Gandeng Tangan Peduli Warga Terdampak Karhutla di Tanah Laut Kalimantan Selatan
Jurnalis : Widodo (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Surono (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, M.Si.,M.Han menerima plakat dari Hong Tjhin, Pembina Tzu Chi Sinar Mas.
“Dengan keyakinan, keuletan, dan keberanian, tidak ada yang tidak berhasil dilakukan di dunia ini.”
(Kata Perenungan Master Cheng Yen)
Kabut asap sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Tidak hanya kabut asap, karhutla juga menyebabkan banyak masyarakat rentan terpapar infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kondisi ini mengundang perhatian sejumlah pihak, termasuk relawan Tzu Chi Sinar Mas dari Xie Li Kotabaru dan Tanah Laut. Bersama dengan relawan dari 6 perusahaan mitra lainnya, relawan menggelar bakti sosial kesehatan, bantuan sembako, dan alat penanggulangan karhutla di Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut pada Kamis (24/9/2026).
“Kami melihat dampak dari asap banyak masyarakat yang kesulitan, sehingga kami membuat bakti sosial ini. Dan yang berbeda kali ini kami melibatkan mitra-mitra perusahaan yang ada di sekitar kami, melibatkan 7 perusahaan termasuk Sinar Mas, 4 dari perkebunan, 2 dari pertambangan, dan 1 dari HTI,” terang Suryanto Bun, relawan Tzu Chi Sinar Mas.
Selain relawan dari Sinar Mas, kegiatan ini turut didukung relawan yang berasal dari PT Borneo Indo Bara, PT Hutan Rindang Banua, PT Gawi Makmur Kalimantan, PT Kintap Jaya Wattindo, PT Sinar Alam Plantation, PT Wahana Baratama Mining, dan GAPKI Cabang Kalimantan Selatan.
Suryanto Bun menjelaskan kolaborasi ini menjadi titik penting sehingga diharapkan bisa diteruskan untuk kegiatan di masa mendatang. “Saya rasa kolaborasi ini terus kita lanjutkan secara periodik untuk membantu masyarakat di sekitar kita yang membutuhkan,” imbuhnya.

Tzu Chi Sinar Mas dari Xie Li Kotabaru dan Tanah Laut bersama dengan relawan dari 6 perusahaan mitra lainnya memberi dukungan alat penanggulangan karhutla.

Relawan memapah seorang warga menuju ruang pemeriksaan dokter.
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, M.Si.,M.Han. Ia mengapresiasai kolaborasi relawan dari beberapa perusahaan untuk membantu masyarakat yang terdampak karhutla. “Pemerintah mengucapkan banyak terima kasih kepada kawan-kawan Yayasan Buddha Tzu Chi, kawan-kawan dari PT SMART, dan juga kawan-kawan dari perusahaan perkebunan dan pertambangan yang ada di Kecamatan Kintap dalam rangka melaksanakan kegiatan bakto sosial karena saat ini kita menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada kesehatan masyarakat terkhusus di Kecamatan Kintap,” ujarnya.
Menurut Rahmat, kegiatan sosial seperti ini sangat penting dan diharapkan dapat terus dilakukan. Ia juga mengajak lebih banyak perusahaan maupun pihak lainnya untuk ikut berkontribusi membantu masyarakat.
“Sekecil apapun perbuatan kita untuk kepentingan masyarakat yang ada di sekitar kita baru makin membesar manfaatnya,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Desa Kintapura ini berhasil melayani 1,230 warga yang berasal dari 11 desa, yaitu Desa Kintap, Kintapura, Muara Kintap, Riam Adungan, Pandansari, Bukit Mulia, Sumber Jaya, Kintap Kecil, Pasir Putih, Sungai Baru, dan Salaman.

Saidah (berkerudung) didampingi relawan saat memeriksakan kesehatannya.

Proses peyerahan bantuan sembako bagi warga yang telah selesai memeriksakan kesehatan.
Saidah (68) yang berasal dari Desa Muara Kintap menjadi salah satu warga yang memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis ini. Ia mengucap syukur atas bantuan yang diberikan relawan. “Alhamdulilah senang sekali, beribu terima kasih sudah membantu di sini,” ucapnya.
Hal yang sama juga disampaikan Nurmaidah yang berasal dari Desa Pasir Putih. “Alhamdulilah senang ya karena gratis, meski antriannya banyak. Terima kasih atas pengobatannya, terima kasih sudah dikasih obat, dan juga bantuan sembakonya,” ujarnya.
Dari semangat gotong royong yang digalang, bantuan tidak hanya hadir dalam bentuk layanan kesehatan dan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi wujud perhatian bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
Kegiatan ini menjadi langkah bersama dalam meringankan dampak karhutla di Kecamatan Kintap, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang.
Editor: Metta Wulandari
Artikel Terkait
Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-135 : Janji Seorang Ibu yang Akhirnya Terpenuhi
30 November 2022Ada pemandangan tak biasa di Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-135. Jika biasanya pasien operasi bibir sumbing umumnya anak-anak, kali ini ada pasien yang sudah berusia 29 tahun, M. Eryan Wahyudi namanya.
Wujud Welas Asih Melalui Pengobatan Degeneratif dalam Momen Waisak
12 Juni 2026Relawan Tzu Chi Pekanbaru komunitas Dumai dan TIMA Pekanbaru mengadakan kegiatan bakti sosial kesehatan di Kantor Kelurahan Lubuk Gaung kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.
Sembilan Bulan Pascabencana, Tzu Chi Kembali Dampingi Warga Karang Baru, Aceh Tamiang
22 September 2026Sembilan bulan pascabanjir bandang, Tzu Chi kembali mendampingi warga Karang Baru, Aceh Tamiang, melalui bakti sosial kesehatan dan edukasi bagi masyarakat serta pelajar.







Sitemap