Bukan Sekadar Festival
Jurnalis : Djunarto (He Qi Timur), Fotografer : Hadi Pranoto Tampak dari luar acara di The Golf Pantai Indah Kapuk hari Minggu lalu memang merupakan bazar vegetarian. Namun di sini terdapat suatu aliran cinta kasih yang membentuk keharmonisan. | Melayani orang lain lebih membahagiakan daripada dilayani orang lain. Malam itu, tanggal 6 Mei 2009, tepat jam berdetak ke angka 7. Rapat Hu Ai Kelapa Gading dimulai. Semua Ketua Xie Li dan relawan yang bertugas telah hadir untuk mengikuti rapat bulanan ini. Setelah seharian berkutat dengan aktivitas kantor yang cukup melelahkan –memang mayoritas relawan gading adalah pekerja kantor, namun wajah sumringah dari para relawan masih terus terlihat manakala berjumpa dengan sesama relawan yang lain. |
| Salah satu agenda malam itu adalah membahas Vegetarian Food Festival 2009 yang diadakan pada tanggal 14 Juni. Setiap Xie Li (bagian dari komunitas terkecil relawan -red) diharapkan bisa berpartisipasi untuk mensukseskan acara besar ini. Semua relawan menyimak apa yang disampaikan dalam rapat tersebut, yang terkadang diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan sehubungan dengan agenda tersebut. Kerja Keras Berbuah Manis Ket : - Para relawan memberikan pelayanan kepada pengunjung dengan sungguh-sungguh berupa sajian Untuk tahun ini hasil dari semua penjualan kupon akan digunakan untuk membangun Aula Jing Si Indonesia (rumah pelatihan masyarakat dan pusat kegiatan seluruh relawan). Semua relawan saling bahu-membahu berupaya untuk menampilkan yang terbaik kepada para donatur yang hadir dengan membawa kupon yang telah mereka beli sebelumnya. Tentunya ada juga donatur yang tidak sempat hadir pada hari itu, dan tidak menggunakan kupon mereka. Dana Kuadrat ![]() Para relawan menjalin jodoh baik dengan para donatur yang telah memberikan sumbangan pembelian kupon dengan memberikan servis terbaik berupa makanan dan minuman yang disediakan oleh para relawan sendiri. Semua dana yang telah disumbangkan oleh para donatur, kemudian oleh para relawan di “kuadratkan” untuk menciptakan keharmonisan yang hakiki. Tzu Chi sebagai wadah pembentuk ini kemudian mentransformasikan semua hasil ini menjadi tempat pelatihan buat semua relawan, dan semua hasil pelatihan relawan digunakan untuk bersumbangsih bagi seluruh masyarakat. Maka, Sudah tidak ada lagi yang namanya saya, dia dan mereka. Yang ada hanya “kita“ yang menjadi satu adanya - Makhluk yang sangat mulia dari seluruh makhluk di dunia ini. Saya pribadi sangat berbahagia bisa mengikuti kegiatan besar ini. | |
Artikel Terkait
Persiapan Hari Ayah
25 Juli 2011
Menulis dengan Benar, Bajik dan Indah
12 September 2011 Shixiong Hadi juga memberikan tips dalam menulis berita, antara lain dengan mengamati kegiatan atau aktivitas narasumber, tentukan narasumber dan sudut berita, lakukan wawancara, cek/konfirmasi berita ke narasumber lainnya, dan terakhir membuat kerangka tulisan dan menulis berita.
Peningkatan Kerjasama dalam Penanggulangan Bencana
19 Oktober 2022Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penandatanganan MoU kerja sama dalam penanggulangan bencana alam di Indonesia pada 18 Oktober 2022 di Graha BNPB Jakarta.








Sitemap