DAAI Night 2024: Gala Dinner Vegetarian Sambut HUT DAAI TV Indonesia ke-17

Jurnalis : Arimami Suryo A, Fotografer : Arimami Suryo A

Jajaran BOD dan para penyanyi yang tampil dalam DAAI Night 2024 (Gala Dinner Vegetarian) berfoto bersama sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para penonton yang hadir dan setia mendukung DAAI TV Indonesia.

Menjelang ulang tahunnya yang ke-17 pada 25 Agustus 2024 mendatang, DAAI TV Indonesia menggelar DAAI Night 2024 dengan tajuk Gala Dinner Vegetarian di Ballroom Sun City, Jakarta Pusat pada Sabtu malam, 27 Juli 2024. Acara yang dihadiri sekitar 1.000 penonton dan undangan ini juga dimeriahkan dengan penampilan penyanyi dari dalam dan luar negeri.

Sebagai pembuka acara, para penonton dihibur dengan penampilan Gazpar Araja yang membawakan beberapa lagu sambil bermain Sasando (alat musik tradisional NTT). Setelah MC menyapa para peserta, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Board of Director (BOD) DAAI TV Indonesia, Edy Wiranto.

Board of Director (BOD) DAAI TV Indonesia, Edy Wiranto memberikan sambutan serta mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung DAAI TV selama ini.

Selain dihibur oleh penyanyi dari dalam dan luar negeri, para penonton yang hadir dalam DAAI Night 2024 juga disuguhkan makanan-makanan vegetarian pilihan.

“Mencapai usia 17 tahun bukanlah perjalanan yang mudah. Kami berkomitmen akan selalu berinovasi, beradaptasi, dan berkarya untuk mewariskan cinta kasih dari generasi ke generasi. Terima kasih atas cinta dan perhatian semua pihak selama 17 tahun ini. DAAI TV dapat memperoleh banyak prestasi dan pengakuan sampai saat ini adalah karena dukungan para corporate sponsor, pemirsa, dan Sahabat DAAI,” ungkap Edy Wiranto.

Acara DAAI Night 2024 dengan tajuk Gala Dinner Vegetarian ini juga dihadiri oleh Ketua dan Wakil Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei dan Sugianto Kusuma. “DAAI TV (Indonesia) saat ini sudah 17 tahun, ini sudah merupakan umur yang matang. Beberapa tahun ini, DAAI TV juga terus mengikuti perkembangan teknologi untuk tetap menyebarkan keindahan dan kebajikan di tengah masyarakat, ini adalah tujuan kita. Semoga dengan hadirnya DAAI TV, bisa menjadikan dunia menjadi lebih baik,” ungkap Ketua Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei.

Katon Bagaskara dengan ciamik membawakan lagu berjudul Yogyakarta dan lagu-lagu hits lainnya sambil menyapa para penonton DAAI Night 2024 (Gala Dinner Vegetarian).

Suasana DAAI Night 2024 (Gala Dinner Vegetarian) semakin hangat saat 1.000-an penonton diajak bernyanyi bersama sambil menyalakan flash light handphone.

Sambil menikmati sajian makanan vegetarian, para penonton juga dihibur oleh para penyanyi seperti Katon Bagaskara, Cao Feng, dan penyanyi asal Taiwan, Chyi Yu. Suasana semakin hangat ketika lagu berjudul Yogyakarta dinyayikan Katon Bagaskara. Sambil turun panggung, Katon pun menyalami para penonton dan mengajak semua untuk ikut bernyanyi bersama. Begitu pula saat Chyi Yu tampil dengan lagu-lagu nostalgia Mandarin. Para peserta ikut berdiri sambil bernyanyi menghangatkan acara DAAI Night 2024.

Dalam kesempatan ini, Katon Bagaskara juga mengucapkan selamat ulang tahun untuk DAAI TV Indonesia yang ke-17 serta berharap DAAI TV akan terus menebar cinta kasih dan menginspirasi. “Harapan saya DAAI TV (Indonesia) akan semakin menginspirasi, akan semakin menjadi berkah buat kehidupan di sekitarnya dan menebarkan kasih kepada masyarakat di sekitar kita. Karena itu yang paling penting adalah mulai dari satu sinar kecil, kemudian menjadi sinar kedua, sinar ketiga, kemudian menjadi cahaya yang besar bagi semua orang. Sekali lagi selamat dari saya, salam damai dan cinta,” ungkap Katon Bagaskara.

Chyi Yu, penyanyi asal Taiwan tampil dengan lagu-lagu nostalgia Mandarin yang membuat penonton ikut bernyayi bersama.

Dr. Nurwanti Moersito salah satu tamu undangan dari Yayasan Beasiswa Trisakti merasa senang dan terhibur dengan acara DAAI Night 2024 (Gala Dinner Vegetarian).

Baik para penonton maupun para tamu undangan merasakan atmosfir kebersamaan. Beberapa dari mereka juga senang bisa menjadi bagian dari acara DAAI Night 2024. “Luar biasa, semuanya menyatu dalam bahasa kasih yang sama, berbagi untuk kebaikan tidak melihat siapa dan latar belakang. Dan kami menikmati dari mulai makanan, suasana, dan acara yang dikemas dengan baik,” kata Dr. Nurwanti Moersito, salah satu tamu undangan dari Yayasan Beasiswa Trisakti.

Saat acara berakhir, baik Dr. Nurwanti Moersito dan seluruh penonon yang hadir juga mendapatkan bingkisan sebagai ungkapan terima kasih atas dukungannya kepada DAAI TV.  “Tetaplah menjadi satu stasiun tv yang selalu memberikan kebaikan, value-nya bahasa kasih, dan menjadi wadah untuk siapapun orang yang ada di dunia ini sehingga kita bisa merasakan kebersamaan dan kebermanfaat untuk banyak orang,” harap Dr. Nurwanti Moersito menjelang ulang tahun DAAI TV Indonesia yang ke-17.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel Terkait

Mari Menjadi Sahabat DAAI TV

Mari Menjadi Sahabat DAAI TV

15 Januari 2019

Sahabat DAAI merupakan sebuah wadah bagi setiap orang untuk memberikan dukungan dalam bentuk donasi, sehingga aliran jernih ini dapat terus mengalir dan menciptakan masyarakat yang harmonis,” kata Linawaty Halim, Dept. Head PR and Marketing DAAI TV. Keberadaan Sahabat DAAI TV juga menjadi satu kepedulian tentang dunia penyiaran yang positif dan inspiratif.


Stasiun Televisi Cinta Kasih nan Inspiratif

Stasiun Televisi Cinta Kasih nan Inspiratif

13 November 2015

Semakin berkembangnya barisan Bodhisatwa dunia serta misi Tzu Chi di Kota Medan juga berdampak pada stasiun televisi DAAI TV yang bermotokan televisi cinta kasih itu. Pada Sabtu, 7 November 2015, insan Tzu Chi Medan menyambut rumah kedua di Kompleks Jati Junction, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan. Selain menjadi pusat kegiatan kerelawanan, bangunan berlantai enam itu juga akan menjadi tempat operasional DAAI TV di lantai 3 dan 4.

Buka Puasa Bersama DAAI TV

Buka Puasa Bersama DAAI TV

23 Agustus 2011
Sekolah yang berdiri sejak tahun 70-an ini diprakarsai oleh Yusuf Nurdin, seorang imam masjid di kampung itu. Sebagai seorang imam, Yusuf yang juga berprofesi sebagai pembuat perahu merasa risau ketika melihat anak-anak dari keluarga tidak mampu yang tidak sanggup bersekolah.
Luangkan sedikit ruang bagi diri sendiri dan orang lain, jangan selalu bersikukuh pada pendapat diri sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -