Hadir Membawa Kepedulian Bagi Korban Kebakaran di Penjaringan

Jurnalis : Jok Khian, The hany, Agus Hartono (He Qi Jakarta utara 3), Fotografer : Jok Khian, Agus Hartono (He Qi Jakarta utara 3)

Relawan Tzu Chi komunitas Jakarta Utara 3 menyerahkan paket bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Jalan Kertajaya IV, RT 007 dan RT 017, RW 014, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Pada Selasa, 13 Oktober 2026, kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kertajaya IV, RT 007 dan RT 017, RW 014, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kobaran api menghanguskan puluhan rumah dan kontrakan sehingga meninggalkan duka mendalam bagi 62 keluarga atau sekitar 170 jiwa karena kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Selain itu, musibah kebakaran ini juga menelan dua korban jiwa dan seorang warga yang mengalami luka bakar harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Mendengar informasi musibah kebakaran tersebut, relawan Tzu Chi komunitas Jakarta Utara 3 segera menghubungi ketua RW setempat. Kemudian keesokan harinya, Rabu, 14 Oktober 2026 sebanyak enam relawan melakukan survei untuk melihat kondisi warga serta mengidentifikasi kebutuhan para korban. Dari hasil survei, relawan mempersiapkan bantuan yang dibutuhkan warga.

Kemudian pada Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mulai membagikan 62 paket bantuan kebakaran bagi keluarga terdampak. Paket bantuan terlebih dahulu diturunkan di Vihara Tri Ratna, yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kebakaran. Relawan kemudian membagikan kupon kepada warga terdampak yang sedang mengungsi di area musala setempat. Tidak lama kemudian, warga mulai berdatangan untuk mengambil paket bantuan yang telah disiapkan. Sebanyak enam relawan Tzu Chi komunitas Jakarta Utara 3, yaitu Jok Khian, Herman, Ening, Novi, Dian, dan Mega, turut membantu proses penyaluran bantuan agar berjalan dengan tertib dan tepat sasaran.

Koordinator pembagian paket bantuan kebakaran, Agus Hartono (kiri) bersama relawan Tzu Chi komunitas Jakarta Utara 3 lainnya mempersiapkan survei ke lokasi kebakaran.

Bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, bantuan yang diberikan bukan sekadar paket kebutuhan, tetapi juga bentuk perhatian dan kepedulian di tengah masa sulit yang mereka hadapi. Suwandi, salah seorang warga terdampak yang tinggal di RT 007/014 bersama istri dan kakaknya, menyampaikan rasa terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia atas bantuan yang diterimanya. Untuk sementara, ia dan keluarganya tinggal di rumah saudara sambil berusaha mencari tempat kontrakan baru. Di tengah kehilangan dan ketidakpastian, perhatian yang diberikan menjadi pengingat bahwa mereka tidak menghadapi musibah ini sendirian.

Bagi salah satu relawan Tzu Chi, Herman kelancaran pembagian bantuan tidak terlepas dari kerja sama dengan relawan setempat yang mengenal warga dan mengetahui kondisi keluarga terdampak. “Pembagian paket berjalan sangat lancar dan tepat sasaran karena dibantu oleh relawan setempat yang sangat mengenal warga yang terdampak,” ungkap Herman. Kerja sama ini membantu memastikan bantuan dapat diterima oleh keluarga korban kebakaran.

Relawan Tzu Chi memeriksa dan mengelompokkan kupon bantuan berdasarkan wilayah RT agar pembagian bantuan kepada warga terdampak kebakaran berjalan tertib dan tepat sasaran.

Di tengah kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah dan membawa duka bagi warga, sosok Saiful Bahri (42) yang juga Ketua RT 017/RW 014 juga sigap membantu mengevakuasi warga dan berusaha memadamkan api demi menyelamatkan lingkungan tempat tinggalnya. Dalam upaya tersebut, Saiful Bahri mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada kedua tangan dan kakinya. Meskipun telah terluka, ia tetap membantu hingga api padam. Setelah itu, barulah ia bersedia dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Bagi Saiful Bahri, tindakan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai Ketua RT. Ia merasa memiliki amanah untuk menjaga warga dan lingkungan yang dipimpinnya, terlebih ketika bencana datang secara tiba-tiba. “Sebagai ketua RT, saya memiliki tanggung jawab terhadap warga dan lingkungan. Jadi, ketika terjadi bencana kebakaran seperti ini, saya harus berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan warga dan membantu memadamkan api agar rumah-rumah mereka bisa selamat,” ungkapnya.

Pengalaman dari Saiful Bahri saat membantu para korban kebakaran di lingkungannya juga memiliki kesan tersendiri bagi Agus Hartono, relawan yang menjadi koordinator pembagian bantuan kebakaran. “Banyak warga kehilangan tempat tinggal, bahkan ada yang kehilangan anggota keluarga. Namun, hal yang paling membuat saya terkesan adalah keteguhan Ketua RT 017 yang tetap membantu mengevakuasi warga dan memadamkan api meskipun dirinya sendiri mengalami luka bakar. Ketika orang lain berusaha menyelamatkan diri, beliau justru berjuang demi keselamatan orang-orang di sekitarnya,” ungkap Agus Hartono.

The Hany mewakili Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyerahkan bantuan kepada Saiful Bahri yang mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada kedua tangan dan kakinya saat membantu mengevakuasi warga dan memadamkan api ketika kebakaran terjadi.

Tidak hanya menyalurkan paket bantuan kebakaran. Di hari yang sama tepatnya pukul 18.30 WIB, relawan Tzu Chi komunitas Jakarta Utara 3, The Hany, Dian, dan Agus Hartono kembali mengunjungi keluarga yang terdampak kebakaran. Kedatangan mereka untuk memberikan bantuan uang pemerhati dari Yayasan Buddha Tzu Chi kepada keluarga korban meninggal dunia serta keluarga warga yang mengalami luka bakar.

Dian, salah relawan Tzu Chi komunitas Jakarta Utara 3 merasa kesempatan untuk membantu warga kali ini terasa begitu dekat karena lokasi kebakaran berada tepat di belakang rumahnya. “Saya sangat bersyukur masih bisa berpartisipasi sebagai relawan dan bersumbangsih bagi para korban karena lokasi kebakaran ini tepat berada di belakang rumah saya,” ungkap Dian.

Kunjungan ini menjadi wujud kepedulian Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang tidak hanya meringankan beban materi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan penghiburan bagi keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Editor: Arimami Suryo A

Artikel Terkait

Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Teluk Gong

Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Teluk Gong

22 Juli 2021

Tzu Chi memberikan paket bantuan kebakaran untuk 270 keluarga yang rumahnya habis terbakar di wilayah RT 01/RW 012, Teluk Gong, Penjagalan, Jakarta Utara. Pembagian bantuan itu dilakukan pada Rabu, 21 Juli 2021.

Perhatian untuk Korban Kebakaran di Deli Serdang

Perhatian untuk Korban Kebakaran di Deli Serdang

24 Juni 2022

Setelah melakukan survei dan mendata warga korban kebakaran, relawan Tzu Chi kemudian memberikan bantuan dalam bentuk pendampingan, santunan dana pemerhati, dan juga paket kebutuhan sehari-hari. 

Perhatian bagi Para Korban Kebakaran di Kampung Dalam, Kota Pekanbaru

Perhatian bagi Para Korban Kebakaran di Kampung Dalam, Kota Pekanbaru

25 Maret 2022

Kebakaran terjadi di Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru pada Minggu dini hari, 13 Maret 2022. Para relawan Tzu Chi di Pekanbaru pun bergerak menyalurkan bantuan kepada warga yang rumahnya terbakar.

Bertambahnya satu orang baik di dalam masyarakat, akan menambah sebuah karma kebajikan di dunia.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -