Cepat Tanggap Ringankan Warga terdampak Banjir

Jurnalis : Noni Syahdini, M. Irvan (Tzu Chi Cabang Sinar Mas) , Fotografer : M. Ridlo Zulhan S (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)

Kondisi banjir yang menggenangi permukiman warga Desa Miau Baru.

Tetesan air dapat membentuk sungai, kumpulan butiran beras bisa memenuhi lumbung, jangan meremehkan hati nurani sendiri, lakukanlah perbuatan baik meskipun kecil.
(Kata Perenungan Master Cheng Yen)

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Muara Wahau, Kalimantan Timur beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah titik pemukiman warga. Salah satunya di Desa Miau Baru yang berada dekat aliran Sungai Pesap. Di Desa Miau Baru, banjir menggenang hingga selulut orang dewasa. Kondisi ini mengakibatkan terbatasnya aktivitas warga.

Kesulitan yang dialami warga Desa Miau Baru menggerakkan relawan Tzu Chi di Xie Li Kalimantan Timur 1 pada Selasa (6/5/25) untuk menyalurkan bantuan bahan pangan. Bantuan berupa 260 kg beras, 100 dus mi instan, dan 80 dus air mineral diserahkan relawan untuk mendukung dapur umum yang disiapkan perangkat Desa Miau Baru.

Banjir mengakibatkan terbatasnya aktivitas warga.

Relawan bergotong royong menurunkan bahan makanan untuk mendukung dapur umum bagi warga Desa Miau Baru yang terdampak banjir.

Bantuan yang disalurkan relawan disambut sukacita Luis Langet, Kepala Desa Miau Baru. Akibat akses jalan yang banyak terendam banjir, Luis Langet dan perangkat desa lainnya berinisiatif membuka dapur umum.

“Untuk kondisi darurat banjir ini kami memang membuat dapur umum karena warga kesulitan beraktivitas. Setidaknya kebutuhan makan warga beberapa hari ke depan bisa terpenuhi meski dengan menu seadanya. Makanya sangat berterima kasih bantuan yang diberikan bapak-bapak semua hari ini. Ini tentu sangat bermanfaat untuk warga kami,” ungkap Luis Langet.

Amai Ampong, salah satu warga desa menyambut hangat bantuan yang diserahkan relawan. “Saya sangat bersyukur atas kepedulian bapak-bapak semua, terima kasih banyak ya. Semoga banjir cepat surut dan perusahaan Sinar Mas semakin jaya,” ujarnya.

Luis Langet, Kepala Desa Miau Baru menerima secara simbolis bantuan yang diserahkan M. Ridlo Zulhan S.

Bisa meringankan beban warga yang terdampak banjir menciptakan pengalaman tersendiri bagi para relawan. Senyuman warga dan ungkapan terima kasih dari mereka memberikan semangat baru. Seperti yang dirasakan Muhammad Lalu yang bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan kemanusiaan ini.

“Semoga kedatangan kami bisa meringankan beban 300 kepala keluarga yang terdampak banjir ini. Semoga mereka sehat selalu dan banjir segera surut, aamiin,”pungkas Muhammad Lalu.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Banjir Sentani: Perhatian Bagi Keluarga Korban Banjir Bandang

Banjir Sentani: Perhatian Bagi Keluarga Korban Banjir Bandang

01 April 2019

Selama dua hari (28 – 29 Maret), relawan Tzu Chi memberikan perhatian kepada 40 keluarga korban meninggal akibat musibah banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua.

Datang Meringankan Beban

Datang Meringankan Beban

26 Februari 2014 Semangat para relawan Tzu Chi pun terus bergelora. Setelah kemarin membagikan paket bantuan di Kecamatan Juwana, pagi ini, 23 Februari 2014, Tzu Chi membagikan bantuan paket pasca banjir kepada 2.000 KK warga di Kecamatan Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah.
Perhatian untuk Para Pengungsi di Sentani

Perhatian untuk Para Pengungsi di Sentani

27 Maret 2019

Di hari ketiga (24/3), relawan Tzu Chi masih terus berkeliling di posko-posko pengungsian untuk melakukan survei dan pemberian bantuan. Di Posko Pokem relawan medis Tzu Chi ikut memberikan pelayanan kesehatan.

Apa yang kita lakukan hari ini adalah sejarah untuk hari esok.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -