Cerita Ketulusan di Gan En Lou
Jurnalis : Christine Desyliana (He Qi Jakarta Barat 1), Fotografer : Bryan, Lianna, Christine Desyliana (He Qi Jakarta Barat 1)
Sebanyak 44 kasur dipasangi seprei lengkap dengan sarung selimut dan sarung bantal oleh para peserta relawan Tzu Chi dan mahasiswa/i Binus Online yang bekerja bersama dalam semangat gotong royong.

Relawan Tzu Chi memberikan pengarahan teknis sekaligus makna filosofis tentang cara memasang, merapikan, melipat, dan menyimpan perlengkapan tidur sebuah wujud keindahan tata krama Tzu Chi setelah sesi pembersihan kamar selesai.

Megawaty Kusniaty, relawan Tzu Chi Abu Putih, dengan penuh ketulusan membersihkan kloset di salah satu kamar di Gan En Lou, demi menghadirkan kenyamanan bagi relawan Tzu Chi se-Indonesia yang akan menginap.
Di sela-sela kegiatan bersih-bersih kamar, relawan menyediakan hidangan sederhana seperti roti, kue, lontong sayur, es kelapa, dan air putih. Bukan hanya untuk mengisi tenaga, tetapi juga menjadi simbol perhatian dan kasih dalam kebersamaan.
Pengalaman ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Seperti yang diungkapkan oleh Dadin, seorang mahasiswa dari Universitas Bina Nusantara. “Kegiatan Tzu Chi ini dapat membentuk diri saya menjadi pribadi yang lebih baik. Tidak hanya keterampilan, tetapi juga sikap hidup yang bisa diterapkan sehari-hari dan dibagikan kepada orang lain,” ujar Dadin, mahasiswa jurusan bisnis manajemen.

Dadin, Dellia, Daniella, Ruth, dan Satria—mahasiswa/i Binus Online yang awalnya belum saling mengenal—tampak akrab dan bahagia saat menikmati hidangan ringan dari relawan Tzu Chi, melepas lelah setelah berkontribusi bersama.

Perlengkapan tidur para relawan tersimpan rapih dalam lemari di setiap kamar. Arahan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mengandung nilai filosofis, seperti bagaimana merapikan, melipat, dan menyimpan perlengkapan tidur dengan penuh kesadaran. Di sinilah letak keindahan tata krama budaya humanis Tzu Chi.

Di Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, hal-hal sederhana seperti melipat kasur atau merapikan bantal bukan lagi sekadar rutinitas. Ketika dilakukan dengan ketulusan, semuanya berubah menjadi indah dan menciptakan harmoni, baik di ruang maupun di dalam hati.
Artikel Terkait
Bersih-Bersih Rumah Kedua
08 Juli 2015
Menyambut HUT Tzu Chi Indonesia Dengan Cara yang Berbeda
19 September 2022Dalam rangka memperingati hari Tzu Chi Indonesia yang jatuh pada bulan September 2022, 380 relawan dari seluruh komunitas di Jakarta dan Tangerang beserta staf badan misi Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan DAAI TV melaksanakan kegiatan bersih-bersih Aula Jing Si.
Membersihkan Aula Jing Si, Menyambut Keluarga Besar Tzu Chi
16 Juni 2023Rumah yang bersih tentu menjadi idaman setiap keluarga. Demikian juga Aula Jing Si di Tzu Chi Center yang merupakan rumah batin insan Tzu Chi. Selama dua hari, insan Tzu Chi bergotong royong membersihkan sisi demi sisi Aula Jing Si untuk menyambut para dokter yang akan menghadiri TIMA Global Forum 2023.







Sitemap