Cinta kasih yang Terealisasi
Jurnalis : William (Tzu Chi Perwakilan Batam), Fotografer : Djaya Iskandar, Mathias, Reno, William, Salim
|
| ||
Awalnya, relawan Tzu Chi Batam menggalang cinta kasih di pasar Penuin dan Mitra Raya. Aksi peduli bencana ini dimulai pada jam 07.00 WIB. Meskipun gerimis membasahi kota Batam pada pagi hari 23 November, tetapi cuaca seperti ini tidak mempengaruhi semangat relawan dalam menjalankan kegiatan. Dengan memakai payung, mereka mengelilingi pasar dan mengumpulkan cinta kasih masyarakat setempat untuk warga Filipina. Setelah menggalang cinta kasih di pasar, relawan meneruskan semangat ini ke berbagai mal di pulau Batam. Mereka menggalang cinta kasih para pengunjung dan tenant yang berada di BCS Mall, Nagoya Hill, Lucky Plaza dan Top 100 Penuin. Masyarakat Batam mewujudkan cinta kasih mereka dalam aksi nyata. Mereka mendanakan sebagian uang belanja mereka dan mendoakan warga Filipina akan terbantu dengan dana yang mereka amalkan. Hayden misalnya, meskipun hanya berumur 7 tahun, tetapi ia sangat peduli dan simpati akan kondisi warga Filipina. Pada kegiatan kali ini, ia menyumbangkan sebuah celengan bambu yang berisi uang jajan yang ia sisihkan selama ini. Selain itu, ia juga ikut serta dalam kegiatan penggalangan dana Tzu Chi bersama ibunya.
Keterangan :
Kemudian, empat hari setelah penggalangan dana di pasar dan mal, tepatnya tanggal 28 November 2013, relawan Tzu Chi Batam juga menggalang cinta kasih di Sekolah Global Asia-Indo (SGIA). Penggalangan dana kali ini merupakan inisiatif dari SGIA. Melalui surat elektronik, mereka mengundang Tzu Chi Batam turut merealisasikan dan menyalurkan cinta kasih mereka untuk warga Filipina. Kegiatan penggalangan dana di SGIA berlangsung selama 2 jam dan berhasil mengumpulkan cinta kasih para murid dan guru.
Keterangan :
Walaupun bencana topan Haiyan hanya berlangsung untuk beberapa hari, tetapi siklon tropis ini telah menimbulkan penderitaan yang mendalam bagi warga Filipina. Melalui penggalangan cinta kasih ini, relawan mengajak masyarakat setempat untuk turut bersumbangsih sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana. Semoga cinta kasih dan doa dari masyarakat mendatangkan berkah dan kekuatan bagi warga Filipina untuk menghadapi cobaan ini. |
| ||
Artikel Terkait
Keharuman Budaya Humanis Merangkai Bunga
23 Juli 2025Relawan mengajarkan seni merangkai bunga dengan menggunakan bahan dari barang daur ulang dalam Kelas Budi Pekerti Tzu Chi Medan yang diikuti oleh 24 murid Tzu Shao Ban dan 12 relawan komunitas pada Minggu, 13 Juli 2025.
Komitmen Relawan Tzu Chi dan Cinta Kasih untuk Anak Berkebutuhan Khusus
26 Desember 2024SLB Kasih Bunda, yang didirikan dengan semangat membantu anak-anak berkebutuhan khusus, menjadi saksi perayaan Hari Ibu dalam suasana penuh emosi dan kehangatan.
Bebersih Penginapan, Menyambut Para Relawan dari Berbagai Kota di Indonesia
11 September 2023Sepekan jelang kamp pelatihan 4in1 dan perayaan 30 Tahun Tzu Chi Indonesia, kesibukan sudah tampak di Aula Jing Si Indonesia. Salah satunya, bebersih penginapan yang ada di Aula Jing Si yang akan digunakan oleh para relawan untuk bermalam.










Sitemap