Gathering Gan En Hu Singkawang
Jurnalis : Bambang Mulyantono (Tzu Chi Singkawang), Fotografer : Bambang Mulyantono (Tzu Chi Singkawang)|
|
| ||
| Penerima tunjangan bulanan Tzu Chi Singkawang sampai dengan semester pertama tahun 2012 tercatat sejumlah 47 orang, namun Gan En Hu Singkawang yang bisa datang pada acara ‘pulang ke rumah’ sebanyak 35 orang. Acara dimulai pukul 09.00 dengan ramah-tamah sembari mencicipi makanan dan minuman ringan. Dalam acara ramah tamah ini, Tjhang Tjin Djung Shixiong menyampaikan pesan-pesan cinta kasih, agar menjalani hidup dengan penuh rasa syukur, welas asih, dan peduli kepada sesama. “Memberi bantuan kepada sesama atau menolong orang lain itu tidak harus setelah menjadi kaya raya,” ujar Tjhang Tjin Djung.
Keterangan :
Tepat pukul 10.00, acara dilanjutkan dengan memasuki ruang pertemuan kantor penghubung Tzu Chi Singkawang untuk mengikuti rangkaian acara berupa persembahan isyarat tangan oleh Tzu Ching, sambutan ketua kantor penghubung, pengenalan Visi-Misi Tzu Chi, isyarat tangan oleh relawan wanita Tzu Chi, kemudian sharing pasien kasus dan sebagai penutup dilakukan isyarat tangan bersama dalam lagu ‘Satu Keluarga’. Sebagai puncak acara adalah penyampaian bingkisan berupa beras, minyak goreng, telur dan mie yang secara simbolis dilakukan oleh Tzu Ching kepada Gan En Hu.
Keterangan :
Perubahan pemberian bingkisan kepada Gan En Hu dengan ‘pulang ke rumah’ seperti ini ternyata memberikan suasana gembira di hati para mereka. Selain mengenal lebih dekat kantor penghubung atau ‘rumah bersama’, juga mengenal sesama Gan En Hu sebagai satu keluarga. Perkenalan dan sharing di antara Gan En Hu diharapkan menambah rasa syukur dan daya hidup atas segala cobaan yang dilalui. | |||
Artikel Terkait
Kunjungan Yayasan Guang Ji: Mengenal Lebih Dekat Tzu Chi Indonesia
02 Juli 2024Sebanyak 50 orang anggota Yayasan Guang Ji berkunjung ke Tzu Chi Center PIK, Jakarta Utara. Mereka ingin belajar tentang filosofi Tzu Chi dan bagaimana Tzu Chi bisa berkembang dan bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
Merawat Pelita Ketulusan dalam Perjalanan Enam Puluh Tahun Tzu Chi
06 Maret 2026Denting koin di dasar celengan bambu Tzu Chi bukanlah sekadar suara logam yang terjatuh, melainkan gema cinta kasih yang terus dirawat untuk menyalakan harapan sesama di setiap kehidupan.
Waisak 2025: Merayakan Waisak dengan Semangat Berbagi Tanpa Pamrih (Rame Ing Gawe, Sepi Ing Pamrih)
11 Mei 2025Tzu Chi Indonesia merayakan Hari Waisak, Hari Ibu Internasional, dan Hari Tzu Chi Sedunia. Dengan lebih dari 2.900 peserta, acara ini mengingatkan pentingnya perhatian benar.










Sitemap