Bertambahnya Barisan Panjang Bodhisatwa Tzu Chi Surabaya

Jurnalis : Diyang Yoga W (Tzu Chi Surabaya), Fotografer : Diyang Yoga W, Reza (Tzu Chi Surabaya)

Sebanyak 9 relawan baru dilantik menjadi relawan Apu Putih Tzu Chi dan memperpanjang barisan Bodhisatwa di Tzu Chi Surabaya.

Setelah 2 tahun tidak pernah mengadakan kegiatan pelatihan secara tatap muka, relawan Tzu Chi Surabaya akhirnya mengadakan kegiatan Pelatihan Relawan Abu Putih secara tatap muka pada Minggu, 19 Desember 2021. Kegiatan ini diadakan dengan segala pertimbangan keamanan dan kesepakatan semua pengurus. Susunan acara pun dibuat seringkas mungkin dengan pembicara, para relawan Tzu Chi yang kompeten.

Sekitar 30 relawan mengikuti kegiatan pelatihan tatap muka yang pertama di Tzu Chi Surabaya ini. Dari antusias tersebut, relawan berharap semangat cinta kasih semua relawan tidak pernah surut dan terus berkembang.

Berbagi Inspirasi
Materi yang disuguhkan meliputi: Kisah Tzu Chi, Penerapan Struktur 4 In 1, Budaya Humanis, Misi Amal, dan Perjalanan Relawan Tzu Chi. Menyadari Berkah, Mensyukuri Berkah dan Menciptakan Berkah Kembali merupakan tema yang menarik dalam materi Misi Amal. Isi sharing yang dikemas santai tapi menginsiparsi disampaikan oleh Cucu (relawan Tzu Chi Jakarta) membuat relawan sadar bahwa berbuat baik saja belum cukup, mereka juga harus bisa melatih diri dengan ikut serta turun ke masyarakat.

Sekitar 30 relawan mengikuti kegiatan pelatihan tatap muka yang pertama di Tzu Chi Surabaya ini. Dari antusias tersebut, relawan berharap semangat cinta kasih semua relawan tidak pernah surut dan terus berkembang.

Satu cerita haru dari Cucu adalah ketika tim relawan Jakarta yang berhasil memberikan bantuan pendampingan dan biaya berobat kepada anak tuna runggu. Cucu menjelaskan bahwa berdasarkan SOP sebenarnya jarak tempuh ke rumah penerima bantuan ini tidak masuk dalam jangkauan, tetapi ia dan relawan lainnya merasa simpati dan mempertimbangkan pesan Master Cheng Yen tentang pentingnya memberikan bantuan kepada anak-anak karena anak-anak adalah generasi penerus kasih sayang.

Di akhir pelatihan, ada sebanyak 9 orang relawan rompi yang dilantik menjadi relawan abu putih. Semua relawan sangat senang dengan adanya penambahan panjang barisan Bodhisatwa di Tzu Chi Surabaya.

Relawan berharap pandemi Covid-19 kian membaik sehingga ladang berkah yang sudah menanti bisa segera dikerjakan. Rencananya, pada tahun 2022 nanti, relawan akan mengadakan sosialisasi rutin bagi relawan baru. Upaya-upaya menambah barisan panjang kerelawanan tersebut terus dipikirkan oleh pengurus Tzu Chi Surabaya agar bisa bersumbangsih kepada lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Kamp Pelatihan Relawan Komite & Calon Komite 2017: Tzu Chi sebagai Ladang Pelatihan Diri

Kamp Pelatihan Relawan Komite & Calon Komite 2017: Tzu Chi sebagai Ladang Pelatihan Diri

13 Maret 2017

Selama dua hari, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mengadakan Kamp Pelatihan Relawan Komite & Calon Komite 2017. Kamp berlangsung di Gedung Aula Jing Si, Tzu Chi Center. Kamp dibuka tanggal 11 Maret 2017 dan dihadiri oleh 580 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Melatih Diri Menumbuhkan Kebijaksanaan

Melatih Diri Menumbuhkan Kebijaksanaan

06 Agustus 2018
Selalu menggenggam waktu tanpa menyia-nyiakan sedetik pun serta tekun dan bersemangat dalam menggarap lahan batin menjadi tekad dari 38 relawan Tzu Chi Tebing Tinggi dalam mengikuti kegiatan Pelatihan Relawan Abu Putih.
Meningkatkan Kualitas Pengobatan dan Pelayanan Berbudaya Humanis

Meningkatkan Kualitas Pengobatan dan Pelayanan Berbudaya Humanis

20 Januari 2021

Di rumah sakit banyak pasien yang membutuhkan relawan pemerhati dengan hati yang baik, tulus, dan damai untuk menyemangati sehingga, pasien bisa merasa tenang. “Master Cheng Yen ingin setiap relawan selalu membawa cinta kasih, dan mencurahkan perhatian ke setiap ruangan rawat inap pasien. Selain itu, kita juga harus menunjukkan pada pasien sehingga pasien bisa merasakan kesungguhan dan ketulusan dari relawan pemerhati.” pesan Shen Bi Hua.

Saat membantu orang lain, yang paling banyak memperoleh keuntungan abadi adalah diri kita sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -