Internasional: Pertama di Amerika Selatan
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
|
| ||
Kota Termiskin dan Terparah Para relawan mendistribusikan bantuan di Kota Lota dan Quirihue. Quirihue adalah salah satu kota yang mengalami dampak terburuk dari gempa bumi berkekuatan 8,8 skala Richter, yang menghancurkan Chile pada tanggal 27 Februari lalu. Gempa bumi ini terjadi di lepas pantai wilayah Maule. Di Provinsi Concepcion, Lota adalah salah satu kota termiskin di Chile, yang menjadi pusat penambangan batubara, tetapi telah ditutup karena sumber daya yang hampir habis dan batubara murah dari Kolombia yang masuk ke pasaran. Para relawan bersiap untuk mendistribusikan bantuan di sebuah gudang di Concepcion. Seragam mereka berubah menjadi putih karena mereka bekerja dari pagi sampai malam hari untuk membungkus tepung dan susu bubuk. Barang-barang bantuan, termasuk terpal plastik dan selimut yang ramah lingkungan, dimuat ke dalam truk, yang tidak bisa melebihi 8 ton, karena jalanan yang rusak tidak bisa membawa barang yang terlalu berat. Hampir 160 orang ambil bagian dalam operasi di Quirihue, termasuk 28 relawan, 90 orang lokal dan 41 orang dari Tiongkok. Mereka menetapkan pada 30 Mei, Sabtu lalu, bahwa para relawan harus mencapai lokasi pada waktu yang ditentukan.
Ket : - (Foto di sebelah kiri) Wanita ini merasa sangat gembira karena menerima bantuan dari yayasan Buddha Tzu Chi, termasuk lembaran plastik dan selimut ramah lingkungan. Satu Keluarga Besar Hari itu menandai perpanjangan tapak Yayasan Buddha Tzu Chi di Chile. Tragedi gempa bumi telah membawa para relawan ke negara Chile untuk pertama kalinya, sekarang hubungan kedua negara dan orang-orang Chile menjadi semakin dalam. (Sumber: Website Tzu Chi Taiwan tanggal 31 Mei 2010, diterjemahkan oleh Riani Purnamasari/He Qi Utara) | |||
Artikel Terkait
Mendalami Dharma Pertobatan Melalui Drama
16 Agustus 2011
Hari Ibu yang Dirayakan Anak Asuh Tim Teratai
04 Desember 2018Relawan Tzu Chi di Komunitas He Qi Pusat setiap bulan di Minggu pertama mengadakan pertemuan dengan Anak-anak asuh Tim Teratai. Pada bulan Desember ini, pertemuan anak asuh jatuh pada Minggu, 2 Desember 2018. Sebanyak 73 orang, terdiri dari 45 anak asuh dan 28 wali anak asuh menghadiri pertemuan yang kali ini juga merayakan Hari Bakti atau Hari Ibu.
Dukungan Perawatan Balai Basarah Tajahan Lampang Hindu Kaharingan
07 Mei 2024Sebanyak 8 relawan Xie Li Kalimantan Tengah (Kalteng) 3 membantu perawatan rumah ibadah Balai Basarah Tajahan Lampang Hindu Kaharingan di Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan.








Sitemap