Internasional : Klinik Gigi Gratis di Yordania
Jurnalis : Tzu Chi Taiwan, Fotografer : Tzu Chi Taiwan
|
| ||
Pada Kamis pagi hari, tanggal 6 Mei lalu, 3 dokter gigi dan 11 relawan Yayasan Buddha Tzu Chi berangkat pagi-pagi untuk berkendara selama tiga setengah jam dari ibukota Amman melalui padang gurun menuju ke Wadi Finan, wilayah bagian selatan Yordania. Di sana, mereka akan membuka sebuah klinik bagi orang-orang miskin di wilayah tersebut. Para relawan membawa sikat gigi, pasta gigi, dan air mineral yang mereka disumbangkan kepada para pasien. Untuk air sendiri disumbangkan oleh sebuah perusahaan lokal di Yordania. Bagi anak-anak, saat itu adalah pengalaman pertama mereka memeriksakan gigi. Ada yang sangat ketakutan sampai pada akhirnya mereka tenang. Karena disemangati oleh para dokter gigi mereka kemudian setuju untuk menerima perawatan. Di hari itu, mereka telah membuka klinik dan di hari berikutnya, jumlah pasien yang datang mencapai 37 orang. Di saat yang sama, insan Tzu Chi juga membagikan paket bantuan kepada 80 orang yang terdiri dari 5 kilogram beras, 5 kilogram gula, 3 kilogram kacang-kacangan, 2 liter minyak goreng, dan 1 kotak teh celup untuk setiap orangnya.
Ket : - Sudah 9 tahun terakhir ini, relawan Tzu Chi melakukan perjalanan jarak jauh untuk mendistribusikan bantuan. (kiri) Distribusi selama 9 tahun terakhir | |||
Artikel Terkait
Sukacita Bersumbangsih
17 Maret 2015 Hari Minggu, 8 Maret 2015 Tzu Chi Bali mengadakan acara donor darah yang rutin diadakan setiap 3 bulan sekali. Pada kesempatan ini, donor darah diadakan di lantai 1 kantor Tzu Chi Bali Lantai 1. Walaupun cuaca pagi itu gerimis namun tidak menyurutkan niat relawan dan pendonor untuk mengikuti acara donor darah.Semangat, Doa, dan Dukungan
06 Agustus 2014 Selasa pagi (5/8), suasana haru terlihat antara orang tua dan anak. Sebanyak 21 anak-anak penerima beasiswa berkumpul di Bandara Lewoleba, Lembata, NTT. Hari itu adalah hari “perpisahan”, hari dimana orang tua melepas anak-anaknya untuk terbang menggapai harapan dan masa depan yang lebih baik.Kelas Menyalin Sutra, Bukan Sekadar Menggoreskan Tinta
26 Maret 2018Apa yang terlintas di benak anda ketika
mendengar istilah Kelas Menyalin Sutra? Menulis ulang isi Sutra yang umumnya
beraksara Mandarin? Atau bagaimana jadinya kalau tidak mengerti Mandarin?
Pertanyaan dan rasa penasaran seperti ini jugalah yang mendorong ratusan
relawan Tzu Chi dari berbagai komunitas di Jakarta berbondong-bondong mengikuti
Kelas Menyalin Sutra yang digelar Tzu Chi Indonesia kemarin, Minggu siang, 25
Maret 2018. ![]()








Sitemap