Cinta Kasih Tzu Chi Semakin Meluas

Jurnalis : M. Galvan (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung)
 
 

foto
Relawan Tzu Chi melakukan pengalungan nomor kepada salah satu pasien yang mengikuti baksos pelayanan kesehatan. Kegiatan ini diadakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi kantor perwakilan Bandung yang bekerjasama dengan KODAM III/Siliwangi dalam rangka HUT ke-67 KODAM.

Peduli terhadap nasib masyarakat kurang mampu yang dititikkan pada kesehatan menjadi salah satu agenda rutin Yayasan Buddha Tzu Chi untuk mengurangi penderitaan yang telah dihadapi oleh warga marginal.

 

Pada 5 Mei 2013, Yayasan Buddha Tzu Chi Bandung mengadakan bakti sosial pelayanan kesehatan dan pembagian sembako cinta kasih yang bertempat di gedung BPBU (Balai Pengelolaan Bandar Udara) DISHUB (Dinas Perhubungan), Jl. Raya Cinunuk Km 16,5 Cinunuk, Kab. Bandung. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara Tzu Chi Bandung dengan Kodam III/Siliwangi dalam rangka HUT ke-67.

Terselenggaranya kegiatan ini merupakan wujud kesetiakawanan sosial antara Yayasan Buddha Tzu Chi dengan TNI dalam mensejahterakan masyarakat yang kurang beruntung. Kegiatan bakti sosial ini merupakan alat untuk memperkokoh tali persaudaraan dan kebersamaan Yayasan Buddha Tzu Chi dengan TNI dalam memberikan kontribusinya bagi masyarakat Indonesia.

Kerjasama ini telah membuahkan hasil yang cukup manis karena dalam pelayanan kesehatan ini berhasil menghimpun sebanyak 512 pasien, yang melibatkan 138 relawan Tzu Chi Bandung. Selain itu, Tzu Chi pun mengadakan acara pembagian sembako bagi 1200 kepala keluarga yang kurang mampu di Kec. Ujung Berung, Kec. Cilengkrang, dan Kec. Cileunyi, Kab. Bandung. Pembagian kupon sembako ini telah dilakukan pada minggu sebelumnya pada tanggal 28 April 2013. Sebanyak 41 relawan Tzu Chi terjun langsung untuk membagikan kupon kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

Tujuan utama dari kegiatan bakti sosial ini adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang kurang mampu. Bersamaan itu, dengan adanya bakti sosial merupakan kesempatan untuk mencari pasien kasus (penanganan khusus). Sedangkan dalam pembagian sembako tersebut bertujuan untuk mengurangi beban warga yang masih hidup di garis kemiskinan.

foto  foto

Keterangan :

  • Para relawan Tzu Chi, menghibur para pasein yang mengikuti baksti sosial pelayanan kesehatan. Di gedung BPBU (Balai Pengelolaan Bandar Udara) DISHUB (Dinas Perhubungan). Jl. Raya Cinunuk KM 16,5. Cinunuk, Kab. Bandung. 5 Mei 2013 (kiri).
  • Suasana ruang pelayanan kesehatan pada acara bakti sosial pelayanan kesehatan dan pembagian sembako (kanan).

Menurut ketua Tzu Chi Bandung, Herman Widjaja terpilihnya lokasi Bandung Timur ini dikarenakan banyaknya laporan bahwa warga Bandung Timur khususnya Kec. Cilengkrang dan Kec. Cileunyi membutuhkan perhatian khusus untuk diberikan bantuan berupa sembako juga pelayanan kesehatan.

“Hari ini bakti sosial yang kerjasama dengan Kodam III/Siliwangi dalam rangka HUT Kodam ke-67. Cukup memberikan hasil yang baik bagi warga di dua wilayah ini, yaitu Kec. Cilengkrang dan Kec. Cileunyi. Yang mana bagi Kec. Cileunyi yang baru saja tertimpa bencana banjir beberapa waktu lalu bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan sembako secara gratis,” ujar Herman.

Ia pun menambahkan, “Apa yang kita berikan mudah-mudahan menjadi manfaat bagi masyarakat disini, memang kita udah lama tidak menyentuh wilayah timur ujung ini warganya pun cukup antusias baik yang berobat maupun mengambil sembako,” lengkapnya.

Hal tersebut mendapatkan tanggapan yang positif bagi berbagai pihak salah satunya muncul dari Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Sonny Widjaja. Menurutnya kerjasama ini patut dijaga dan dikembangkan dikemudian hari, agar kegiatan bakti sosial ini bisa terus membantu dan meringankan kesulitan atau penderitaan bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Sebenarnya kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh sebagian masyarakat yang kurang mampu, dengan menurunkan anggaran CSR (Corporate Social Responsibility) dari temen-temen pengusaha kita wujudkan dalam bentuk bakti sosial. Ini yang kita harapkan dan diharapkan oleh masyarakat bisa membantu atau meringankan penderitaan masyarakat.," kata Sonny.

foto  foto

Keterangan :

  • Ketua Tzu Chi Bandung Herman Widjaja, secara simbolis memberikan paket sembako kepada perwakilan warga penerima bantuan (kiri).
  • Salah satu warga penerima bantuan sembako cinta kasih Tzu Chi, yaitu Memed (72). Menurutnya bantuan ini sangat membantu bagi kehidupan sehari-harinya (kanan).

Ikhlas dalam Membantu
Kehangatan kasih para insan Tzu Chi begitu terasa pada kegiatan bakti sosial ini, yang mana para relawan selalu berinteraksi dan mendampingi para pasien dalam melakukan pengobatan. Selain itu, para relawan juga membantu warga yang lanjut usia untuk memanggul bahan bawaan sembako, sedangkan para relawan medis senantiasa mengobati seluruh pasien dengan penuh kesabaran.

Keharmonisan ini selalu ditunjukkan oleh relawan Tzu Chi di setiap kegiatan kemanusian yang sedang berlangsung, hal tersebut bertujuan agar para penerima bantuan dapat merasakan sambutan hangat dari para relawan Tzu Chi dan lebih mengenal lagi tentang Yayasan Buddha Tzu Chi.

Seperti yang dirasakan oleh salah satu penerima bantuan sembako yaitu Memed (72) warga Ujung Berung, Kel. Cigending. Bapak satu anak ini yang berprofesi sebagai penjual anak ayam dan bebek ini hanya berpenghasilan sebesar Rp. 50.000 dalam satu minggu. Ia pun berjualan hanya pada hari Minggu saja di saat pasar kaget sedang berlangsung, karena di hari tersebut banyak anak-anak yang tertarik dengan warna-warni anak ayam maupun bebek yang digelar oleh Memed. Ia menjajakan dagangannya dibilangan Ujung Berung, Pasir Jati. Jarak yang harus ditempuh pun sejauh 1 Km dari tempat kediamannya.

Puji syukur pun Ia panjatkan ketika menerima paket sembako yang diadakan oleh Tzu Chi Bandung, pembagian ini sangat bermanfaat dan membantu bagi kehidupan sehari-harinya. "Kami mengucapkan Alhamdulillah karena ada bantuan dari Yayasan ini (Yayasan Tzu Chi-red) semoga amal yang diberikan kepada para relawan berlimpah. Karena manfaat dari sembako ini selain untuk menghidupi keluarga juga untuk meringankan pengeluaran bapak," ujar Memed.

Paket sembako tersebut akan habis pada waktunya, namun pemberian dengan niat yang tulus dari para relawan Tzu Chi untuk membantu sesama makhluk hidup akan dikenang oleh para penerima bantuan. Semoga dengan adanya bakti sosial pelayanan kesehatan dan pembagian sembako ini menjadi jembatan untuk mengikat tali persaudaraan dengan masyarakat setempat, serta semakin meluas lagi cinta kasih Tzu Chi yang telah diberikan. Disamping itu, para penerima bantuan pun tergugah hatinya untuk dapat membantu sesama yang sedang dilanda kesulitan dalam mengais rezeki atapun hal lainnya.
  
 

Artikel Terkait

Menanti Harapan dan Rasa Percaya Diri

Menanti Harapan dan Rasa Percaya Diri

03 Oktober 2018
Yayasan Buddha Tzu Chi mempunyai 4 misi utama yaitu Misi Amal, Misi Kesehatan, Misi Pendidikan, dan Misi Budaya Humanis. Dalam menjalankan misi kesehatannya, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan screening bakti sosial Kesehatan yang bekerja sama dengan Medic Centre.
Membangkitkan Sebersit Niat

Membangkitkan Sebersit Niat

08 Mei 2013 Kegiatan Chao Shan ini juga merupakan kegiatan untuk menyeimbangkan antara batin dan jasmani para insan Tzu Chi. “Kita ajakin Chao Shan sebenarnya kita pengen ajakin relawan Tzu Chi murid Master untuk yakin dengan apa yang dijalankan dan yakin pada ajaran Master Cheng Yen.
Suara Kasih : Keyakinan di Setiap Kebajikan

Suara Kasih : Keyakinan di Setiap Kebajikan

20 Mei 2010
Menyucikan batin, merefleksi diri, dan melenyapkan kegelapan batin kita adalah makna sesungguhnya dari pemandian Rupang Buddha pada hari raya Waisak. Dengan demikian, hati kita akan menjadi jernih dan terang.
Kesuksesan terbesar dalam kehidupan manusia adalah bisa bangkit kembali dari kegagalan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -