Jalinan Persaudaraan di Bulan Ramadhan

Jurnalis : Eko Candra (Tzu Ching Singkawang), Fotografer : David Ang (Tzu Ching Singkawang)
 
 

foto
Pada hari Minggu, 29 Juli 2012, Muda-mudi Tzu Chi (Tzu Ching) melakukan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Achmad Yani, Singkawang.

Minggu sore tanggal 29 Juli 2012 di bulan Ramadhan saat umat Muslim menjalankan ibadah Puasa, relawan Tzu Chi Singkawang yang sebagian besar terdiri dari Tzu Ching (muda-mudi Tzu Chi) berkumpul di Kantor Penghubung Singkawang . Relawan Tzu Chi akan menggelar kegiatan berbuka puasa bersama di Panti Asuhan Achmad Yani yang beralamat di Jl. Jendral Sudirman gang RDKS Kelurahan Condong Singkawang. Tepat jam 15.30 rombongan berangkat menuju panti asuhan yang ditempuh hanya dalam waktu 10 menit.

 

Setiba di panti asuhan, ternyata pihak tuan rumah telah menyiapkan tempat duduk di halaman luar panti yang terbilang cukup luas untuk pelaksanaan kegiatan hari itu. Sekitar 15 menit persiapan peralatan, acara pun dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, dan dilanjutkan kata sambutan oleh Bapak Hamidi selaku ketua pengurus Panti Asuhan Achmad Yani, dan disusul kata sambutan oleh Akhim Shijie, relawan komite Tzu Chi Kantor Penghubung Singkawang.

Setelah itu, Tzu Ching mulai memimpin acara dengan menghibur anak-anak panti asuhan dengan persembahan isyarat tangan “Tiga Tiada” kemudian anak-anak disuguhkan video “Satu Keluarga”, yang maknanya dijelaskan oleh pembawa acara bahwa Tzu Chi merupakan yayasan yang merangkul semua masyarakat tidak memandang agama, suku, ras, maupun bangsa.

Setelah pemutaran video “Satu Keluarga”, relawan cilik memberikan persembahan isyarat tangan “Xing Fu de Lian” (wajah yang berbahagia), dan masuklah ke sesi game yang sudah ditunggu-tunggu oleh anak-anak. Game yang dimainkan pada saat itu adalah  “Saya Berkata”  dan “Estafet Kata” yang dipimpin oleh Sumita Shijie dan Lili Chai Shijie. Semua anak sangat senang dan merasa terhibur dengan acara yang dilaksanakan Tzu Ching tersebut.

foto   foto

Keterangan :

  • Usai menghibur anak-anak dan membagikan bingkisan, mereka pun berbuka puasa bersama (kiri).
  • Kegiatan ini diharapkan mampu merajut cinta kasih dan jalinan persaudaraan yang dilakukan oleh insan Tzu Chi Singkawang di bulan suci Ramadhan (kanan).

Selesai permainan, diberikan bingkisan kepada masing-masing anak penghuni panti asuhan berupa satu paket berisi peralatan untuk keperluan sehari-hari (makan, minum, mandi). Selain bingkisan, relawan Tzu Chi juga memberikan bantuan beras sebanyak 20 karung yang masing-masing berisi 20 kg beras.

Tidak terasa waktu berjalan cepat, ternyata sudah sampai waktunya untuk berbuka puasa. Anak-anak disuguhkan segelas minuman segar sebelum mereka melanjutkan sholat. Setelah sholat maghrib berjamaah, anak-anak sudah disiapkan makanan dengan menu vegetarian yang dimasak dan disiapkan oleh relawan Tzu Chi, maka semuanya bersantap bersama dengan anak-anak panti asuhan.

Sebagai penghujung acara, relawan Tzu Chi yang sudah menyiapkan kue ulang tahun, mengundang siapa saja yang berulang tahun pada bulan Juli. Ternyata ada satu anak panti asuhan dan seorang relawan Tzu Chi. Maka keduanya diundang untuk meniup lilin dan memotong kue ulang tahun. Inilah sekelumit kegiatan merajut cinta kasih dan jalinan persaudaraan yang dilakukan oleh insan Tzu Chi Singkawang di bulan suci Ramadhan.

 

 
 

Artikel Terkait

Membangun Pendidikan

Membangun Pendidikan

19 Oktober 2012
Yayasan Buddha Tzu Chi mewujudkan salah satu misinya yang peduli terhadap generasi penerus bangsa. Perwujudan tersebut adalah dengan memberikan bantuan renovasi pembangunan sekolah.
Dimulai dari Diri Sendiri

Dimulai dari Diri Sendiri

06 April 2011
Minggu, 27 Maret 2011, para muda-mudi Tzu Chi (Tzu Ching) turut berkarya dalam misi pelestarian lingkungan dengan melakukan pemilahan sampah daur ulang di Posko Daur Ulang Tzu Chi Kelapa Gading Jakarta Utara.
Bantuan Bencana Banjir Desa Jak Luay

Bantuan Bencana Banjir Desa Jak Luay

31 Mei 2022

Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalimantan Timur 2 menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Desa Jak Luay, Kecamatan Muara Wahau.

Hanya dengan mengenal puas dan tahu bersyukur, kehidupan manusia akan bisa berbahagia.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -