Bersih-bersih Pengisi Liburan
Jurnalis : Sutar Soemithra, Fotografer : Sutar Soemithra Siswa Sekolah Cinta Kasih bersama guru, staf, orangtua siswa, dan relawan Tzu Chi membersihkan setiap sudut sekolah untuk mempersiapkan tempat belajar yang nyaman karena tahun ajaran baru 2009/2010 akan segera dimulai. | Seminggu sebelum tahun ajaran baru 2009/2010 dimulai, Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat ingin menyediakan tempat belajar yang paling nyaman kepada para siswanya. Beberapa sudut sekolah yang telah mulai kotor dan berdebu harus dibersihkan. Tapi perlu banyak orang untuk membersihkan seluruh sudut sekolah yang terdiri dari jenjang KB, TK, SD, SMP, dan SMK tersebut. Belum lagi beberapa ruang penunjang lain semisal laboratorium bahasa Inggris, laboratorium komputer, hingga ruang guru. |
Mumpung para siswa masih libur, tentu akan lebih bermanfaat jika di sela-sela menikmati liburan tersebut, mereka juga menyempatkan diri untuk ikut berpartisipasi mempersiapkan kelasnya agar nyaman untuk tempat belajar. Bersih dan Hijau Ket : - Para siswa meluangkan sedikit waktu liburan mereka untuk sejenak membersihkan ruang kelas tempat Pada Sabtu, sejak pukul 8 pagi, para siswa dan relawan asyik bergelut dengan debu. Masker dan sapu tangan tidak lupa mereka kenakan. Meja-kursi dan perlengkapan kelas dikeluarkan dari ruangan, diletakkan di depan kelas. Debu di lantai disapu dan jendela dilap. Setelah itu, lantai dipel. Sedangkan relawan yang lain membersihkan dan mengelap meja kursi dan perlengkapan kelas lain. Setelah semua bersih, meja kursi dan perlengkapan kelas dikembalikan lagi ke kelas. Ruang kelas kembali seperti semula, tapi bedanya sekarang telah bersih. Namun tidak semua kelas telah selesai dibersihkan, sehingga beberapa perlengkapan sekolah masih tergeletak di halaman kelas. Hari Minggu dilanjutkan kembali. Capek Tapi Senang Ket : - Orangtua siswa tidak mau ketinggalan ikut mempersiapkan tempat belajar yang nyaman bagi putra-putrinya. Wien, seorang karyawan yang diajak oleh temannya yang menjadi relawan mengaku sangat enjoy. “(Kegiatan ini) bagus juga, ada kebersamaan,” kata Wien. Ini juga merupakan pertama kalinya ia ikut dalam kegiatan Tzu Chi. Selama ini ia sering hanya melihatnya dari siaran DAAI TV. Ia menjadi penasaran ingin tahu, dan kebetulan ada temannya yang mengajaknya ikut. “Buat menjaga kebersihan, kan kebersihan salah satu dari iman,” Wien beralasan. | |
Artikel Terkait
Semangat dalam Menimba Ilmu
01 Juli 2015 Banyak berbuat hal baik adalah cara untuk membalas budi orang tua. Dengan demikian, anak-anak dituntun untuk selalu berbuat baik kepada siapa saja dan dimana saja, demikian juga terhadap orang tua. Sikap seperti ini bisa tumbuh jika anak memiliki budi pekerti yang baik. Melihat pentingnya budi pekerti pada anak sejak dini, maka Yayasan Buddha Tzu Chi Tanjung Balai Karimun secara rutin mengadakan kegiatan kelas budi pekerti. Pada bulan ini merupakan kelas yang terakhir tahun ajaran 2014-2015.
Suara Kasih : Menabur Benih Kebajikan
06 November 2010 Meski dalam kehidupan masyarakat terdapat kesenjangan sosial, namun, terlepas dari hal itu, asalkan 4 Unsur Alam dapat berjalan selaras dan bumi dalam kondisi sehat, maka kita dapat melewati setiap hari dengan tenteram. Namun, bila bumi terluka, baik orang kaya maupun miskin akan mengalami penderitaan batin dan fisik yang sama.
Paket Sembako untuk Warga Kamal Muara
30 November 2020Minggu 29 November 2020, Tzu Chi Indonesia menyalurkan bantuan sembako
cinta kasih bagi warga Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Sebanyak 750 paket sembako dibagikan kepada warga yang terdampak ekonominya
akibat pandemi Covid-19 seperti
komunitas nelayan dan lansia. ![]()







Sitemap