Depo Pelestarian Lingkungan untuk Masyarakat Kisaran

Jurnalis : Rahma Mandasari (DAAI TV Medan), Fotografer : Amir Tan (Tzu Chi Medan)
 
 

foto
Tanggal 29 September 2013, relawan Tzu Chi Medan meresmikan Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi di Kota Kisaran, Sumatera Utara.

Salah satu tugas manusia di bumi adalah menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar. Hal inilah yang disadari oleh insan Tzu Chi di seluruh dunia. Eksplorasi berlebihan terhadap bumi dan isinya yang dilakukan oleh manusia demi memenuhi segala kebutuhan hidup telah mengakibatkan bumi sakit. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita bersyukur atas karunia yang Tuhan berikan dengan giat menjaga bumi dan melestarikan lingkungan. Empat tahun sudah relawan Tzu Chi Tebing Tinggi bersumbangsih dan menebarkan nilai- nilai kebajikan pada masyarakat luas.

Komitmen yang diwujudkan dalam tindakan nyata ini, kian memberi perubahan positif bagi masyarakat dan juga perkembangan Tzu Chi di luar daerah seperti di Kota Kisaran, Sumatera Utara. Dalam waktu yang relatif singkat, insan Tzu Chi dapat menggalang donasi serta menjalin persatuan untuk membentuk relawan Tzu Chi di Kisaran. ‘’Kita tahu bahwa yayasan ini bergerak di sosial kemasyarakatan. Ini juga seirama, sejalan dengan kami yang selain bertugas bertempur, kami juga bertugas ke wilayah untuk membantu mempercepat kesehatan masyarakat dan apa yang bisa kita perbuat kita juga sering bekerjasama dalam rangka bakti sosial seperti pengobatan gratis, katarak dan sebagainya,‘’ ujar Kolonel Teguh Arif, Korem 022 Pantai Timur Kisaran yang turut meresmikan depo ini.

Meski masih berusia muda, insan Tzu Chi Kisaran telah mempersembahkan sebuah Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang keenam di Sumatera Utara, untuk memberi solusi terhadap permasalahan sampah sekaligus mengiatkan sosialisasi misi amal Tzu Chi kepada masyarakat luas dengan berlandaskan prinsip tidak membedakan suku, agama, dan bangsa. Tanggal 29 September 2013, merupakan hari bersejarah bagi insan Tzu Chi Medan dan kantor penghubung lainnya di Medan. Dengan penuh syukur dan semangat, relawan Tzu Chi Medan meresmikan depo pelestarian lingkungan yang merupakan simbol kekuatan bersumbangsih dari donatur, yaitu keluarga Irwansyah Shixiong yang menyumbangkan tanah seluas 12 x 16 meter persegi, serta satu unit ruko yang dipinjamkan selama kurun waktu 10 tahun. ’’Ya memang rentang waktunya sangat singkat, cuma banyak juga rintangan yang perlu kami hadapi, seperti banyaklah ya dari berbagai kalangan, banyak pendapat yang kurang enak didengar. Untung saja orang tua saya dan kami tetap mendukung dengan apa yang ayah saya inginkan, jadi kami terus support. Apapun pendapat dari orang lain kami kira itu sebagai masukan untuk lebih baik lagi,‘’ ungkap Ardiansyah, keluarga donatur. keluarga Irwansyah  mengetahui perihal tentang Tzu chi dari seorang relawan komite Jakarta. ''Kebetulan mereka adalah saudara saya, jadi saya perkenalkan Tzu Chi itu seperti apa kepada mereka, dan saya bersyukur, mereka kini bergabung bersama Tzu Chi '' ujar Tio Lie li Shijie , relawan komite asal Jakarta saat diwawancarai Tim DAAI TV Medan.

foto   foto

Keterangan :

  • Di acara ini, para relawan Tzu Chi dari Pematang Siantar, Tebing Tinggi datang untuk memeriahkan acara dan memberikan dukungan (kiri).
  • Para relawan Tzu Chi juga menyosialisasikan SMAT kepada para peserta yang datang (kanan).

 Acara peresmian depo pelestarian lingkungan ini dihadiri oleh ratusan relawan Tzu Chi Medan, Tebing Tinggi, Pematang Siantar dan sukarelawan yang bersimpati pada Tzu Chi dari kota Tanjung Balai. Kedatangan relawan Pematang Siantar menjadi perhatian warga yang hadir karena relawan ini datang ke lokasi dengan menggunakan becak motor. Mereka pun langsung terjun ke lapangan untuk menyusuri Kota Kisaran dan  memunguti sampah di jalan. Mereka juga meminta sampah dari beberapa warga. ’’Ya memang pemikiran dari masyarakat seolah-olah itu tugasnya pemerintah, padahal (membersihkan) sampah itu tugas kita bersama. Kami di kelurahan ya khususnya di pemerintahan kelurahan saat ini merasa terbantu dengan adanya depo pelestarian lingkungan ini, nantinya sampah-sampah ini bisa didaur ulang, ‘’ ungkap Tunas Pardomuan, Lurah Kisaran yang turut hadir dalam acara ini.

Satu lagi Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang terbuka untuk umum, berdiri di kota Kisaran, Jalan KH Agus Salim no 27, Sumatera Utara. Meski jumlah relawannya masih sedikit, namun semangat mereka untuk bersumbangsih tidak surut. Kehadiran depo pelestarian yang baru ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di sekitarnya serta menjadi ladang berkah, karena hasil pemilahan sampah akan digunakan menjadi dana amal untuk menolong sesama.

  
 

Artikel Terkait

Gempa Palu: Sukacita Jemaat Gereja GPID Donggala

Gempa Palu: Sukacita Jemaat Gereja GPID Donggala

19 Oktober 2018
Jemaat Gereja GPID yang berada di Dusun 3 Konsesi, Desa Batusuya Go’o di Donggala bersyukur dan merasakan sukacita saat relawan datang ke dusun mereka pada Kamis, 18 Oktober 2018. Di sini relawan membagikan 53 paket bantuan bagi warga. 
Memberikan Perhatian Melalui Kegiatan Bakti Sosial

Memberikan Perhatian Melalui Kegiatan Bakti Sosial

17 Mei 2018
Desa Nanga Suhaid adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Pada 4 Mei 2018, sebanyak 87 orang relawan dari Xie Li Semitau bergerak menuju Desa Nanga Suhaid untuk memberikan perhatian kepada warga desa dan sekitarnya melalui kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Umum.
Desa Nanga Suhaid adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Pada 4 Mei 2018, sebanyak 87 orang relawan dari Xie Li Semitau bergerak menuju Desa Nanga Suhaid untuk memberikan perhatian kepada warga desa dan sekitarnya melalui kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Umum.
Kekuatan akan menjadi besar bila kebajikan dilakukan bersama-sama; berkah yang diperoleh akan menjadi besar pula.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -