Internasional: Membuka Jendela Harapan
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
|
| ||
Upacara Kelulusan yang Sederhana
Ket: - Relawan mendorong para lulusan untuk membaca Jing Si Aphorism, yang akan sangat berguna dalam kehidupan. (kiri) Salah seorang murid yang lulus, Estrella, memulai sekolahnya sejak dari Taman Kanak-kanak. Dia mengatakan bahwa dirinya merasa sangat berterima kasih untuk pengajaran yang diterimanya dari para guru dan perhatian jangka panjang dari para relawan. Terinspirasi oleh “memberi tanpa meminta imbalan apa pun”, Estrella ingin menjadi relawan Tzu Chi. Lulusan lainnya, Yafresi, telah belajar di sekolah selama delapan tahun dan senang untuk mengambil bagian dalam upacara Waisak tahun ini dan mengikuti prosesi pemandian Buddha Rupang. Dia juga belajar menyanyikan lagu Tzu Chi “Cinta dan Kasih” dalam bahasa Spanyol. Ia berharap untuk menjadi insinyur di masa depan. Yang ketiga, Fabiola, mengatakan bahwa dia ingin kembali ke sekolah sebagai guru. Julesi, yang telah memiliki nilai yang sangat baik dan senyum yang indah, ingin menjadi dokter anak dan mengambil bagian dalam klinik gratis Yayasan Buddha Tzu Chi. Ayahnya adalah seorang petugas keamanan di sebuah pabrik gula; gajinya kecil namun stabil. Di antara para lulusan itu, Moises, seorang anak yang memiliki kekurangan hormon pertumbuhan bawaan; berkat dukungan jangka panjang dari relawan, ia mampu menyelesaikan pendidikannya. | |||
Artikel Terkait
Panipahan Miliki Relawan Abu Putih Pertama, Tonggak Baru Kebaikan di Pesisir Riau
20 Agustus 2025Sebanyak sepuluh warga Panipahan resmi dilantik menjadi relawan abu putih. Pelantikan bersejarah ini diawali pelatihan dasar yang menanamkan nilai misi, cinta kasih, dan semangat kerja sama.
Menyalakan Kembali Semangat Cinta Kasih
18 Januari 2017Kelas budi pekerti kembali dibuka pendaftaran lagi untuk komunitas Kelapa Gading pada tahun 2017 ini. Relawan mengadakan sosialisasi dan pengenalan tentang kelas budi pekerti Tzu Chi kepada orang tua murid pada tanggal 8 Januari 2017.
Tzu Ching 2019: Running Man!
16 Oktober 2019Berdurasi sekitar lima jam, games Tzu Ching 2019: Running Man” sesungguhnya merupakan sumber kesenangan nonstop bagi pesertanya: Tzu Ching (muda-mudi Tzu Chi), Tzu Shao (murid kelas budi pekerti Tzu Chi), dan mahasiswa. Kegiatan diadakan pada Minggu, 6 Oktober 2019.








Sitemap