Cinta Kasih Terus Berlanjut Lewat Celengan Bambu

Jurnalis : Calvin (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Mie Li, Calvin, Vincent (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)

Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan penuangan celengan bambu Tzu Chi di Jl. Enam Saudara dan Jl. Taman Puri, Tanjung Balai Karimun. Kegiatan ini diikuti oleh 22 relawan.

Setelah 3 tahun lamanya sejak 2019, relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kembali mengadakan kegiatan pengumpulan celengan bambu di Jl. Enam Saudara dan Jl. Taman Puri, Tanjung Balai Karimun pada Minggu, 26 Juni 2022. Dalam kegiatan ini sebanyak 22 relawan ikut berpartisipasi.

Sejak pagi, para relawan pun sudah mulai berdatangan di Kantor Tzu Chi Tanjung Balai Karimun dengan tujuan mengumpulkan koin cinta kasih yang telah lama terkumpul oleh warga disana. Setelah itu, relawan pun dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menelusuri satu-persatu rumah warga.

Pada kegiatan ini relawan tidak serta-merta memasuki rumah warga, mereka meminta izin terlebih dulu kepada pemilik rumah untuk mendapat persetujuan dalam mengumpulkan koin cinta kasih. Selain itu, relawan juga memperkenalkan kepada warga tentang Misi-Misi Tzu Chi yang berlandaskan cinta kasih universal tanpa membeda-bedakan agama, ras, suku, dan etnis.

Setelah berkumpul, kemudian relawan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menelusuri satu-persatu rumah warga yang memiliki celengan bambu Tzu Chi.

Huang Li Si (50) menuangkan koin cinta kasihnya dari celengan bambu dan toples ke wadah yang disediakan relawan.

Huang Li Si (50), warga Taman Puri sudah memiliki celengan bambu Tzu Chi sejak 7-8 tahun yang lalu untuk ikut membantu sesama. Menurutnya, Tzu Chi adalah sebuah organisasi yang baik karena bisa melihat Tzu Chi terus membantu orang di seluruh penjuru dunia lewat siaran DAAI TV.

“Celengan bambu ini berulang kali sudah saya isi selama 7-8 tahun. Saya sendiri ingin membantu orang yang membutuhkan, lihat dimana butuh bantuan akan saya bantu. Menurut saya, Tzu Chi adalah organisasi yang baik karena di seluruh dunia bisa melihat Tzu Chi terus membantu orang yang membutuhkan,” ungkap Huang Li Si.

Koordinator kegiatan, Siti Aminah sedang mengecek salah satu celengan bambu milik warga.

Siti Aminah, relawan Komite Tzu Chi yang menjadi koordinator kegiatan berharap dana cinta kasih yang telah terkumpulkan pada kegiatan ini bisa disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan.

“Hari ini kita mempunyai kesempatan untuk mengadakan kembali pengumpulan celengan di dua lokasi tersebut. Semoga dana terkumpul bisa kita salurkan kepada orang-orang yang membutuhkan,” ungkap Siti Aminah seusai kegiatan.

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel Terkait

Perhatian dan Kepedulian untuk Asmat

Perhatian dan Kepedulian untuk Asmat

14 Februari 2018
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia merespon Kejadian Luar Biasa (KLB) di Asmat, Papua. Tzu Chi memeberikan bantuan berupa 600 paket cinta kasih kepada warga Asmat yang menderita campak dan gizi buruk. 
Kedewasaan dalam Keimanan

Kedewasaan dalam Keimanan

03 Juli 2014
Kunjungan ke yayasan Buddha Tzu Chi  Center, PIK pada 2 Juli 2014. peserta yang datang berjumlah 20 orangn para ibu. Sambutan hangat dirasakan oleh peserta kunjungan dari relawan. untuk pertama kallinya komunitas Katolik Budi Indah mengunjungi Tzu chi. Banyak hal baru yang didapat dari kunjungan ini salah astunya adalah sosialisasi mengenai SMAT dengan menggunakan celengan bambu.
Bersumbangsih dengan Hal yang Paling Mudah

Bersumbangsih dengan Hal yang Paling Mudah

31 Januari 2019

Bagi yang berpartisipasi dalam program SMAT, mereka menyadari betapa pentingnya memberikan cinta kasih guna menolong sesama. Hal ini karena dalam jangka waktu tertentu, dana yang telah terkumpul akan dibuka secara bersama-sama yang nantinya akan dipergunakan untuk kegiatan sosial Tzu Chi.

Cemberut dan tersenyum, keduanya adalah ekspresi. Mengapa tidak memilih tersenyum saja?
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -