan tata krama dalam perihal berdiri, duduk, berbaris, berjalan, serta saat makan. Salah satu Kata Perenungan Master Cheng Yen adalah, “Awal dari segala usaha pastilah penuh dengan kesulitan, namun asalkan penuh dengan kesungguhan hati, segalanya akan dapat teratasi dengan baik.” Walaupun materi yang diberikan cukup padat dan ada beberapa relawan yang mengalami kesulitan di awal briefing, akan tetapi tidak terlihat kelelahan, malah perasaan bahagia tercermin di wajah mereka. Mereka sungguh bersatu hati mengikuti briefing mentor ini. Kesatuan hati para mentor He Qi Barat yang mengikuti briefing hari itu telah mewujudkan perkataan Master Cheng Yen, yaitu, ”Adanya keindahan dari masing-masing individu, baru mampu menyempurnakan ketulusan, kebajikan, dan keindahan dari sebuah kesatuan.” Semoga upaya dan kesatuan hati para mentor He Qi Barat ini mampu memberikan inspirasi dan teladan bagi para relawan abu putih nantinya.
| |||
Artikel Terkait
Cinta Kasih Bersemi di Antara Pohon Sawit
01 Februari 2007 Propinsi Riau ternyata tidak hanya memiliki tanah yang subur yang ditandai dengan banyaknya perkebunan kelapa sawit, namun juga memiliki ’lahan’ yang subur untuk ditanami cinta kasih. Tzu Chi pada tanggal 21 Januari 2007 menanaminya dengan cinta kasih di sela-sela perkebunan kelapa sawit.
Menjelang Idulfitri, Beras Cinta Kasih Mengalir untuk Warga Banda Aceh
11 Maret 2026Menjelang Hari Raya Idulfitri, relawan Tzu Chi Banda Aceh membagikan 750 kg beras cinta kasih kepada 100 warga yang membutuhkan dalam bakti sosial di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Banda Aceh.
Gempa Palu: Warga Palu Tak Sendirian
11 Oktober 2018Melalui penggalangan dana untuk yang kesekian kali bagi warga korban gempa dan tsunami Palu, murid serta guru Sekolah Tzu Chi Indonesia ingin menyampaikan bahwa warga Palu tidak sendirian. Hari ini (11/10) giliran murid-murid dari unit secondary mulai dari kelas 7 hingga 12 dan sekitar 70 guru menghimpun dana untuk membantu para korban.








Sitemap