Internasional: Festival Seni Asia di Boston
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
|
| ||
Kios Tzu Chi Hannah, salah satu penonton festival mengatakan bahwa dia pernah mengunjungi Griya Perenungan, dimana Master Cheng Yen tinggal bersama para muridnya. Dia pun sudah bersedia untuk menjadi relawan. "Saya pikir Yayasan Buddha Tzu Chi melakukan banyak hal yang baik," katanya. "aku ingat bahwa, setelah gempa bumi di Cina, ada banyak orang yang meminta sumbangan. Jadi saya pikir ini awal yang baik.”
Ket: - Sudah lebih dari satu dekade sejak Yayasan Buddha Tzu Chi pertama kali ikut ambil bagian dalam festival; ini merupakan cara mereka untuk menyebarkan pesan cinta kasih melalui perayaan tahunan kebudayaan. (kiri). Tidak hanya itu, anak-anak muda mendatangi kios Tzu Chi untuk mendapat pelajaran seni dengan cepat. Begitu pun para orang dewasa yang bertanya mengenai tanaman pot khusus yang dibuat oleh para relawan, yang dijual seharga US $ 5/pot. (Sumber: www.Tzuchi.org, diterjemahkan oleh Riany Purnamasari / He Qi Utara) | |||
Artikel Terkait
Menghargai Jalinan Jodoh dan Mewujudkan Keharmonisan di Jalan Tzu Chi
08 November 2022Sebanyak 56 relawan Tzu Chi Medan mengikuti Pelatihan Pengurus 4 in 1 Indonesia Tahun 2022. Pelatihan bertema Menghargai Jalinan Jodoh dan Mewujudkan Keharmonisan ini berlangsung serentak di 14 kota dan terhubung secara online.
Pekan Amal Tzu Chi 2019: Tzu Ching Power - yang Muda yang Punya Semangat
22 Oktober 2019Pekan Amal Tzu Chi kembali lagi. Kali ini pekan amal diadakan pada 19-20 Oktober 2019 yang diadakan di basement dan kantin Aula Tzu Chi, PIK, Jakarta. Banyak sekali relawan Tzu Chi yang ikut berpartisipasi dengan membuka stand. Dan hal itu pula yang membuat Tzu Ching (muda mudi Tzu Chi) juga ingin ikut berpartisipasi dan ambil bagian dalam pekan amal kali ini.








Sitemap