Jalankan Puasa, Lakukan Donor Darah
Jurnalis : Sutar Soemithra, Fotografer : Sutar Soemithra
|
| |
Lalu bagaimana dari sudut pandang kesehatan? Dr Endang Pratiwi, seorang dokter dari PMI menjelaskan, “Tidak apa-apa. Aman-aman saja. (Donor darah) tidak mengganggu puasa dan tidak mengganggu kesehatan selama dia memenuhi syarat-syarat untuk donor, seperti misalnya hemoglobin (Hb) minimal 12,5, maksimal 17,0, (dan) tekanan darah minimal 100 per 70.” Puasa Jalan, Pahala Didapat
Ket :- Calon pendonor darah terdiri dari pengunjung ITC Mangga Dua, Jakarta, pekerja kantor yang kantornya berada di ITC, dan para penjaga toko. (kiri) Setelah bertanya-tanya kepada orang yang mengerti, ternyata Tri mendapatkan jawaban jika donor tidak membuat puasa menjadi batal. “Kalau emang batal saya nggak ikut donor,” jelasnya. Dari sisi kesehatan pun tidak ada yang mengganggu. “Yang saya rasakan biasa aja. Karena diimbangi olahraga, istirahat teratur, dan jaga pola makan,” beber Joko yang tercatat sudah 8 kali menjadi donor darah. Ia secara rutin ikut donor darah yang diadakan tiap 3 bulan di ITC, sedangkan untuk donor di bulan puasa, “Dua kali, (tahun) ini sama tahun kemarin.”
Ket : - Henny batal mendonorkan darah karena kadar hemoglobinnya rendah akibat sedang menjalankan ibadah puasa.(kiri) Donor darah yang diadakan PMI bekerja sama dengan ITC Mangga Dua dan DAAI TV ini diadakan selama seminggu, mulai dari tanggal 31 Agustus hingga 4 September 2009. Pendonor adalah para karyawan yang bekerja di perkantoran yang berada di ITC, karyawan toko, dan juga pengunjung ITC. Rata-rata dalam sehari ada sekitar 30 pendonor. Namun tidak seperti biasanya, jumlah calon pendonor yang gagal cukup banyak. Seperti pada hari Jumat, hari terakhir itu, dari 41 calon pendonor, hanya 30 orang yang lolos. Mereka yang gagal kebanyakan karena kadar hemoglobinnya rendah, rata-rata akibat menjalankan puasa. Menurut dr Endang Pratiwi, jumlah pasokan darah di PMI pada bulan puasa menurun drastis. Beberapa instansi yang biasanya mengadakan donor darah pun menghentikan aktivitasnya. “Maka dari itu kita kerja sama dengan mal, dengan tempat ibadah seperti gereja atau wihara. Kita mencari pendonor, ibaratnya kita menjemput bola pendonor darah di bulan puasa,” jelas dr Endang.
| ||
Artikel Terkait
Pemberdayaan Akar Rumput
21 Juni 2012 Suriadi, Kepala Departemen Training dan Pengembangan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia, berbagi kepada sekitar 200 peserta yang hadir mengenai sejarah Tzu Chi yang dirintis oleh seorang Bhiksuni, yaitu Master Cheng Yen bersama dengan 30 ibu-ibu rumah tangga di Taiwan.Memberi Asa Warga Kamal Muara
19 Juni 2019Relawan Tzu Chi bersama pihak Pemkot Jakarta Utara (Kecamatan Penjaringan) menghadirkan 10 keluarga penerima bantuan bedah rumah ini untuk menandatangani kesepakatan pembangunan rumah pada Selasa, 18 Juni 2019 di Kantor Lurah Kamal Muara, Jakarta Utara.








Sitemap