Charles selaku PIC kegiatan pembagian paket sangat senang melihat senyum bahagia warga mengatri dengan sabar untuk mendapatkan paket.
Tzu Chi Makassar menyalurkan 300 sak beras dan kebutuhan pokok kepada warga Kelurahan Pisang Selatan dan Pisang Utara dalam kegiatan bakti sosial pembagian paket cinta kasih idulfitri yang digelar pada Minggu, 15 Maret 2026, di Kantor Kelurahan Pisang Selatan.
Sebelum memulai pembagian paket cinta kasih, para relawan terlebih dahulu melakukan pembagian kupon secara door to door pada Kamis, 13 Maret 2026. Langkah ini dilakukan agar proses pengambilan bantuan dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran. Kegiatan pembagian kupon menjadi bukti sinergi yang baik antara relawan dengan pihak kelurahan, serta para kader masyarakat seperti RT dan RW setempat yang turut mendampingi relawan dalam menjangkau warga penerima bantuan.
"Walaupun data dari kelurahan sudah tersedia, tetapi kami relawan tetap ingin datang sendiri menemui warga melalui door to door untuk melihat kebutuhan apa saja yang diperlukan," tutur Charles. Baginya, mengetuk pintu rumah adalah bentuk penghormatan agar warga tidak perlu merasa sungkan atau lelah mengantre panjang hanya untuk didata. "Rasanya lebih manusiawi kalau kita yang datang menjemput mereka di rumahnya sendiri."
Pembagian kupon secara door to door ke rumah warga sebelum pembagian paket agar tepat sasaran diberikan kepada warga yang membutuhkan.
Dengan penuh semangat dan gotong royong para relawan membantu menyusun ratusan barang dengan rapi di meja.
Sejak pagi hari, para relawan telah bersiap menyambut warga yang datang dengan penuh harapan. Senyum hangat para relawan menyambut setiap penerima bantuan, menciptakan suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.
Sebanyak 40 relawan telah berkumpul di Kantor Kelurahan Pisang Selatan, pagi itu. Dengan penuh semangat, para relawan mendirikan tenda, menyusun ratusan sak beras, dan kebutuhan lainnya.
Lurah Pisang Selatan, Erwin Antariksa juga sangat mengapresiasi kegiatan berbagi menjelang Hari Raya Idulfitri. "Alhamdulilah dengan adanya bantuan ini warga yang ada dibawah garis kemiskinan dapat terbantu menjelang Hari Raya Idul Fitri."
Sebelum pembagian dimulai, relawan Tzu Chi Makassar tak luput memberikan sosialisasi mengenai Yayasan Buddha Tzu Chi kepada para penerima bantuan. Dalam suasana yang tenang dan khidmat, warga mendengarkan setiap penjelasan yang disampaikan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat diajak untuk mengenal lebih dekat semangat kemanusiaan, kepedulian, dan cinta kasih universal yang menjadi dasar setiap kegiatan Tzu Chi.
Nuraisyah memberikan sosialisasi mengenai Yayasan Buddha Tzu Chi kepada para warga, yang memberi dengan cinta kasih universal tanpa membeda-bedakan agama.
Rasdianty mengungkapkan rasa bahagia karena mendapatkan sembako dari Tzu Chi Makassar. "Sangat mulia karena membantu warga yang membutuhkan”.
Nuraisyah, relawan Tzu Chi kemudian turut menyampaikan ajakan kepada warga untuk bergabung dalam kegiatan komunitas dan menjadi relawan. Menurutnya, semakin banyak relawan yang terlibat, semakin luas pula jangkauan bantuan yang dapat diberikan hingga ke daerah yang lebih jauh.
Senyum para penerima bantuan menjadi energi tersendiri bagi para relawan dalam melayani warga yang datang silih berganti. Setiap paket yang diberikan tidak hanya membawa kebutuhan pokok untuk menyambut Lebaran, tetapi juga membawa harapan dan kehangatan bagi keluarga penerima. Salah satu penerima bantuan, Rasdianty mengungkapkan rasa bahagia karena mendapatkan sembako dari Tzu Chi Makassar.
"Sangat mulia karena membantu warga yang tidak dikenal sebelumnya dan warga yang menerima sangat bahagia karena merupakan pembagian sembako terutama beras yang merupakan bahan pokok kehidupan sehari-hari,” ungkap Rasdianty penerima paket cinta kasih Idulfitri.
Senyum para penerima bantuan menjadi energi tersendiri bagi para relawan dalam melayani warga yang datang silih berganti.
Selain Rasdianty, Arni merasa bahagia dan senang dapat menerima bantuan idulfitri serta diharapkan kedepan bantuan ini tetap berlanjut. "Bantuan sembako ini sangat meringankan saya untuk persiapan perayaan Idulfitri nanti. Saya sangat berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan diharapkan kedepannya bantuan ini tetap berlanjut bagi masyarakat prasejahtera," tuturnya.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, relawan tidak hanya menyalurkan beras cinta kasih, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kepedulian bagi warga. Dari pertemuan sederhana itu, terjalin kehangatan yang mengingatkan bahwa berbagi dapat menjadi jembatan untuk saling menguatkan.
Editor: Metta Wulandari